Perfect Duda Is My Husband

Perfect Duda Is My Husband
Satu Debaran



🌹🌹🌹


Nick kembali ke mansionnya. Saat akan menaiki lift menuju kamarnya, matanya teralihkan oleh Mich yang bermain playdoh seorang diri.



"Hei, boy! kau sendirian?"


"Sstt!" Mich buru-buru memberi kode di mulutnya dengan jari telunjuknya.


"Mommy tidur, Dad!" ucapnya lirih.


Nick mendekat dan ternyata Kate tengah tertidur dengan tubuh terduduk di lantai dan kepalanya berada di paha Mich.


Nick hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu dia mencari pengasuh Mich.


"Nanny," panggilnya.


"Iya Tuan."


"Temani Mich bermain, aku akan membawa Kate ke kamar!"


"Baik Tuan."


Setelah itu Nick menggendong Kate ala bridal untuk membawanya tidur ke kamar mereka.


Saat masih dalam lift, Nick selalu berdoa dalam hati agar air liur Kate tidak keluar yang mana akan membuat mood-nya jadi memburuk jika melihatnya.


Sesampai di kamar, dengan pelan Nick membaringkan tubuh Kate di atas ranjang. Lalu Nick merapikan anak-anak rambut yang menutupi wajah Kate yang damai. Mendapat sentuhan itu Kate terjaga dari mimpinya dan saat membuka mata perlahan ada sosok duda ganteng yang menatapnya.


"Aku mengganggu tidurmu?" tanya Nick saat melihat mata Kate terbuka.


"Jadi aku tidak mimpi ini ya?"


PLETAK!


"Jangan terus berkhayal!"


Kate mengerucutkan bibirnya sembari mengusap dahinya yang kena sentilan Nick.


Lalu dia teringat sesuatu jika hari ini telah menghabiskan banyak uang.


"Nick, aku terlalu bersemangat jadi orang kaya hari ini jadi tanpa sadar aku memakai uangmu dalam jumlah banyak, hehehe... "


Diluar dugaan Nick terkekeh mendengarnya, memang sebelumnya Nick menyelidiki dibuat apa uang sebanyak itu sebenarnya dan lagi-lagi Nick dibuat terenyuh jika semua uang itu Kate gunakan untuk membeli barang-barang keperluan untuk panti asuhan. Kate selalu membuat kejutan baru dan itu membuat Nick semakin penasaran dan ingin melindungi Kate. Dibalik sosok cerianya dia begitu rapuh dan kesepian, Nick menyadari itu.


"Apa kau senang hari ini, Kate?" tanya Nick kemudian.


Kate mengangguk. "Aku merasa berguna walaupun itu memakai uangmu!"


"Bonus tambahan?"


Tanpa Kate duga Nick mencium bibirnya dengan lembut dan memberikan l*matan kecil padanya, Kate yang terbawa suasana karena kelembutan Nick pun akhirnya membalas ciuman itu.


Ciuman itu semakin menuntut hingga bibir Nick mulai turun ke leher Kate dan menyesapnya disana membuat Kate menjadi gelisah.


Nick mulai melucuti baju yang Kate pakai dan Kate juga sibuk melucuti baju yang Nick pakai hingga keduanya dalam keadaan polos.


Nick mencium bibir Kate kembali dengan tangan yang meremas dada Kate yang menantang yang mana membuat Kate mengerang dalam ciuman.


"Hmmmmpphhh"


Kali ini permainan mereka tidak seperti biasa, keduanya tampak begitu menikmati setiap sentuhan kulit mereka. Tidak ada obrolan seperti yang mereka biasa lakukan, mereka terlalu terbawa suasana hanya suara desahan dan erangan yang mendominasi kamar itu.


Hingga Nick mulai membuka kedua kaki Kate kemudian menunduk dan bermain dibawah sana. Ini untuk pertama kalinya Nick melakukan ini untuk Kate.


Yang mana membuat Kate begitu gelisah sampai tanpa sadar meremas rambut Nick dengan keras karena merasakan sensasi baru dan tubuhnya semakin memanas.


"Akhh... Nick, I want you please!" pinta Kate.


Nick menegakkan kepalanya lalu mengubah posisi untuk siap menyuntik Kate dengan kejantanan yang menegang sedari tadi.


"Arghh!" Nick menggeram saat miliknya sudah masuk sepenuhnya dan dia mulai menggerakkan perlahan.


Dengan perlahan Nick mulai menggerakkan bokongnya. Semula pelan-pelan saja tapi sejurus kemudian Nick menggerakkan tubuhnya semakin cepat.


Kate mengerang nikmat dan memegang lengan kokoh Nick, dari bawah sana Nick semakin tampan dan seksi.


Nick tersenyum dan menunduk, dia mencium pipi Kate dan berbisik," Apa kau menikmatinya, Kate?"


"Um, Oh faster please!"


Nick memagut bibir Kate dan menciumnya dengan buas, tubuhnya semakin dipacu dengan cepat. Nafas mereka memburu tatkala hendak mencapai puncaknya.


Bahkan saat mencapai puncaknya, Kate memeluk leher Nick dengan erat sedangkan Nick menghentakkan tubuhnya dengan kuat. Mereka mengerang bersama-sama, menikmati sensasi akhir permainan mereka.


Nafas mereka tersengal-sengal dengan posisi Nick belum mencabut miliknya. Dan Kate yang melihat Nick dalam keadaan seperti itu tiba-tiba mengalami desiran aneh pada tubuhnya.


DEG


Satu debaran dia rasakan melihat wajah Nick yang klimaks dengan bercucuran keringat.


"Oh my God! Really?" Kate menjerit dalam hati.


🌹🌹🌹


Caramu jatuh cinta membagongkan ya Kate😅 ampun deh... Mau ngadem dulu ya habis panas2an mau ke Pandawa dulu😁