
Serangkaian ujian pun telah selesai, kini semua peserta berkumpul di satu ruangan sedang mendapatkan arahan dari pimpinan kepelatihan yaitu Senior Erick yang di dampingi semua rekan-rekan utama panitia.
Para peserta yang mengikuti ujian semua nya diberikan kartu lisensi meski berada di peringkat bawah sekalipun, yang membedakan nya adalah tiga besar mendapatkan hadiah tambahan dari para penguji.
"Selamat bagi kalian yang sudah mendapatkan kartu lisensi ini,dan baik lah akan ku jelaskan secara singkat tentang kartu lisensi berbentuk seperti Jam ini",ucap Senior Erick sambil memegang sebuah benda yang mirip dengan Jam tangan itu.
"jam ini sangat ringan tapi terbuat dari titanium + inti monster yang telah diolah oleh para enhancement terbaik jadi tidak akan mudah hancur, dan dengan kartu ini kalian sudah Resmi menjadi pemburu monster,,_"
"Senior memang apa perbedaan pemburu dan prajurit..? potong Danu yang membuat semua orang melirik ke arah nya.
"ada apa?" apa ada pertanyaan yang salah dengan itu.?" tanya Danu yang penasaran kenapa mereka melihat kearah nya,
ya seperti nya teman teman danu pun penasaran dengan perbedaan tersebut.
" ya itu adalah pertanyaan bagus..!" ucap Senior Erick
"jadi begini, perbedaan prajurit dan pemburu itu adalah prajurit hanya akan di tempat satu tempat saja sesuai tugasnya, yaitu menjaga perbatasan untuk mencegah monster menyerang tempat penduduk, sementara pemburu adalah orang-orang yang bebas pergi ke berbagai tempat di nusantara ini, bahkan ke mancanegara tanpa dipungut biaya sepeserpun dengan hanya memperlihatkan kartu lisensi ini, dan tugas utamanya adalah selain berburu monster, juga menyelidik daerah yang dikuasai monster," ucap Senior Erick menjelaskan.
"lalu bagaimana cara kami mendapatkan misi,dan karena setelah ini kan, kami sebagian pasti berpisah dengan tim yang saat ini terbentuk karena berbeda tempat tinggal",ucap Wydia penasaran.
"Dan ingat ini juga berguna sebagai alat komunikasi di dalam wilayah monster karena alat komunikasi lain tidak akan berfungsi diwilayah monster karena adanya pilar hitam itu.."sambung Senior Winda.
Setelah acara penyerahan kartu lisensi semua nya mulai membubarkan diri dan bersiap-siap untuk pulang ke tempat tinggal masing masing.
"kak Ruby, kak Hera, kak Ezran kita pulang bareng yuk.." teriak Salwa dari arah belakang sambil berlari-lari kecil untuk mengejar langakh mereka dari belakang.
Ya Salwa dan mereka memang bertempat tinggal di daerah yang lumayan berdekatan, Ruby, Hera, dan Ezran berasal dari bogor paling timur, sementara Salwa di daerah karawang, yang notabenya satu arah dan lumayan dekat dengan tempat tinggal mereka, Salwa yang merupakan seorang putri dari salah satu tetua Padepokan Waliwis Bodas itu sering bermain ke tempat mereka.
"hei kudengar wilayah burma telah jatuh ke tangan para monster..?" ucap Senior Komang.
"Ya itu benar karena negeri itu kekurangan para pemburu, jadi sangat sulit untuk bertahan dari gempuran para monster.." balas Senior Komang.
"dan katanya monster-monster itu mulai bergerak ke daerah cilacap..?"ucap Senior Dian
"Sepertinya mereka ingin menguasai kilang minyak yang ada disana untuk meningkatkan energi, pantas saja ada quest masuk padaku beberapa menit yang lalu," Jelas Senior Rudi.
"Memang mendekati bulan Bloods sky, monster-monster itu mulai menggila dan kita sebagai pemburu harus slalu siaga dengan ke mungkinan itu.." terang Senior Erick.