
✨✨✨
Nick menatap kotak perhiasan yang di dalamnya ada sepasang cincin pernikahan.
Saat ini posisi Kate ada di pangkuan Nick dengan selimut menutupi tubuh mereka karena masih dalam keadaan naked setelah bercinta semalaman. Pagi harinya mereka menikmati keindahan kota London dari balkon kamar hotel itu.
"Jadi, kau melakukan semua itu untuk membeli ini?" tanya Nick kemudian.
Kate menceritakan semuanya pada Nick kenapa dia setiap hari bisa pulang larut dan mau saat Laura menyuruhnya memakai pakaian minim.
"Um, memang harganya murah tapi aku berjuang mendapatkannya! Jari-jariku rasanya mau lepas saat mencuci ribuan piring kotor, aku harus berdiri berjam-jam saat menjadi penjaga SPBU sampai kakiku mati rasa, aku harus menjadi pembalap dan menerobos lampu merah supaya pizza yang ku antar bisa tepat waktu. Jadi, kau menerima lamaranku kan, Nick?"
Tanpa Kate duga Nick meraih tengkuknya dan memberikan ciuman pada bibirnya.
"Gadis bodoh!" ucap Nick saat melepas ciumannya.
Kate langsung memegang jidatnya karena takut terkena sentilan lagi.
"Aku tidak akan menyentilmu kali ini, bodoh!"
Lalu Nick meraih ponselnya dan menghubungi Scott untuk membawakan mereka baju ke hotel.
Dan satu jam kemudian Scott sudah datang ke hotel membawakan baju yang Nick suruh setelah sebelumnya Nick memesan dari designer langganannya.
"Kita akan ke pesta?" tanya Kate saat Nick memberikannya sebuah gaun yang cantik.
"Pakailah dan jangan banyak bertanya!"
Setelah itu, Nick membawa Kate ke gedung perusahaannya dan naik ke lantai paling atas sampai ke rooftop dimana ada sebuah heli disana.
Nick mengulurkan tangannya agar Kate masuk ke dalam heli itu. Kate menerima uluran tangan Nick dan masuk ke dalam heli itu dengan penuh kekaguman.
"Aku suka mainan orang kaya," batin Kate meronta.
Nick memasangkan seatbelt pada badan Kate lalu memberikan headphone padanya.
"Kau bisa menerbangkan heli, Nick?" tanya Kate kagum saat Nick lah yang menjadi pilotnya.
"Sure, sekarang kita akan melihat keindahan kota London dari atas," ucap Nick saat menyalakan mesin heli dan mulai menerbangkannya.
Bibir Kate tidak tertutup dari tadi saat heli itu sudah naik ke atas. Kate begitu kagum melihat kota London dari atas sana, dan Nick mengulum senyumnya saat melihat ekspresi Kate yang seperti anak TK baru dikasih permen.
Nick menurunkan heli di sebuah perbukitan dan kota London sebagai view dari tempat itu.
Mereka turun dari heli dengan Kate yang masih bingung kenapa Nick membawanya kesana.
"Kita akan melakukannya dengan benar, Kitty," ucap Nick kemudian dengan menarik pinggang Kate dan membawanya berdansa disana.
Mereka berdansa mesra dengan iringan musik I wanna grow old with you dari westlife.
I wanna grow old with you
Aku ingin menua bersamamu
Aku ingin mati dalam dekapanmu
I wanna grow old with you
Aku ingin menua bersamamu
I wanna be looking in your eyes
Aku ingin selalu menatap matamu
I wanna be there for you
Aku ingin selalu ada untukmu
Sharing in everything you do
Berbagi dalam segala hal yang kau lakukan
I wanna grow old with you
Aku ingin menua bersamamu
Dan saat musik berhenti, Nick berlutut di depan Kate dengan meraih satu tangan gadis itu.
"Kitty, mungkin awal kisah kita diawali dengan sesuatu yang salah tapi aku benar-benar bersyukur malam itu kau sukarela menyerahkan kesucianmu karena dengan begitu aku bisa mengenalmu. Kau membuatku kesal, marah dan tertawa di waktu bersamaan. Maaf aku terlambat menyadari tapi aku benar-benar menyukaimu dan ingin menjadikanmu istriku, pendamping hidupku, ibu dari Mich dan anak kita nanti. I love you Kate de Charles... Will you marry me?"
Mendengar itu, Kate meneteskan air matanya tanpa sadar. Dia merasa seperti di cerita dongeng sekarang.
"Yes, I will.... very very very will...."
Nick terkekeh lalu mengeluarkan sepasang cincin yang Kate sudah beli sebelumnya dan menyematkan pada jari manis Kate.
Nick berdiri dan mengecup kening gadis itu lalu menyatukan kening mereka berdua.
"Nick, aku sangat bahagia," ucap Kate lirih.
"Bahagia sampai mau pipis," tambah Kate.
"What?"
"Aku sudah tidak tahan, Nick. Bagaimana ini?"
"Pipis di semak-semak saja!"
Kate yang sudah menahan dari tadi mau tidak mau berlari ke semak-semak dan pipis disana.
Tapi sedetik kemudian Kate berteriak yang mana membuat Nick memijit pelipisnya dan membuatnya menyesal membawanya ke bukit indah itu.
"Akhhh... Nick! Bokongku digigit semut!"
🌹🌹🌹