
๐น๐น๐น
"Bagaimana?" tanya John saat Laura kembali masuk ke dalam mobil setelah dia menunggu lumayan lama.
"Berhasil, kali ini pasti akan berjalan mulus," sahut Laura kemenangan.
"Jika ketahuan pasti kita akan dipenjara seumur hidup karena melakukan pembunuhan berencana," ucap John.
"Aku akan kembali ke New York untuk alibi dan kau sementara tinggalkan London, aku akan memberimu banyak uang," ucap Laura lagi.
Sementara Chloe yang tidak mengetahui jika obat Kate sudah ditukar sebelumnya, saat ini sudah sampai ke mansion majikannya.
"Mencari Nyonyamu?" tegur Lusy saat Chloe masuk ke dalam mansion.
"Iya Nyonya besar," jawab Chloe hormat.
"Naiklah ke atas, dia ada di kamarnya!"
Chloe segera memencet tombol lift untuk naik ke atas menuju kamar Kate.
Saat Kate membuka pintu kamarnya, Kate heran dengan penampilan Chloe dengan baju kotornya.
"Kau kenapa, Chloe?" tanya Kate kemudian.
"Tersiram kopi, Nyonya," jawab Chloe lalu dia menceritakan tentang pertemuannya dengan Laura.
"Rasanya aneh tiba-tiba dia jadi baik," tambah Chloe.
"Mungkin penjara membuatnya menyesali perbuatannya," ucap Kate mencoba berfikir positive.
Chloe mengangguk. "Dia juga akan kembali New York jadi Nyonya tidak perlu khawatir!"
"Aku sama sekali tidak khawatir, suamiku hanya mencintaiku seorang," ucap Kate percaya diri.
Mereka berdua tertawa bersama sampai akhirnya Chloe memberikan obat Kate yang dia ambil dari rumah sakit.
"Thanks Chloe, kau bisa pulang dan berkencan dengan Scott! Dan bilang pada Scott ranjang barunya aku suka," ucap Kate dengan mengerlingkan matanya.
Chloe tertawa melihat tingkah laku majikannya dan segera berpamitan pulang.
๐น๐น๐น
Kate kembali menatap tubuhnya ke kaca dan mendesah kuat disana. Lalu Kate mengambil foto kedua orangtuanya yang ada di dalam nakas.
Kate memandangi foto itu dan mengelusnya pelan.
"Eomma appa"
(Ibu Ayah)
"Soljikhi"
(Sebenarnya)
"Nan gwaenchanji anhayo"
(Aku tidak baik-baik saja)
(Sangat sakit dan melelahkan)
"Geunde"
(Tapi)
"Eommarang appaga"
(Ibu dan Ayah)
"Geokjeong anhaedo dwaeyo"
(Tidak perlu khawatir)
"Ije buteo"
(mulai sekarang)
"Naega jal salkeyo"
(Aku akan hidup dengan baik)
Kate berbicara dengan foto itu memakai bahasa Korea dan bersamaan dengan itu Nick menyembul masuk ke kamar.
Nick yang melihat istrinya berbicara pada foto kedua orangtuanya langsung memeluknya dari belakang.
"Aku akan menjaga putri kalian dengan baik," ucapnya dengan mengecup kepala Kate.
Kate langsung membalik badan besarnya itu agar bisa berhadapan dengan suaminya.
"Nick, saranghae... Neomu neomu joha!"
Nick terkekeh mendengarnya lalu dia menggunakan bahasa Rusia.
"Ya tebya lyublyu, Kitty!" ucap Nick dengan mencium bibir istrinya itu.
Ciuman itu awalnya lembut tapi sedetik kemudian menjadi ciuman panas yang liar.
"I want you, Nick. Aku janji kali ini ranjangnya tidak roboh lagi," ucap Kate yang masih terengah setelah ciumannya terlepas.
"Just one," sahut Nick yang tidak tega melihat istrinya.
Dan mereka akhirnya merengkuh kenikmatan bersama setelah hampir 4 bulan tidak melakukannya.
Sedangkan Lusy dan Hans saat ini tengah minum teh bersama tiba-tiba merasakan getaran sampai teh mereka bergoyang.
"Apa ada gempa?" tanya Lusy panik.
Dia segera naik ke kamar Mich untuk mencari cucunya yang sedang menggambar bersama pengasuhnya.
Tapi saat melewati kamar Nick dan Kate getaran itu semakin terasa kencang sepertinya dia tahu yang terjadi di dalam.
"Buntalan! Kau membuat gempa lokal di mansion ini," teriak Lusy kemudian.
๐น๐น๐น