
"Yang Mulia tumben sekali anda datang ke tempat pelatihan, apakah ada sesuatu yang mendesak?" ucap Komandan Absolom bertanya pada rajanya tersebut, yang memang sangat jarang sekali penguasa kerajaan Holy Kingdom mengunjungi arena pelatihan apalagi tidak didampingi oleh para pengawalnya.
"Hahahaa.... Segitu jarangnya kah aku mengunjungi kalian berlatih, maaf, maaf kalau begitu," Seru Raja Holy Kingdom tersebut dengan tawa yang khasnya.
"Ya ya ya.... Sebenarnya ketika aku keluar dari ruangan kerjaku, aku merasakan ada aura yang terpancar dari tempat latihan ini, aura yang pernah aku rasakan beberapa puluh tahun yang lalu ketika pahlawan Saito melawan orang yang tidak dikenal, karena alasan tertentu, dia membawanya kemari untuk adu kekuatan, sungguh pertarungan yang mengerikan hampir sama mengerikannya dengan ketika Pahlawan Saito berhadapan dengan Raja Iblis," Lanjut Raja Holy Kingdom yang ternyata seorang Elf itu, sambil menatap ke arah Hera.
"Siapa orang tersebut yang mulia, apa dia dari bangsa Demon?, memang saya pernah mendengar desas-desus ketika saya masih menjadi prajurit, bahwa pahlawan Saito yang sekarang menjadi Master Clan Fuji pernah bertarung hebat disisi utara kerajaan ini yang bahkan hampir meratakan sebagian perbukitan di daerah tersebut," seru Komandan Absolom bertanya pada rajanya karena penasaran.
"Tidak dia itu bangsa manusia, bahwa dari dunia bawah kau pasti pernah mengenalnya kan Sky," Ucap Sang Raja yang gantian melirik Tetua Sky.
"Hmmz... Ya saya ingat kalau tidak salah nama adalah Sugenar, dia pernah membuat gempar Clan kami karena kelakuannya, Karena dia berhasil mengalahkan hampir semua murid elit dengan mudahnya dan juga tenaga pengajar bahkan beberapa Tetua Clan Fuji juga kerepotan menghadapinya," seru kesal Tetua Sky mengenang kejadian tersebut, karena dia juga pernah dikalahkan oleh Kakeknya Hera tersebut.
"Hahaha.. Betulkah, pantas saja dia mampu menandingi kemampuan Hero Saito tapi pada akhirnya mereka malah menjadi sahabat bahkan membereskan kekacauan dari para Ras Demon yang hendak bangkit kembali," seru kagum Sang Raja.
"Iya juga sih, setelah dia kembali dari pertarungan yang dilakukan di dunia ini, dia sempat ditawari oleh Master Clan untuk menjadi Tetua Tamu kehormatan di Clan kami, tapi dia menolaknya dengan alasan ingin menikmati hidup dengan bebas," ucap Tetua Sky
"Tapi ngomong-ngomong kenapa kau tidak menyadarinya, disalah satu murid yang kau bawa sepertinya ada yang mempunyai aura yang sama dengan orang itu," timpal Sang Raja yang kembali melirik ke arah Hera dan disusul beberapa mata yang mengikuti lirikan Sang Raja.
"Benarkah itu Hera?" ucap Tertahan Tetua Sky yang bertanya pada Hera, dan dia pun hanya mengangguk, bagaimana pun ketika Tetua Sky dikalahkan oleh kakeknya Hera yaitu Kakek Sugenar, dia tidak sama sekali menggunakan kekuatan energi spiritualnya, melainkan hanya menggunakan gerakan-gerakan beladiri kuno yang dipadukan dengan lapisan energi alam yang ada disekitarnya saja, yang mana teknik beladiri tersebut sekarang lebih dikuasa oleh saudara laki-lakinya yaitu Ezran.
Sementara Hera lebih dominan dengan kekuatan energi spiritual dan teknik penyembuhan dengan dilengkapi pengetahuan Alkemis dari Sang Nenek, jadi wajar saja hanya Sang Raja yang dapat merasakannya, karena pada pertarungan dengan Master Saito, Kakek Sugenar mengeluarkan semua kemampuannya dengan menggabungkan energi spiritual dan ilmu-ilmu beladiri kuno yang dia kuasai.
"Baiklah sudah cukup untuk uji tanding untukmu Nak, sepertinya Raja kami ingin sedikit berbincang denganmu, benarkan Yang Mulia?" seru Komandan Absolom dan langsung melirik kearah Raja tapi dia hanya tertawa.
"Hahahaa... Kau memang selalu bisa memahami situasi Absolom, tapi nanti saja aku masih ingin melihat latih tanding kalian,"
"Baiklah kalau begit-"
Ucapan Komandan Absolom terpotong, karena tiba-tiba dari arah selatan kerajaan terdengar sebuah ledakan dan suara sirine darurat terdengar dari arah tersebut, membuat semua orang terkejut.
"Ada apa ini, perasaanku jadi seperti tidak enak begini," gumam Enrique yang terlihat khawatir dengan apa yang terjadi, Lalu para pengawal Raja pun secara serempak mengambil posisi untuk melindunginya.
"Cepat sekali, bahkan hawa kehadirannya tidak dapat kurasakan, benar-benar pantas disebut Shadow Warrior yang bertugas khusus mengawal Sang Raja, tingkatannya sungguh berbeda," gumam Tetua Sky melihat beberapa orang berpakaian serba hitam yang hanya terlihat matanya saja.
"Ada apa," tanya Sang Raja.
"Pertahanan di Desa Fhuso telah hancur dan ada kabar dari medan perang Raja iblis telah bangkit kembali,"
"Apaaa..." seru terkejut Sang Raja juga semua orang.
"Bagaimana mungkin secepat itu, bukankah segel masih kuat hingga seratus tahun kedepan?"
"Hamba tidak tau yang mulia, kemungkinan para demon telah menemukan sesuatu di dunia bawah, dan juga sepertinya sebagian telah menyebar keberbagai daerah, juga ada satu hal lagi portal ke dunia bawah telah terbuka lebar sehingga sebagian monster dengan level S keatas telah pergi kedunia tersebut," ucap Si pimpinan Shadow Warrior memberi penjelasan tentang keadaan yang terjadi.
"Baiklah karena keadaan tidak terduga, latihan bersama ini kita akhiri dulu, Tetua Sky dan para muridnya bisa pergi ke istana untuk beristirahat dulu," ucap Sang Raja
"Dan Komandan Absolom bawa prajuritmu ke Desa Fhuso bantu prajurit penjaga disana dan bantu evakuasi warga setempat-"
"Mohon maaf yang mulia, kalau boleh bisakah kami membantu para prajurit, karena tidak mungkin kami berdiam diri ketika negara yang selalu membantu kami dalam keadaan darurat, mungkin murid-murid saya tidak sekuat prajurit Komandan Absolom, tapi untuk mempermudah tugas komandan biar tugas evakuasi serahkan saja pada murid saya," ucap Tetua Sky mengajukan permohonan untuk membantu.
"Baiklah bila itu yang kau mau, jadi untuk tugas evakuasi saya serahkan pada Tetua Sky," seru Sang Raja mengeluarkan titah, lalu dengan mengendarai kendaraan khusus, komandan Absolom dan Tetua Sky pergi ke Desa yang telah diserang oleh monster.