
๐น๐น๐น
"Scott, cepat cari ranjang yang paling kuat di muka bumi ini," ucap Nick dibalik telpon.
"Ranjang macam apa itu, Bos?" tanya Scott heran.
"Pokoknya carikan dan aku mau besok sudah ada di mansion!"
TUT!
Nick langsung mematikan panggilannya yang mana membuat Scott mendengus kesal atas permintaan bosnya itu.
"Kenapa, Honey?" tanya Chloe pada kekasihnya.
"Bos Nick memintaku mencarikan ranjang paling kuat di muka bumi! memangnya ada yang seperti itu? Kurasa setelah menikah dengan Kate dia juga ikut jadi aneh," jelas Scott panjang lebar.
"Husstt! Jangan panggil Nyonya dengan panggilan nama begitu," ucap Chloe.
"Maaf Honey, aku belum terbiasa!"
"Nyonya butuh banyak dukungan saat ini jadi lebih baik kita harus membantunya," ucap Chloe, dia ingin memberitahukan keadaan Kate yang sebenarnya pada kekasihnya itu.
Dan Chloe memberitahu semuanya. "Apa?" Scott kaget bukan main.
"Aku harus memberitahu bos Nick," tambah Scott yang akan bersiap ke mansion bosnya tapi langkahnya dicegah oleh Chloe.
"Jangan Honey, Nyonya sudah memintaku jangan memberitahu siapapun!"
"Tapi ini sangat berbahaya!" ucap Scott dengan gusar.
"Untuk sementara keadaan Nyonya masih baik-baik saja, dia sudah menjalani hidup sehat dan rutin minum obatnya jika tuan Nick tahu pasti dia akan meminta menggugurkan bayinya," jelas Chloe.
Scott akhirnya duduk kembali, dia jadi serba salah sekarang.
"Sebenarnya ada yang lebih perlu kita khawatirkan sekarang. Aku dengar Nona Laura sudah keluar dari penjara!" ucap Chloe cemas.
"Jangan memanggilnya begitu lagi, dia bukan majikanmu lagi! Kenapa bisa bebas bukankah dia dituntut 5 tahun penjara!" Scott menjadi gusar bisa ketinggalan info penting ini karena sibuk bepergian dengan bosnya.
"Pasti karena uang dan koneksi, aku bekerja dengannya cukup lama! Dan aku tahu tabiatnya, pasti dia akan balas dendam sekarang bisnis butiknya sudah tutup dan namanya sudah tercoreng!" jelas Chloe.
Dan Chloe ikut menyender di bahu kekasihnya itu lalu membuat pola-pola pada dada pria itu menggunakan jarinya.
"Jadi katakan, apa wanita Thailand cantik-cantik?"
๐น๐น๐น
Nick membawa nampan berisi susu dan beberapa buah-buahan untuk camilan istrinya yang saat ini berada di kamar tamu.
Saat masuk kamar, Kate duduk termenung entah apa yang ada dipikirannya.
"Kitty, minum susunya dulu," ucap Nick yang sudah duduk disisi ranjang.
Kate menatap Nick dengan berkaca-kaca. "Ayo kita bercinta, Nick! Aku masih bisa memuaskanmu!"
Seolah tahu apa yang ada dipikiran istrinya itu, Nick mengecup keningnya dengan penuh kasih sayang.
"I love you, Kitty. You're the only one! Jadi, jangan berfikir aku akan berpaling," ucap Nick lembut dengan mengelus perut Kate yang sudah tampak membuncit karena badannya yang besar itu. "Zigot, baik-baik saja kan?"
Yang mana membuat Kate terkekeh akhirnya Nick mau memanggil dengan julukan keramat itu.
"Zigot akan baik-baik saja jika kau tidak sering bepergian, Nick," keluh Kate.
"Ini demi masa depannya," sahut Nick dengan memposisikan badannya dibelakang Kate dan memeluk istrinya itu. "Nanti jika sudah waktunya aku pasti berhenti dan kita bisa menghabiskan waktu bersama!"
Lalu Nick meraih dagu Kate dan menciumnya. "Jadi, jangan berpikiran jika aku akan meninggalkanmu! Aku ingin menua bersamamu, Kitty!"
Kate tersenyum bahagia dia merasa begitu dicintai lalu Kate turun dari atas ranjang untuk meminum susu yang dibuatkan Nick untuknya tadi. Tapi saat meminum susu itu Kate merasa aneh, rasanya berbeda dengan susu hamil yang biasa dia minum.
"Nick, kau membuat susu apa?"
"Susu yang di kotak biru, Kitty," sahut Nick.
Mata Kate membulat saat mendengarnya. "Itu susu mama mertua untuk mencegah osteoporosis!"
๐น๐น๐น