Power Flow

Power Flow
Memasuki Portal Penghubung



Setelah melakukan Healing selama dua hari di dalam ruangan yang ada dibalik gerbang, semua murid magang mulai bergantian memasuki portal yang terhubung dunia atas.


"Sungguh dunia yang sangat kaya dengan sumber energi," Seru Hera setelah melewati portal yang ada di ruangan balik gerbang, yang ternyata menghubungkan dunia manusia dan dunia yang belum mereka lihat sebelumnya.


"Tetua Sky apa ini dunia para elf dan para ahli sihir itu?" tanya Kagura dengan hati-hati.


"Kau Benar Nak, ini adalah dunia para elf dan juga para penyihir," ucap Tetua Sky menjelaskan kepada para murid magang yang berhasil lolos seleksi.


"Berarti ini juga dunia tempatnya para monster berada?" ucap gugup Enrique mengajaukan pertanyaan, karena dia pernah mendengar dari Master Guild ada desas-desus bahwa para monster dan elf berbagi tempat yang sama dan selalu melakukan peperangan.


"Tapi bagaimana bisa Clan Fuji mempunyai, portal yang terhubung dengan dunia ini?" tanya Ruby yang juga penasaran.


"Ya, kau benar nak dunia ini juga tempatnya para monster dan para iblis yang bersaing untuk saling mengalahkan dengan para elf dan penyihir, dan kenapa Clan kami mempunyai portal penghubung antara dunia kita dengan dunia ini, jawabannya adalah karena Clan kami, tidak bahkan negara sakura sudah beberapa kali disummon oleh orang-orang yang ada di kerajaan ini dan menjadikan kami pahlawan di dunia ini, bahkan jauh sebelum peristiwa Bloods Sky yang menimpa bumi kita," Ucap Tetua Sky menjelaskan panjang lebar.


"Lalu apakah ke lima kekuatan besar yang lain juga mempunyai gerbang penghubung seperti yang dimiliki Clan Fuji?" tanya Pangeran Philips.


"Tidak ada, dari kelima kekuatan besar hanya kami yang mempunyai portal yang terkoneksi dengan dunia ini, tapi setiap tahunnya kami selalu mengundang kelima kekuatan itu memasuki gerbang ini dan berpartisipasi dalam membantu pertempuran di dunia ini, meski yang kami undang minimal Master dengan Level Gold puncak sampai level Diamond," Ucap Tetua dari Clan Fuji tersebut kembali menjelaskan pertanyaan dari salah satu putra mahkota Kekaisaran Britania itu.


"Hmmz.. Pantas saja dari segi manapun, Clan Fuji dan Clan Miko selalu lebih unggul dari keempat Kekuatan besar lainnya," gumam Xuan'er dalam hati, kini dia tau maksud dari perkataan Master Clannya dulu, ketika dia diperintahkan untuk berangkat mengikuti ujian pelatihan yang di adakan oleh Clan Fuji tersebut.


"Xuan'er dan kalian bertiga ketika sampai disana, kalian harus bersungguh-sunguh minimal kalian harus masuk lima besar, karena akan ada kesempatan yang luarbiasa yang akan kalian dapatkan disana," ucap Master Clan Tianyu kepada Xuan'er dan kedua temannya itu ketika melepas ke pergian meraka.


Ternyata inilah yang dimaksud oleh Master Clan nya itu, dia sempat berpikir kenapa harus mengikuti ujian pelatihan yang diadakam oleh Clan Fuji yang berhadiah Pill Vena Bumi dengan kemurnian yang mendekati hampir 100% itu, padahal di Clan Tianyu juga ada seorang Master Alkemis yang tidak kalah hebat dengan para Alkemis Clan Miko, kini semua terjawab sudah rasa penasarannya itu.


Meski masih banyak pertanyaan yang ingin mereka ajukan, tapi Tetua Sky menyuruh mereka bergegas mengikutinya ke suatu tempat, "simpan saja pertanyaan kalian untuk lain kali, ayo kita harus bergegas," seru Tetua Sky dan langsung melangkah pergi.


***


Sementara di tempat lain tepatnya di atas puncak gunung Fuji, Ezran terlihat tengah berlatih di bawah bimbingan seseorang dengan perawakan berotot layaknya binaragawan, meski usianya hampir mendekati dua abad.


"Fokusmu masih kurang, rasakanlah setiap aliran tenaga yang ada pada setiap titik dantianmu," seru orang tersebut yang tidak lain adalah Master Clan Fuji sendiri.


Semenjak Ezran disuruh untuk ikut ke puncak gunung Fuji oleh Master Clan, dia ditawari untuk belajar dibawah bimbingannya.


"Memang betul, saya dan adik saya adalah cucu dari kakek Sugenar, apakah Master Clan benar-benar sahabat dari kakek saya, tapi sepertinya Master Clan lebih tua dari Kakek, maaf, juga di mana kalian bertemu?" ucap Ezran dengan hati-hati karena takut menyinggungnya, lantas dia balik bertanya pada salah satu orang paling disegani di gunung tertinggi di negeri sakura bahkan konon katanya di seluruh dunia ini.


"Hmmzz.. Kau benar usia kami memang terpaut cukup jauh, dan asal kau tahu dia pernah berkunjung ke sini, ketika dia bekerja sebagai mekanik di salah satu pabrik di negeri Sakura ini, bahkan dia pernah mengalahkan murid terbaik kami hanya dalam tiga gerakan saja," Ucap Master Clan tersebut mengenang kejadian 70 tahun yang lalu.


"Dan itu membuat para Tetua Clan berang, dan dia pun diajak duel oleh beberapa Tetua, tapi mereka tidak berhasil mengalahkannya, sehingga membuat diriku tertarik untuk menantang duel satu lawan satu, dia pun menyetujuinya dengan syarat duel harus dilaksanakan dibalik gerbang penghubung antara dunia ini dan dunia para elf," lanjut Master Clan menjelaskan.


Pada awalnya para Tetua tidak setuju dengan syarat yang diajukan oleh Kakeknya Ezran, karena mereka pikir orang dari luar Clan jangan sampai mengetahui rahasia terbesar dari Clan Fuji, karena pada waktu itu hanya Master dan Tetua Clan saja yang boleh memasuki gerbang penghubung tersebut.


Hingga akhirnya Master Clan menjelaskan, bahwa bila pertarungan diadakan di wilayah Clan, itu akan membuat sebagian gunung Fuji hancur, dan pada akhirnya dengan terpaksa mereka mengizinkan duel antara Master Clan dan Kakek Sugenar dilaksanakan di tempat yang keberadaannya hanya diketahui oleh para Tetua dan Master Clan saja.


"Hosh..Hosh..Hosh.. Hai Bung siapa kau sebenarnya, gerakan dan jurusmu itu sangat aneh," Ucap Master Clan yang terbaring di atas tanah karena energinya telah terkuras habis.


"Hosh.. Hosh.. Hosh.. Aku adalah orang biasa yang senang menantang orang-orang kuat sepertimu, hai paman dimana ini sebenarnya? kenapa energi alam disini begitu berlimpah," timpal Kakek Sugenar yang juga kelelahan karena sama-sama kehabisan energi, tapi dia penasaran dengan keberadaannya saat ini, dunia tempatnya berada sekarang sungguh berbeda, dia sempat melihat beberapa makhluk dengan telinga runcing dengan paras yang begitu cantik.


"Ini adalah yang disebut dunia lain, yaitu dunia yang mereka sebut dunia atas dimana banyak Ras langka seperti Ras elf, Dryad, Dwarf bahkan ada Ras Monster dan ras iblis," jawab Master Clan, yang membuat Kakek Sugenar terkejut.


"Bagaimana bisa paman mempunyai koneksi ke dunia ini?" seru Kakek Sugenar dengan tidak percaya sekaligus kagum pada lawan tandingnya tersebut.


"Karena Beliau adalah salah satu pahlawan yang kami panggil dari dunia mu melalui ritual khusus untuk mengalahkan Raja Iblis, tiga puluh tahun lalu," ucap seseorang yang baru datang yang tidak lain adalah seorang raja dari dunia ini, Sang Raja sangat terkejut melihat bekas pertarungan keduanya, karena tempat tersebut menjadi luluh lantah bahkan beberapa bukit pun hampir rata dengan tanah.


***


"Wow.. Sungguh kota yang sangat eksotis, seperti kita sedang memasuki jaman eropa pertengahan saja," Hera yang takjub dengan pemandangan dalam kota.


" Huh... Seperti tau saja kau jaman eropa abad pertengahan," timpal Kagura meledek Hera.


"Hehe... Gak tau juga sih," seru Hera nyengir


"Tapi pertahanan kota disini sungguh luarbiasa, dengan benteng tiga lapis dengan sistem array yang sangat kuat, kalian lihat bahkan penjaga gerbangnya saja basis energinya Gold level empat, aku tidak bisa membayangkan bagaimana level prajurit elit mereka," ucap Pangeran Philips yang juga merasa kagum dengan kekuatan dari kota yang pertama kali dia kunjungi.


Membutuhkan hampir dua hari mereka sampai di kota tersebut, karena jarak dari tempat mereka keluar dari portal lumayan cukup jauh, dan sampai di gerbang kota juga harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu, meski penjaga gerbang mengenal Tetua Sky.