
🌹🌹🌹
Nick yang sudah berada di kantor terus memikirkan keadaan istrinya, dia semakin curiga jika ada yang tidak beres yang mana Kate terus minum obat dalam jumlah yang banyak. Sepertinya dia harus mencari tahu sendiri apa yang sebenarnya terjadi.
"Bos, rapat akan segera dimulai setengah jam lagi," lapor Scott.
Nick menganggukkan kepalanya. "Setelah rapat, atur jadwal ke Dokter kandungan istriku, Scott!"
"Apa keadaan Nyonya semakin parah?" tanya Scott cemas.
"Dia tidak bisa berjalan dan berat badannya sudah mencapai 100kg lebih, aku merasa ini tidak normal," keluh Nick.
"Bos, sebenarnya... "
Akhirnya Scott menceritakan keadaan Kate yang sesungguhnya pada bosnya, dia merasa Nick sudah harus tahu. Sebenarnya Kate mengalami gagal ginjal sejak seminggu lalu tapi Kate tetap berusaha baik-baik saja.
Sontak Nick langsung berdiri dari tempatnya dan mencengkram kerah jas yang dipakai Scott.
"Kenapa tidak memberitahuku dari awal!" bentak Nick.
"Ma-maaf Bos!"
Nick langsung terduduk lemas, rasanya kejadian Elena akan terulang lagi tapi dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi.
"Scott, batalkan rapat hari ini! Kita ke rumah sakit sekarang!"
"Tapi Bos... "
"Tidak ada kata tapi, istriku jauh lebih penting!"
Sesuai dengan permintaan Nick, Scott membatalkan rapat dan cepat menghubungi Dokter kandungan yang menangani Kate agar bersiap karena bosnya menuju kesana.
Sesampai di rumah sakit, Nick langsung menemui Dokter itu dan ingin mengetahui secara detail tentang kondisi istrinya. Tentu saja Dokter akhirnya mau tidak mau menjelaskan semuanya.
"Apa Nyonya meminum obatnya?" tanya Dokter setelah selesai memberikan penjelasan pada Nick.
Nick yang masih syok mendengar semuanya hanya bisa menganggukkan kepalanya.
Nick memejamkan matanya dengan lelehan airmata. "Hentikan kehamilannya Dok. Aku tidak bisa kehilangan istriku!"
Sementara di mansion, Kate begitu bahagia karena Zigotnya sudah menendang diperutnya. Walaupun dia merasakan sakit tapi itu semua tergantikan dengan pergerakan anaknya di dalam perutnya.
"Sebentar lagi, tidak akan lama," gumam Kate.
Kate masih duduk di kursi roda di taman mansion lalu dia memanggil pengasuh Mich untuk mengambilkan beberapa buku dongeng Mich karena dia ingin membacakan dongeng untuk Zigotnya.
"Ini Nyonya," ucap pengasuh itu sembari memberi Kate buku dongeng.
"Thanks."
Kate mulai membaca buku dongeng itu tapi tiba-tiba pandangannya kabur dan dia merasakan pusing dikepalanya.
Lusy yang ingin mendatangi Kate karena ingin memberi camilan buah-buahan dibuat cemas saat melihat menantunya itu seperti menahan sesuatu.
"Kau tidak apa-apa?" tanya Lusy kemudian.
Kate langsung mengadah menatap mama mertuanya sambil memberikan senyuman terbaiknya. "Tidak apa-apa, mama mertua. Aku hanya merasa lapar tadi pagi aku muntah-muntah cukup banyak jadi perutku kosong!"
"Kau itu hanya makanan saja di kepalamu," ucap Lusy merasa lega. Lalu dia memberikan buah-buahan di tangannya.
"Ini buah dari mana, mama mertua? Dari Swiss, Jepang atau Norwegia?"
"Zigot kan baby sultan," tambah Kate.
"Sultan dari supermarket!" jawab Lusy singkat.
Yang mana membuat mereka tertawa bersama tapi tawa mereka terhenti saat melihat Nick yang mendekati mereka dengan tampilan yang berantakan.
"Nick, kenapa sudah pulang?"
"Apa kau habis terkena tabrak lari?" tanya Kate heran.
🌹🌹🌹