
πΉπΉπΉ
Kate kembali ke mansion dengan wajah bahagia membayangkan percintaan panas yang akan dia lakukan nanti. Memang ketampanan Nick yang bisa membuat moodnya kembali membaik.
"Aku akan melihat Nick yang tampan saat klimaks! Kyaaa.... 5 kali loh 5 kali! Aku harus tampil seksi!"
Kate melihat-lihat lingerie seksi di ponselnya sampai menemukan lingerie kucing yang seksi lengkap dengan bando telinga dan ekornya.
"Aku harus membelinya!" gumam Kate dengan memencet tombol beli dan langsung mentransfer sejumlah uang lalu mengirimkan alamat mansionnya supaya bisa dikirim hari ini juga.
Sebelum sampai ke mansion, Kate menyempatkan diri untuk membeli beberapa camilan untuk anak-anaknya.
Kate berhenti di sebuah toko kue membeli beberapa kue sus dan pai tak lupa juga membeli dessert box.
"Supaya mereka tidak mengganggu kencan orangtuanya," ucap Kate dengan tersenyum puas melihat paperbag ditangannya.
Sesampai di mansion, Kate mencari dimana kedua anaknya berada.
"Mich! Grey! kalian dimana?" teriak Kate.
"Tuan muda ada di kolam renang bermain catur, Nyonya," ucap salah satu pelayan.
Kate segera mendatangi keduanya sambil menenteng camilan untuk mereka yang dibelinya sebelumnya.
Saat itu Mich dan Grey sedang konsentrasi bermain catur dan konsentrasi mereka buyar, mendengar teriakan mommy mereka.
"Ck, mommy pasti minta diajak bermain lagi," decak Mich.
Grey mengangguk. "Pasti kita disuruh karaoke lagi, Kak!"
Tapi saat menoleh mereka melihat Kate membawa beberapa paperbag makanan.
"Kita salah, pasti mommy mau menyuap kita supaya tidak mengganggunya main kuda-kudaan!" celetuk Mich kemudian.
"Daddy dan Mommy suka main kuda-kudaan?" tanya Grey dengan polosnya.
"Anak kecil tidak tahu urusan orang dewasa," sahut Mich.
Akhirnya Kate sudah mendekati kedua anaknya tapi sebelum Kate berbicara Mich sudah menyela duluan.
"I know Mom, aku akan menjaga adik. Bersenang-senanglah!" ucap Mich santai.
"Kau memang pengertian!" Kate lalu mengusap rambut Grey dengan lembut. "Main sama kakak dulu ya. Mommy mau bersiap menyambut Daddy!"
Grey hanya menganggukkan kepalanya sambil menerima paperbag yang berisi camilan dari tangan Kate.
Di dalam kamar Kate segera mandi dengan bersih setelah itu memakai parfum yang disukai Nick.
Tak lama pintu kamarnya diketuk dan salah satu pelayan mengantar paket pada Kate, tentu saja itu paket lingerie kucing seksi yang di pesannya.
Kate menerimanya dengan gembira dan langsung memakainya lengkap dengan ekor dan bando telinga menghiasi kepalanya.
"Woah, aku sangat seksi!" gumam Kate melihat penampilan dirinya.
Saat Kate masih sibuk bercermin dia mendengar suara pintu kamar diketuk buru-buru Kate menuju kamar utama dan menutup matanya menggunakan kain hitam.
"Masuklah suami tampanku!" ucap Kate yang mengira yang mengetuk pintu itu adalah Nick.
Mendengar pintu terbuka, Kate mulai menari Maria Hwasa dengan begitu liar dan seksi.
La li lalalai lala li lalai
La li lalalai lala li lalai
μμ νλ λ¨Ήμ΄ μ²΄νμ΄ νλ (νλ)
μλ¬μλ μ΄μ©κ² μ΄ I do (I do)
λͺ¨λλ€ λ―ΈμνλλΌ μ μΌλ€
λ 무λλ¨λ¦¬λ©΄ λ°₯μ΄ λλ
μΈλ‘μμ μ΄λ‘ν΄
λ―Έμλ§μ μΌμΌ°μ΄
νλΌ νλ μμ΄
μ¬μ λ μκ³ uh uh
λ 그리 μλκΌ¬μ
κ°λ κΈΈ κ·Έλ₯ κ°
λ§λ¦¬μ λ§λ¦¬μ
λ μν λ§μ΄μΌ
λΉλλ λ°€μ΄μΌ
λ κ΄΄λ‘νμ§λ§
μ€ λ§λ¦¬μ λ μν λ§μ΄μΌ
λ νλ¬ μλ±λ°λ±ν΄
μ΄λ―Έ μλ¦λ€μ΄λ°
oh na ah ah
(Yeah) λ μν λ§μ΄μΌ
(Yeah) oh na ah ah
(Yeah) μλ¦λ€μ λ§λ¦¬μ
No frame no fake
μ§λ μ§λκ±°λ €
νλμ νλμ μ¬λ κ² λ€ λ»ν΄
λ΄κ° κ° κΈΈμ λ΄κ° λ°κΎΈμ§ λ
μκΈ°λ κΈ°νλ‘ λ€ λ°κΎΈμ§ λ
κ΅³μ΄ μ°λ κΌ΄μ΄ λ³΄κ³ μΆλ€λ©΄
μλ€ λλ¬Ό
μΈλ‘μμ μ΄λ‘ν΄
λ―Έμλ§μ μΌμΌ°μ΄
νλΌ νλ μμ΄
μ΄μ λ μκ³ uh uh
λ§μμ λλ½νμ§λ§
νλ½νκΈ°μ μμ§ μΌλ¬ wow
λ§λ¦¬μ λ§λ¦¬μ
λ μν λ§μ΄μΌ
λΉλλ λ°€μ΄μΌ
λ κ΄΄λ‘νμ§λ§
μ€ λ§λ¦¬μ λ μν λ§μ΄μΌ
λ νλ¬ μλ±λ°λ±ν΄
μ΄λ―Έ μλ¦λ€μ΄λ° (hi)
Kate mengeluarkan jurus Koreanya lalu mendekati seseorang yang masih mematung karena syok.
Lusy berkunjung ke London karena ingin mendatangi cucu-cucunya, setelah sampai mansion anaknya dia ingin mendatangi menantunya karena ingin memberikan pesanan Kate yang sebelumnya minta dibelikan Pretzel dari New York jika dirinya datang berkunjung.
Tapi saat mengetuk pintu suara Kate di dalam menyuruhnya masuk dan saat membuka pintu matanya membulat melihat Kate menari dengan erotis dengan mata tertutup menggunakan bahasa Korea sambil sesekali menggigit ekor dari lingerienya.
Kate yang belum menyadari jika yang berdiri di depannya adalah Lusy, mendekati mertuanya itu yang dia sangka adalah suaminya.
"Bagaimana, Nick? Apa aku seksi? Apa kau sudah terangsang? Aku seperti kucing liar yang kau sukai kan!"
Kate terus meraba tubuh Lusy dan merasa aneh karena bukan tubuh kekar Nick yang dia raba sontak Kate membuka ikatan kain dimatanya.
"Astaga! mama mertua! Kapan datang? Apa mama mertua melihat semuanya?"
"Ya, aku melihat semuanya kau bergaya seperti kucing cabul minta kawin!" sahut Lusy kemudian.
πΉπΉπΉ