Oh My Salsa

Oh My Salsa
bab 39



Gengs maafin baru update ya aku ada urusan mendadak. Seperti biasa, jangan lupa gas komen. Aku up 3 bab


Nino memeluk Salsa dengan erat. Bahkan sangat erat, membuat Salsa kesulitan untuk bernafas setelah 12 tahun penantiannya, Seetelah 12 tahun dia menderita dan berjuang seorang diri akhirnya semuanya terbayar, tidak bisa dibayangkan lagi betapa bahagianya Nino apalagi ucapan Tommy barusan yang mengatakan akan membersihkan nama ayahnya benar-benar membuat Nino ingin sekali menangis sekencang-kencangnya. Nama ayahnya akan dibersihkan dan dia terbebas dari fitnahan serta sekarang Salsa sudah mengetahui semuanya hingga sekarang Nino benar-benar hanya ingin melupkan tangis bahagianya.


Begitupun dengan Salsa, dia juga ikut menangis ketika memeluk Nino dia bisa merasakan atmosfer kesedihan dan kebahagiaan mantan kekasihnya. Ya, sedari awal Nino berbicara dengan Dareen, Dareen langsung berbicara pada Salsa. Kedua Kakak Adik itu berembuk memastikan kejanggalan demi kejanggalan yang terjadi dari awal Salsa menikah dengan Kevin sampai sekarang, terlebih lagi saat Nino mengatakan semuanya pada Dareen Kevin sudah berubah hingga pada akhirnya Dareen bergerak mencari tahu semuanya.


Hanya dalam waktu dua hari, Dareen menemukan Semua fakta tentang yang terjadi di masa lalu, penyelidikan dari perusahaan Ayah Kevin dan benar saja ada kejanggalan yang besar hingga pada akhirnya semua terbongkar.


Ketika mengetahui apa yang terjadi sebenarnya, Salsa cukup terkejut, dia tidak menyangka selama ini hidup berdampingan dengan keluarga seperti monster. Dia tidak menyangka ternyata selain keluarga Kevin Toxic, keluarga Kevin juga sangat jahat dan saat itu Salsa bersyukur sudah melepaskan lelaki itu dan ketika mengetahui Semuanya. Cinta Salsa pada Kevin benar-benar hilang, apalagi mertuanya sudah sangat jahat mengorbankan keluarga Nino dan sedikitnya dia juga merasa bersalah pada Nino karena saat Nino terguncang dia malah percaya dengan apa yang diucapkan lelaki itu padahal Nino berkorban untuk keluarganya.


Saat mengetahui semuanya, Salsa sengaja tidak bergerak terlebih dahulu dan tidak menunjukkan bahwa dia sudah tahu, dia lebih memilih menjauh dari Nino, karena Takut keluarga Kevin melukai Nino lagi sama seperti dulu. Itu sebabnya dia masih berpura-pura tidak tahu, tapi sekarang semua sudah selesai tidak ada alasan untuk Salsa berpura-pura.


Setiap melihat Nino, rasanya Salsa menangis membayangkan bagaimana perihnya hidup Nino seorang diri, apalagi Dareen juga mencari tau tentang apa yang terjadi pada Nino, setengah Nino pergi dari Rusia dan itu membuat hati Salsa benar-benar hancur, terlebih lagi dia mengetahui bahwa Nino pernah hidup di luar negeri dengan keadaan yang sulit ekonomi dan sekarang ketika semua selesai, Salsa hanya ingin memeluk lelaki itu dan mengatakan semuanya sudah selesai.


Salsa bisa merasakan bahwa Nino Masih mencintainya, dan dia bersyukur atas itu. Jika semuanya sudah selesai apakah Salsa akan kembali lagi pada Nino? Jawabannya adalah Ia, dia ingin kembali pada lelaki itu. Mungkin dia masih butuh waktu untuk menumbuhkan cintanya kembali pada Nino.


Setelah beberapa saat berlalu, Nino mulai bisa menguasai dirinya, lelaki tampan itu langsung melepaskan pelukannya dari Salsa, kemudian menghapus air matanya. Namun Setelah dia menghapus air matanya, tangisnya kembali luruh. Sekuat apapun Nino untuk tidak menangis lagi, tapi tidak bisa, dia tetap kembali menangis.


Salsa tersenyum, dia juga menghapus air matanya, kemudian dia menarik lengan Nino, membawanya Nino untuk masuk ke mobil, hingga sekarang mereka berdua sudah duduk di belakang mobil Salsa dan ketika mereka duduk, Nino kembali memeluknya. sedangkan Salsa terus mengelus punggung lelaki itu, karena mengerti dengan apa yang dirasakan oleh Nino.


Hingga setelah cukup lama menangis, Nino melepaskan pelukannya kemudian dia kembali menghapus air matanya lalu memalingkan tatapannya ke arah lain, karena dia begitu malu Salsa menatapnya seperti ini, dia tidak pernah memperlihatkan sisi lemahnya pada siapapun dan dia menyesal telah menangis di hadapan Salsa.


Salsa yang melihat itu langsung menggenggam tangan Nino. “Maukah kau membantuku untuk mencintaimu lagi?” tanya tiba-tiba Nino menoleh, dia merasa ambigu dengan ucapan Salsa.


“Maksudmu?” tanya Nino dengan suara gemetar.


Semua keajaiban benar-benar terkumpul di hari ini di mana semuanya sudah selesai dan Salsa mengatakan sendiri akan kembali padanya, ini hal yang Nino selalu impikan di mana Salsa datang mengetahui semuanya dan ingin kembali padanya.


Nino menggangguk. “Aku akan membantumu agar kau mencintaiku lagi.”


2 jam kemudian


Akhirnya Nino mulai bisa menenangkan dirinya, dan setelah itu Nino mengantarkan Salsa pergi ke rumah sakit, dan setelah Nino tenang, Salsa menjelaskan secara singkat apa yang terjadi pada dia dan juga Kevin, dan Nino merasa ketika tau, Salsa sudah menceraikan Kevin. Nino hanya bisa mendukung Salsa karena dia tahu Salsa tidak akan puas sebelum semuanya benar-benar berakhir dan sekarang Nino sedang mengemudikan mobilnya untuk menuju ke rumah sakit.


Nino menyetir dengan satu tangan, karena satu tangannya fokus menggenggam tangan Salsa, sedangkan Selasa menyadarkan kepalanya ke bahu Nino, tidak ada yang berbicara keduanya sama-sama terdiam. Sebenarnya mungkin tanpa Salsa sadari, dia sudah cukup nyaman dengan kehadiran Nino, dia merasa aman di dekat lelaki itu dan sekarang tugasnya hanya meyakinkan Alona. Sebab dia tahu Kalindra sudah sangat dekat dengan Nino, tapi berbeda dengan Alona yang mungkin gadis kecil itu akan terus membela Kevin.


Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang akhirnya mobil yang dikendarai oleh Nino sampai di basement rumah sakit, di mana Kevin dirawat. dia tidak tahu apa yang terjadi pada mantan suaminya, yang jelas tadi setelah menelpon pelayan,.pelayan langsung membawa Kevin ke rumah sakit.


“Mau aku temani?” tanya Nino, Salsa menggeleng.


“Istirahat saja," jawab Salsa. “Kalau begitu aku turun." Sebelum turun, Salsa maju kemudian dia mengecup bibir Nino. Namun Nino tidak melepaskan Salsa begitu saja, dia menahan tengkuk wanita itu lalu memperdalam ciumannya begitupun dengan Salsa yang juga membalas ciuman Nino.


Ciuman yang tadinya pelan menjadi ciuman yang berubah, ciuman yang panas dan menuntut. Hingga pada akhirnya, Salsa dan Nino melepaskan tautan bibir mereka keduanya saling menempelkan kening. Nafas mereka masih memburu, apa yang mereka lakukan barusan membuat hasrat keduanya terbakar.


Hingga pada akhirnya Nino memundurkan kursi, sepertinya Salsa mengerti dengan apa yang dimaksud oleh Nino, wanita itu menekan tombol mobilnya kemudian kaca berubah menjadi menghitam. Lalu setelah itu menaiki pangkuan Nino.


Ketika Salsa sudah duduk di pangkuan Nino, Nino menarik dagu Salsa, hingga Salsa menoleh ke arahnya. “Apa kita harus melakukan ini, Babe?” tanya Nino, dia mengelus bibir Salsa dengan Sensual, membuat Salsa memejamkan matanya, dan pada akhirnya, Salsa mengangguk.