
Bencana bulan iblis Bloods Sky telah berakhir, semua orang bisa sedikit tenang, tapi bencana kali ini sungguh sangat mengerikan selama sepuluh tahun terakhir bahkan kerusakannya melebihi awal terjadinya Bloods Sky, hampir semua wilayah timur Nusantara bagaikan menjadi sebuah pulau mati.
Beberapa pulau bahkan sampai hampir sepenuhnya hancur, apalagi tempat terjadinya pertempuran antara Padepokan Cendrawasih melawan Para Monster Elit sungguh memprihatinkan, karena sebelum pergi Sang Pimpinan Monster Zou King mencoba kekuatan barunya, dan sebagai sasaran uji cobanya adalah beberapa pulau di daerah Nusantara timur tersebut, bahkan dia tidak peduli serangannya tersebut mengenai para monster bawahannya.
"Jhahahaaa... Sungguh luarbiasa kekuatanku bertambah kuat dengan sangat pesat, sepertinya posisiku sebagai salah satu dari sepuluh Kaisar Monster akan meningkat dari Saudara-saudaraku yang lain," Ucap Sang Pimpinan Monster Zou King dengan sangat gembira.
"Hai Valderou, kita akan membuat perubahan untuk negara yang ada disini, ayo ciptakan sebuah Dungeon untuk para monster level bawah, agar mereka bisa menyerap energi bumi dari bawah Negara ini dan akan langsung di transfer ke wilayah kita melalui gerbang khusus9" Ucap Zou King kepada Jendral kepercayaannya.
Dan setelah mengucapkan sebuah mantra dan segel tangan Sang Pimpinan Monster itu menebar sebuah aura gelap keseluruh wilayah Nusantara, lalu dengan sekejap mata monster-monster level B kebawah yang biasa masih berkeliaran di daerah yang telah dikuasai setelah pertempuran Bloods Sky, tiba-tiba lenyap begitu saja dan digantikan Sebuah Dungeon, tapi efeknya lebih mengerikan karena wilayah itu menjadi tanah yang sangat tandus seperti aura kehidupannya tersedot ke arah Dungeon tersebut.
***
"Terimakasih untuk semua pahlawan yang telah mempertahankan tanah air tercinta kita ini, dan juga mari kita mengheningkan cipta untuk pahlawan-pahlawan kita yang telah gugur di medan pertempuran, sebagai ucap syukur terimakasih atas jasa yang telah mereka perbuat, mungkin mereka telah gugur tapi semangat juang dan pantang menyerah akan selalu di kenang dan akan menjadi sebuah tekad yang diwariskan pada generasi selanjutnya, Mengheningkan cipta mulai," Ucap Sang Presiden Nusantara menyampaikan sebuah pidato pada upacara yang dilakukan di ibukota negara baru.
Setelah Upacara untuk memberi penghargaan dan penghormatan pada para pemburu, serta prajurit yang terjun ke medan pertempuran, Para petinggi Padepokan yang ada di Nusantara melakukan rapat meja bundar untuk membahas situasi pasca Bencana bulan iblis Bloods Sky.
"Baik ini adalah laporan kerusakan dan korban di seluruh Nusantara selama Bulan iblis ini," Ucap Master Padepokan Rajawali Emas memberi perincian jumlah korban, yaitu sebagai berikut:
1.Jumlah korban mencapai 9.876 jiwa dan korban terbanyak terdapat di wilayah Nusantara timur.
2.Jumlah kerusakannya hampir seluruh pulau di Nusantara mengalaminya, apalagi sekarang muncul sebuah Dungeon yang menyerap energi dari dunia ini membuat tanah yang di sekitar Gersang dan yang terparah adalah Nusantara timur hampir semua pulau menghilang akibat serangan dari Monster Level SS, Dan negara tetangga kita yaitu Negara Timor juga telah hancur karena mereka sangat berdekatan dengan wilayah Nusantara timur apalagi di negara itu tidak banyak seorang Kultivator.
3.Dan kabar dari dunia internasional, beberapa negara juga telah hancur di antaranya Negara Burma, negara Nepal, Negara Suriah dan Sebagian Negara Emirats, dan di eropa terdapat lima negara yang telah hilang dari peta, Benua Amerika yang tersisa hanya kurang dari sepuluh negara, lalu untuk Benua Afrika lebih dari sepuluh negara yang telah musnah karena Bulan iblis kemarin.
"Apa yang akan kita lakukan selanjutnya, bahkan para pemburu dan prajurit pun banyak menjadi korban kali ini?" tanya Master Padepokan Tarsius membuka diskusi rapat antara pimpinan tertinggi Padepokan Nusantara.
"Baiklah kalau Begitu dalam satu bulan ini kita akan fokus meningkatkan seluruh anggota Padepokan masing-masing, dan Kita akan mengajukan Proposal ke Pak Presiden untuk membeli beberapa ramuan pada para Alkemis dari clan Miko dan Clam Fuji yang ada di Negeri Sakura," Ucap Master Padepokan Kujang Sakti.
"Bukankah membeli Ramuan ke Para Alkemis Clan Miko itu sangat susah!" Seru Master Padepokan Bajing Palawan,
"Betul juga, Bahkan Pemerintahan Negeri Sakura sendiri cukup kesulitan bila ingin membeli Ramuan dari Mereka, bahkan terkadang mereka membeli lebih banyak Ramuan dari para Alkemis Klan tianyu yang ada didaratan Tirai Bambu," timpal Master Padepokan Borneo Khatulistiwa
"Ya memang biasanya sangat sulit membeli Ramuan dari mereka, tapi menurut kabar terkini mereka akan mengadakan Turnamen Martial Art, untuk usia di bawah 20tahun, lalu yang masuk sepuluh besar akan mendapatkan sebuah ramuan tingkat menengah dengan kemurnian 90% dan mendapatkan pelatihan selama sebulan, ini adalah kesempatan yang bagus untuk menempa kekuatan para pemburu muda," Jelas Master Padepokan Kujang Sakti yang membuat semua orang di ruang rapat begitu terkejut, sekaligus senang karena ini adalah peluang yang sangat langka.
"Jadi siapa yang akan kita kirim ke sana untuk mengikuti Turnamen tersebut?" tanya Master Padepokan Waliwis Bodas.
"Sepertinya kita harus mengirim tiga anak itu, karena Statistik selama bulan iblis kemarin, mereka cukup menjanjikan dan lagi untuk para junior yang lain mereka masih mengalami luka dan sebagian mengalami kelelahan mental, karena pertama kali terjun secara langsung ke medan pertempuran, apalagi Johan yang juara di pelatihan kemarin mengalami luka cukup serius dan juga masih terguncang mentalnya, karena Padepokan Cendrawasih tempatnya bernaung selama ini mengalami kehancuran," ucap Master Harimau putih memberi saran.
"Sepertinya itu saran yang bagus untuk saat ini, karena ku dengar mereka bertiga berhadapan dengan Monster Level S dan sempat membuat Sang Monster Level S tersebut terpojok, sebelum di kalahkan oleh Tetua dari Cabang Kujang Sakti, dan Komandan Roby yang dibantu oleh dua orang dari murid Padepokan Rajawali Emas," Timpal Master Padepokan Borneo Khatulistiwa membuat Sebagian Master Padepokan yang tidak mengetahuinya cukup terkejut.
"Apa... Jadi kabar itu benar adanya, sungguh anak-anak yang berpotensi," ucap Master Padepokan Tarsius merasa kagum.
"Ya itu benar, meski mereka hanya berada di Level Silver tapi gabungan ketiganya, bila bekerjasama dalam pertempuran mereka dapat mengimbangi seorang yang berLevel Gold tingkat tiga, itu juga membuatku terkejut padahal mereka hanya murid cabang tapi potensi mereka lebih tinggi dari murid inti kami," Jelas Master Padepokan Kujang Sakti.
"Baiklah kalau begitu kita sepakat akan mengirim mereka bertiga ke Turnamen Clan Fuji, terus siapa yang akan mendampingi mereka kesana?" kata Master Padepokan Bajing Palawan.
"Bagaimana kalau Si Erick saja, karena sebelumnya dia adalah orang yang ditugaskan memimpin Pelatihan generasi mereka, jadi sedikit banyak mereka pasti cukup saling kenal dan untuk ketiga anak itupun pasti tidak akan canggung lagi," Ucap Master Padepokan Harimau Putih memberi saran yang ternyata semua Master lainnya setuju.
Diskusi Para Pimpinan Padepokan pun berakhir, satu persatu mereka pun meninggalkan Ruang Rapat tersebut.