OH MY DUDA

OH MY DUDA
Penutup Yang Manis



WARNING!!


Dibaca setelah buka puasa, ya ..


"Terima kasih sudah mau menjadi istriku, Alena Mecca Xiazella. Aku mencintaimu."


Alena menghela napas lega. Ia pikir itu darah apa. Ia tatap wajah suaminya usai mendengar kalimat akhir nya.


"Aku juga mencintaimu, Haxel Gilbert Atarna," balas Alena.


Haxel lekas memeluk tubuh wanita itu dan memberi kecupan singkat di puncak kepala.


Bagi Alena, menjadi istri seorang pria yang sudah pernah menikah sebelumnya bukanlah suatu masalah. Ia justru senang karena Haxel mencintainya dengan cukup hebat dan tentunya berbeda dengan pria lajang pada umumnya. Haxel memberinya bukti cintanya melalui tindakan, bukan hanya sekedar omong kosong. Dan ia beruntung bisa menikah dengan pria itu.


Dan bagi Haxel, ia jauh lebih beruntung karena memiliki istri yang tidak mempermasalahkan statusnya. Ia berjanji menjadikan Alena istri yang terakhir, apapun yang terjadi kedepannya.


Dering panggilan masuk terdengar berasal dari ponsel Alena. Tertera nama Catherine di layar yang menyala.


Alena yang bersiap untuk tidur usai memakai pakaian piyama tidurnya segera menjawab panggilan video call dari sahabatnya itu.


"Alenaaa aaaaa .." seru Catherine dengan nada bicara yang semangat sekali.


"Kenapa, Cath?"


"Finally, kau menikah dengan tuan Haxel. Sekali lagi selamat, ya. Maaf kalau aku mengganggu waktu kalian, aku hanya ingin memastikan apa kalian sudah unboxing?"


"Hm?" Alena refleks melihat ke arah suaminya yang berbaring di sebelahnya.


"Iya, sudah," jawab Alena polos.


"Aku bahagia sekali, Cath. Terima kasih ya atas hadiahnya," ucap Alena dan membuat Catherine seketika berpikir.


"Masudmu?"


"Unboxing kado darimu kan? Aku senang kau memberiku hadiah dengan harga yang tidak pernah aku duga sebelumnya. Padahal kau tidak perlu memberi aku kado semahal itu, Cath. Terima kasih, ya," ucap Alena lagi.


Di sebrang sana Catherine mendadak diam, sejak kapan frekuensi mereka menyambung. Tapi sudahlah, entah Alena sengaja pura-pura tidak konek atau memang beneran tidak paham akan maksudnya.


"Iya, Alena. Selamat tidur, selamat beristirahat dan selamat bersenang-senang. Jangan lupa sampaikan pada tuan Haxel untuk menaikkan jabatan aku di kantor, karena kalian bisa menikah berkat aku juga. Bye.."


Catherine mematikan sambungan video call nya sebelum Alena menanyakan banyak hal.


Alena sontak melirik ke arah suaminya guna menanyakan apa yang di maksud oleh Catherine. Dan Haxel pun menjelaskan secara perlahan jika dia pernah meminta Catherine untuk menjaga jarak selama di kantor agar ia yang menjaga Alena. Beruntung Alena tidak marah dan mengerti.


"Mau tidur atau lanjut part dua?" tanya pria itu dan mendapat cubitan di pinggang.


"Aaaa .." Haxel berteriak antara sakit dan geli. "Kenapa menyubitku, sayang?"


"Aku tidak bisa bangun besok pagi jika harus lanjut part dua."


Haxel terkekeh mendengar jawaban istrinya. Alih-alih tidur istirahat, pria itu justru malah menjahili istrinya dengan mencolek-colek area atas dan bawah berusaha menggoda. Hingga pada akhirnya Alena pun memutuskan untuk tidur dengan memunggungi suaminya karena sedikit kesal. Haxel merapatkan tubuhnya dan memeluk tubuh wanita itu dari belakang dengan sangat erat. Sweet sekali.


TAMAT ..


Cerita OH MY DUDA sampai sini saja ya teman-teman. Mohon maaf jika ada kesalahan dan penulisan kata atau kalimat. Semoga kalian semua sehat selalu.


Sampai jumpa di novel baru selanjutnya.