Perfect Duda Is My Husband

Perfect Duda Is My Husband
S2 - Keputusan Nick



🌹🌹🌹


"Kau dengar istrimu menyuruh mom membeli daging wagyu A5 langsung dari Jepang! Dia semakin menggila, Nick!" ucap Lusy frustasi pada anaknya.


"Tenang mom biar aku yang membujuknya!" ucap Nick. Lalu dia menarik tangan istrinya itu. "Kita istirahat di kamar ya!"


"Tapi Nick... "


"Ingat kata Dokter!" sela Nick.


Akhirnya Kate menurut, Nick menggendong istrinya itu naik ke lift dan menuju kamar mereka.


Sesampai di kamar, Nick membaringkan Kate diatas ranjang lalu mencium bibirnya sejenak sambil menyelimutinya.


"Tidurlah nanti akan aku bangunkan saat makan malam," ucap Nick.


Tapi tangannya dicekal oleh Kate saat akan menjauh.


"Zigot ingin bersama daddy-nya!" ucap Kate memelas.


Sebenarnya Nick sangat geli setiap Kate menyebut calon anaknya dengan sebutan Zigot tapi karena tidak ingin membuat mood bumil buruk jadi dia pasrah saja.


"Ingin ketiak?" tawar Nick dan Kate mengangguk kesenangan.


"Terimakasih sudah memberiku sebuah keluarga, Nick," ucap Kate lirih yang saat ini ada dibawah ketiak Nick.


"I love you, Kitty," sahut Nick dengan terus mengusap perut Kate yang masih rata.


Lalu tangan Nick mulai turun mengusap bokong Kate yang menggoda.


"Nick...," rengek Kate yang selalu tidak tahan dengan sentuhan Nick padanya.


"Aku tidak ingin menyakiti Zigotku," ucap Kate kemudian.


"Kenapa kau selalu berpikiran mesum, Kitty. Aku tidak akan melakukannya sampai bayi kita lahir!" ucap Nick tegas.


Yang mana membuat Kate langsung mendudukkan badannya karena syok. Tidak mungkin Kate tidak melakukan jaran goyang selama itu, artinya 8 lebih bulan dia akan puasa.


Nick menggeleng. "Kau ada tekanan darah tinggi, Kitty! Kondisimu tidak baik-baik saja, aku akan menjaga kalian!"


"Aku akan minum obatku, Nick! Aku baik-baik saja! Aku tidak akan jajan sembarangan lagi," tambah Kate.


Nick ikut duduk dan meraih tangan Kate. "Aku tidak ingin kejadian Elena terulang lagi, Kitty. Saat dia hamil Mich aku begitu sibuk bekerja. Dia yang mempunyai masalah kehamilan tidak memberitahuku tentang keadaannya, dia memilih melahirkan Mich daripada nyawanya sendiri," jelas Nick memberi pengertian.


"Dan itu memberi rasa trauma sendiri untukku, aku sampai harus bolak balik ke psikiater dulu!"


Yang mana membuat Kate langsung terenyuh, dia tidak tahu jika kematian Elena membuat Nick terpuruk.


"Aku tidak ingin kehilanganmu, Kitty! Jadi turuti suamimu kali ini," ucap Nick tegas.


Dengan terpaksa Kate mengangguk patuh, dia akan menahan diri untuk tidak menggoda Nick selama masa kehamilannya.


Lalu Kate turun dari ranjang, dia mengambil alat make-upnya.


"Kitty, kau mau apa?" tanya Nick heran saat Kate mengeluarkan alat make-upnya itu.


"Aku selalu tergoda dengan ketampanan yang kau miliki, Nick. Jadi, kau harus kelihatan jelek agar aku alergi padamu dan tidak menggodamu lagi," jelas Kate.


Kate mulai menyapukan foundation tebal serta eye shadow lalu blush on dan terakhir lipstik merah yang memenuhi bibir Nick yang seksi.


"Kitty... " protes Nick saat melihat wajahnya seperti waria dipinggir jalan.


"Salah sendiri mempunyai wajah tampan," ucap Kate tanpa dosa.


Bersamaan dengan itu, Lusy mengetuk pintu kamar mereka karena steak daging permintaan Kate sudah jadi walaupun tidak memakai daging wagyu A5 seperti permintaan Kate sebelumnya tapi Lusy sendiri yang memasak.


"Astaga! anakku yang gagah! Kenapa jadi begini?" teriak Lusy kaget saat Nick membuka pintu.


"Apa istrimu yang gila itu menyuruhmu ngamen di pinggir jalan?"


🌹🌹🌹