Oh... My Sexy Girl

Oh... My Sexy Girl
Flashback Lagi Ya (Cerita Namee)



"Kamu! Kamu kenapa bisa ada disini?" tanya Nico sambil melirik kanan dan kiri koridor apartemen.


"Boleh aku masuk dulu?" tanya Namee.


"Ya udah masuk, masuk." jawab Nico sambil membuka pintu lebar dan memberi jalan pada Namee untuk masuk ke dalam apartemennya.


Namee pun masuk ke dalam apartemen Nico, setelah Namee masuk, cepat-cepat Nico menutup apartemennya kemudian jalan lebih dulu menuju ruang tamu.


"Mau minum apa? Teh atau kopi?" tanya Nico.


"Apa saja." jawab Namee.


"Duduk lah dulu, biar aku buatkan minum untuk mu." ucap Nico. Nico pun berjalan menuju dapur dan Namee pun duduk di sofa.


Tak lama Nico pun kembali ke ruang tamu dengan membawa secangkir teh untuk Namee. Namee yang mendengar langkah kaki Nico pun menoleh ke arah Nico dan memperhatikan Nico dari ujung kaki sampai ujung kepala. Namee menelan salivanya susah payah saat melihat Nico yang bertelanjang dada dan satu lagi hal yang membuat Namee malu sendiri, sesuatu yang sangat jelas gondal-gandul di balik boxer merah muda bergambar Patrick itu saat Nico berjalan.


Sesampainya di ruang tamu, Nico pun meletakkan cangkir teh itu diatas meja lalu mendaratkan bokongnya di sofa.


"Sekarang jelaskan padaku kenapa kamu bisa ada disini dan untuk apa kamu kesini!" ucap Nico.


"Mmm... aku akan menjelaskannya tapi apa bisa kamu memakai baju mu dulu?" balas Namee.


Nico pun melihat penampilannya. Astaga! Pekiknya dalam hati saat menyadari kalau dirinya tidak memakai baju dan si Jamal juga tidak di masukkan ke dalam jeruji kain.


"Tunggu sebentar kalau begitu." jawab Nico.


Nico pun mengangkat bokongnya dari sofa lalu cepat-cepat pergi dari ruang tamu menuju kamarnya.


Sesampainya di dalam kamar,.Nico langsung berdiri di depan cermin full body untuk melihat apakah Jamal-nya kelihatan gondal-gandul saat dirinya berjalan.


"Mati aku! Apa gadis itu melihat Jamal ku yang gondal-gandul tadi?" gumam Nico bertanya-tanya.


"Pasti dia sudah melihatnya makanya dia menyuruhku memakai baju!" gumam-nya lagi.


"Aaargh.. bodoh! Kenapa bisa sih aku tidak sadar kalau aku hanya memakai boxer!" Nico mengumpat dirinya sendiri.


💋 💋 💋


Tak sampai setengah jam Nico pun kembali ke ruang tamu. Dia sudah harum, sudah bersih, tidak ada lagi belek khatulistiwa dan aliran sungai kering di pipi-nya, dia sudah kembali ganteng dan sudah berpakaian santai dan rapih dan juga si Jamal juga sudah ia kurung di dalam jeruji kain.


"Jadi katakan, siapa yang memberitahu mu tempat tinggal ku ini dan untuk apa kamu kesini." todong Nico begitu dirinya mendaratkan bokongnya di sofa.


"Alice yang memberikan ku alamat tempat tinggal mu ini." jawab Namee.


Pasti Alice tahu dari Max! gerutu Nico dalam hati.


"Lalu, untuk apa kamu kesini?" tanya Nico lagi.


"Kedatangan ku kesini karena aku ingin meminta bantuan padamu." jawab Namee.


"Bantuan? Bantuan apa? Apa ini menyangkut tunangan mu?" tanya Nico.


"Dia bukan tunangan ku!" ralat Namee tegas.


"Lalu?"


"Jadi sebenarnya..."


Namee pun menceritakan alasan dirinya berada di klub malam semalam. Dia ke klub malam karena kabur dari rumah setelah pertengkaran hebat dengan Papa-nya, Papa Nadeem karena tanpa bertanya terlebih dahulu dengan Namee, Papa Nadeem langsung menunjuk tanggal pernikahan Namee dan Attar. Jelas saja Namee marah, padahal satu minggu sebelumnya Papa Nadeem baru mengatakan ingin menjodohkan Namee dengan Attar dan masih memberi kesempatan pada Namee untuk memikirkan tawaran Papa Nadeem. Tapi kenapa kemaren Papa Nadeem langsung menunjuk tanggal pernikahan sedangkan dirinya belum menyetujui perjodohan dengan Attar.


Namee pun menolak mentah-mentah perjodohan itu karena Namee sudah mendapat informasi dari beberapa temannya tentang Attar. Dia pria yang arogan, ambisius, mendekati psikopat dan yang paling membuat Namee bergidik ngeri kalau Attar adalah seorang masokis. Attar sudah pernah menikah satu kali, tapi istrinya kabur karena tidak tahan dengan cara permainan ranjang Attar yang sadis.


Perdebatan hebat pun terjadi antara Namee dan Papa Nadeem malam itu karena Papa Nadeem ngotot ingin Namee menikah dengan Attar.


💋 💋 💋


Bersambung...