Perfect Duda Is My Husband

Perfect Duda Is My Husband
S2 - Welcome



🌹🌹🌹


Sementara di rumah sakit Lusy dan Chloe terus saja bergantian menjaga Kate yang masih koma.


Dokter dengan rutin terus memantau perkembangan Kate dan bayinya.


Saat ini Dokter tengah memeriksa keadaan bayi yang ada dikandungan Kate, bayi itu masih aktif bergerak. Dokter terus memantau dari layar monitor USG disana.


"Sepertinya anda akan memiliki cucu laki-laki, Nyonya," ucap Dokter itu pada Lusy yang setia menemani menantunya.


"Benarkah?" Lusy merasa bahagia.


"Semoga bayi masih bisa bertahan, kita akan terus memantaunya dan bersiap melakukan operasi caesar jika kandungan sudah memasuki bulan ke-7 tidak ada pilihan lain bayi harus dikeluarkan lebih awal," ucap Dokter itu lagi.


Lusy hanya bisa menganggukkan kepalanya. Setelah Dokter pergi, Lusy kembali mendekati Kate yang masih setia memejamkan matanya.


"Kau dengar tadi, anakmu laki-laki. Dia pasti akan tampan seperti Nick, bukankah kau suka pria tampan? Jadi berjuanglah!"


Kate lagi-lagi hanya bisa meneteskan air matanya merasakan bagaimana anaknya bergerak didalam perutnya.


🌹🌹🌹


"Bagaimana? Apa Laura sudah tertangkap?" tanya Lusy pada anaknya saat Nick sudah sampai ke London dan langsung datang ke rumah sakit.


Nick mengangguk pelan yang mana membuat Lusy menghambur memeluk anak laki-lakinya itu. "Maafkan mommy!"


"Kalau saja mommy tidak berniat menjodohkanmu dengannya pasti semua tidak akan jadi seperti ini!" ucap Lusy yang menyesali semuanya.


Nick membalas pelukan mommy-nya. "Sekarang mommy jangan menilai orang dari cover luarnya saja! Lihatlah, semua yang tampak bagus diluar belum tentu juga bagus didalam."


Lusy terus menangis dipelukan putranya hingga Nick bertanya," Bagaimana keadaan istriku, Mom?"


"Masih sama Nick, mommy begitu merindukannya," lirih Lusy.


Nick terkekeh mendengarnya. "Itulah kelebihannya Mom bisa membuat orang merindukan tingkahnya. Bukankah keluarga kita lebih berwarna semenjak ada Kitty?"


"Yah, dengan sikap gila dan bodohnya itu," sahut Lusy. "Anakmu laki-laki lagi, Nick," tambahnya.


"Really?"


Dan tak lama Hans datang bersama Mich yang baru pulang sekolah. Nick yang melihat itu langsung menggendong putranya itu.


"Ayo kita datangi adik," ajak Nick.


Mereka berdua masuk ke ruangan dimana Kate berada.


"Kitty, aku datang. Aku baru saja melakukan permainan Hansel dan Gretel lagi. Aku sudah menangkap penyihir itu, aku jamin dia tidak akan mengganggumu lagi," ucap Nick setelah mencium kening istrinya.


Mich merangkak naik ke atas ranjang dan mengusap perut Kate dan merasakan pergerakan disana.


"Adik bergerak, Dad!" ucapnya.


Nick tersenyum melihatnya bagaimana anaknya itu menyayangi adiknya dan tidak iri seperti kebanyakan anak lain, mungkin sedari bayi dia tidak memiliki kasih sayang seorang ibu menjadikan anak itu mandiri.


"Adik, ini kakak. Nanti kita main squishy dan slime bersama ya. Atau bermain playdoh or magicsand?"


Dan perut Kate terus bergerak saat Mich banyak bicara.


Lalu Nick memandangi wajah pucat istrinya dan membelainya dengan lembut, tidak ada lagi senyuman di wajah itu.


"Bertahanlah untuk kami, Kitty," lirihnya.


🌹🌹🌹


Hampir 3 bulan Nick menemani Kate dirumah sakit, semua pekerjaan dia kerjakan disana. Yang mana membuat Scott harus bolak balik dari rumah sakit ke perusahaan untuk menyelesaikan semua pekerjaan bosnya.


Tidak ada perubahan pada diri Kate tapi kondisinya stabil karena terus dipantau perkembangannya. Nick juga bersyukur bahwa anak dalam kandungan Kate masih bisa bertahan sampai sekarang.


Sesuai dengan perkataan Dokter sebelumnya, bayi mereka akan diangkat di usia kandungan 7 bulan karena Dokter tidak mau ambil resiko jika sewaktu-waktu Kate akan mengalami komplikasi lagi.


Dan akhirnya operasi Caesar dilakukan, di luar ruangan operasi semua anggota keluarga dan juga teman-teman Kate menunggu dengan harap-harap cemas.


Nick memeluk Mich dengan erat dan terus berdoa agar Kate dan bayinya baik-baik saja.


"Tuan Hoult, kami membutuhkan anda," ucap perawat saat proses operasi masih separuh jalan.


Perawat memberikan Nick baju operasi untuk masuk ke dalam ruangan.


"Tekanan darah Nyonya tiba-tiba naik lagi mungkin Nyonya mengalami ketakutan. Mungkin jika ada Tuan di sampingnya membuat Nyonya tidak takut lagi," jelas Dokter.


Nick mendekati istrinya itu lalu menunduk dan berbisik. "Aku disini, Kitty! Jangan takut, aku akan selalu disampingmu. Bukankah kau mencintai Zigot? Dia akan lahir jadi bertahanlah!"


Airmata Kate merembes keluar dari sudut matanya.


Nick mencium bibir Kate sejenak. "Aku mohon Kitty! Jangan tinggalkan aku!"


"Apa kau tidak ingin merasakan sensasi baru? bukankah kau suka jika melakukan gaya baru? Masih banyak gaya yang belum kita lakukan!"


Yang mana membuat Dokter dan perawat disana langsung menatap Nick karena menenangkan pasien dengan dirty talk seperti itu. Tapi ajaib memang tekanan darah Kate menjadi normal kembali.


Dan tak lama terdengar tangisan bayi memekik di ruangan operasi itu.


Setelah bayi itu dibersihkan, Nick segera menggendong bayi mungil yang beratnya 2,5kg itu.


Nick mendekatkannya pada Kate. "Kitty, Zigot sangat tampan!"


Lalu Nick menggeleng. "Namanya bukan Zigot lagi tapi Axton!"


(Axton dalam bahasa Inggris-amerika, artinya Batu berharga)


"Apa kau menyukainya Kitty?"


Nick menatap kembali anaknya yang mempunyai mata abu-abu.


"Grey Axton Hoult. Welcome to the world!"


🌹🌹🌹


Baby Grey