Perfect Duda Is My Husband

Perfect Duda Is My Husband
Kucing Liar



🌹🌹🌹


"Bagaimana dengan mama mertua, Nick?" tanya Kate.


Saat ini mereka dalam perjalanan pulang kembali ke mansion.


"Tenang saja, Kitty. Aku sudah menghubungi Daddy-ku untuk datang. Biar Daddy yang membujuk mommy," sahut Nick yang masih fokus menyetir mobilnya.


"Papa mertua? Wah, aku jadi merinding Nick," ucap Kate cemas. Belum juga dia meluluhkan hati mama mertua ditambah lagi papa mertua.


"Daddy-ku bukan hantu, memang dia pelit bicara tapi percayalah dia selalu mendukung semua keputusanku. Lebih baik sekarang pikirkan rencana pernikahan kita," Nick mencoba menenangkan calon istrinya itu.


Mendengar itu Kate kembali merona malu, seumur hidup tidak memikirkan pernikahan tapi sekarang dia akan menikah dengan pria tampan dan yang lebih membuatnya berseri pria itu membalas cintanya.


Kate menutup wajahnya dengan kedua tangannya sambil terus tertawa sendiri.


"Kitty, kau kenapa?" tanya Nick heran.


"Aku malu, Nick. Aku ingin mendengar kata I love you lagi darimu," ucap Kate yang masih dalam posisinya.


Nick terkekeh, Kate selalu saja bisa membuatnya tertawa dengan tingkahnya.


Sementara di mansion Nick, Lusy begitu kesal karena Nick yang tidak pulang dan entah kemana karena saat dia menghubungi anaknya itu panggilannya tidak dijawab.


"Belum bisa dihubungi, Mom?" tanya Laura.


Yah, Laura menginap disana karena sebelumnya Lusy tidak tega melihat Laura yang kusut karena ditolak Nick lagi dan lagi.


"Bukan tidak bisa dihubungi tapi tidak dijawab!" ucap Lusy kesal.


"Pasti Nick menemui gadis itu, Mom," keluh Laura.


Dan benar saja bersamaan dengan itu, Nick dan Kate masuk ke dalam mansion dengan bergandengan tangan tentu saja membuat Lusy naik pitam.


"Nick! Kau kemana saja!" teriak Lusy mendekati keduanya.


"Sorry mom, aku menghabiskan waktu bersama calon istriku. Aku melamar Kate dan kami akan segera menikah," ucap Nick tegas.


Yang mana membuat Lusy syok. "A-apa? melamar? Kau melamarnya?" Lusy tergagap.


"Please, Mom. Jangan campuri urusan percintaanku lagi. Kate pasti akan jadi istri dan ibu yang baik untuk Mich," ucap Nick memberi pengertian.


Kate terus menatap Nick penuh kekaguman lalu dia menatap Lusy dan meraih tangannya.


Tangan Kate langsung ditepis begitu saja oleh Lusy.


"Aku tidak sudi! Pasti kau menghasut Nick untuk mau menikahimu, iya kan?"


Kate menggeleng. "Nick, mencintaiku mama mertua dan aku juga mencintai anakmu yang tampan itu. Iya kan, Nick?"


"Ya, kita saling mencintai, Mom!" ucap Nick mantap.


Seketika Lusy langsung menangis dan Laura yang melihat itu mendekati mereka bertiga dan mencoba menenangkan Lusy.


"Kau dengar yang dikatakan mereka, Laura? apa itu lucu?" Lusy terus meraung dalam dekapan Laura.


Laura tak kalah emosi melihat sepasang manusia yang begitu mesra itu tapi dia berusaha mengontrol emosinya.


"Tenanglah, Mom. Lebih baik Mom istirahat di kamar ya!" ucap Laura menenangkan.


Sebelum itu, Lusy menatap tajam pada Nick dan Kate yang masih tampak bergandengan tangan.


"Jika kau tetap menikahinya, Nick! Jangan anggap aku mommy-mu lagi!" teriaknya.


Kate tertunduk mendengar itu, dia merasa jadi penyebab retaknya hubungan anak dan ibunya.


"Maafkan aku, Nick. Karena aku, kau dan mama mertua jadi begini," ucapnya lirih.


"Mommy, hanya perlu waktu untuk menerimamu, Kitty. Justru aku yang minta maaf padamu karena mommy-ku pasti membuatmu sakit hati!"


"Tidak, sejak jatuh cinta padamu aku menganggap mama mertua adalah ibuku juga jadi aku tidak pernah mengambil hati atas sikap dan kata-katanya," ucap Kate jujur.


"Oh Kitty, aku semakin menyukaimu!"


"Aku juga semakin menyukaimu, pria seksiku!"


Lalu mereka berciuman dengan mesra.


"Mau melihat bokongku yang digigit semut, Nick?" tanya Kate saat mereka sudah melepas ciuman.


Kate menjauhi Nick dengan mengerlingkan matanya sebelah.


"Aku akan menangkapmu, kucing liar!"


🌹🌹🌹