Perfect Duda Is My Husband

Perfect Duda Is My Husband
Menjanda



🌹🌹🌹


Saat makan malam tiba, Lusy yang sudah sadarkan diri terus memijit pelipisnya. Dan tak lama Nick menyembul masuk ke kamar yang ditempati mommy-nya itu.


"Mom," panggil Nick.


Lusy melirik kearah Nick tanpa mau menanggapi panggilan anak semata wayangnya itu.


Nick mendekat dan duduk disisi ranjang.


"Mom, kenapa tidak memberi kabar jika mau datang kesini? Aku bisa menyuruh Scott untuk menjemput di Bandara," ucap Nick mencoba mencairkan suasana.


Lusy menghela nafasnya panjang. "Kau tahu betul kenapa aku tidak memberitahu kedatanganku!"


"Untuk itu, aku minta maaf Mom. Aku tidak bisa meninggalkan Kate! Dia tanggung jawabku sekarang!" ucap Nick tegas.


Mendengar itu Lusy semakin geram. "Sekarang kau punya dua pilihan Nick, pilih aku atau pilih gadis itu?"


"Mom, bagiku mommy itu bukan pilihan! Mom, yang sudah mengandung dan melahirkan aku di dunia jadi tidak bisa dibandingkan dengan apapun!"


"Lantas kenapa kau melawan mommy, Nick?"


"Kate, pasti berubah Mom. Sekarang dia sedang mempersiapkan makan malam. Ayo kita makan malam bersama," ajak Nick kemudian.


Lusy yang sudah menahan lapar dari tadi akhirnya mengikuti permintaan Nick.


Sementara Kate sedari tadi sibuk mempersiapkan makan malam, tentu saja dibantu Chef dan para pelayan.


Hingga Kate melihat Lusy dan Nick mendekat lalu dia melirik ke arah Mich yang sudah duduk di kursi makan. Yang mana anak itu mengacungkan jempolnya membuat Kate mengulum senyumnya.


"Selamat malam, mama mertua," sapa Kate.


Lusy menatap tajam Kate. "Aku tidak ingin mendengar suaramu yang akan membuat nafsu makanku hilang!"


Kate langsung mengangguk paham dan mereka makan malam bersama. Hanya ada celotehan Mich yang menghiasi makan malam itu.


Setelah selesai makan malam, Mich mengajak neneknya ke kamarnya untuk membacakannya dongeng.


"Mich, apa kau mau punya mommy seperti Kate?" tanya Lusy penuh selidik.


Mich mengangguk. "Mommy Kate berjanji tidak akan meninggalkanku seperti mommy Bee."


"Tapi Mich, Kate itu sangat berbeda dengan mommy Bee kan?"


"Ya, tapi aku menyukainya Grandma. Daddy juga menyukainya!"


Mendengar itu Lusy teringat jika Nick sekamar dengan Kate. Dengan langkah seribu Lusy mendatangi kamar Nick, dia sangat tidak suka dengan keadaaan ini.


"Nick, open the door!" teriak Lusy dengan menggedor pintu kamar Nick.


"Kau tidak masalah kan dengan sikap mommy-ku?" tanya Nick pada Kate.


Saat ini mereka berada di balkon kamar, yang disana ada kursi ayun panjang untuk bersantai.


Kate menggeleng. "Tidak masalah. Aku kan wonder woman! Kau tidak perlu khawatir, Nick!"


"Yah sampai membuat mommy-ku pingsan!" ucap Nick sambil terkekeh.


Lalu keduanya terdiam tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing.


"Nick... " panggil Kate tiba-tiba yang masih dalam posisi menunduk karena jika menatap Nick yang tampan dia akan gugup.


"Hm"


"Apa kau masih mencintai, Bee?"


Nick terdiam sejenak. "Masih tapi aku mencintainya sebagai saudara sekarang!"


Kate mengulum senyumnya. "Jadi, cintaku tidak bertepuk sebelah tangan kan?"


"Kau mencintaiku, Kitty? Aku rasanya belum mendengar kata cinta darimu! Kau hanya sibuk memikirkan debaran itu kan," goda Nick.


Kate dibuat mati kutu karena belum bisa bilang I love you pada Nick.


"Um... "


Perkataan Kate terhenti ketika gedoran pintu kamar dan suara teriakan Lusy terdengar olehnya.


"Nick, sepertinya mama mertua mulai kesetanan!"


Mereka berdua membuka pintu dan saat pintu terbuka, Lusy menerobos masuk.


"Keluar dari kamar anakku!" teriak Lusy dengan menarik tangan Kate.


Tapi Kate bergeming dari tempatnya.


"Jadi begini caramu menggoda anakku, hah! Dengan melempar tubuhmu diatas ranjangnya!"


Nick yang melihat itu tentu saja mencoba menghentikan Lusy.


"Mom, jangan seperti ini!" Lalu Nick mendelik ke arah Kate. "Kitty, malam ini tidurlah sendiri. Aku akan tidur di kamar Mich!"


Setelah berkata seperti itu, Nick membawa Lusy keluar mencoba menenangkan mommy-nya. Meninggalkan Kate yang masih mematung di tempatnya.


"Hiks, menjanda aku malam ini!"


🌹🌹🌹