
Setelah berdebat dengan Alice, Max pun menjalankan mobilnya keluar dari area klub malam dan mengantar Alice sampai Mansion-nya.
Setelah mengantar Alice ke Mercy Mansion, Max tidak langsung pulang ke apartemen apalagi pulang ke Vellf Mansion, melainkan kembali ke klub malam.
Sesampainya di klub malam, Max langsung berburu wanita untuk melepas hasratnya yang sudah di ubun-ubun karena ulah Alice. Sepanjang perjalanan pulang, Max selalu terbayang-bayang dengan tubuh Alice, karena saat sampai di Mercy Mansion tadi, sebelum Alice turun dari mobil, selain mengembalikan jas Max yang Alice pakai, Alice mengucapkan ucapan selamat malam dengan tidak biasa karena Alice mengucapkan ucapan selamat malam dengan nada sedikit mende sah dan sambil menciumi area telinga Max.
Jelas saja aksi Alice itu kembali membuat Jalu bangun dari tidurnya yang masih tidur-tidur ayam. Tapi sayangnya Max tidak bisa membalas apa yang Alice lakukan padanya karena Max masih trauma di jambak Alice.
Wanita pelepas hasrat pun berhasil Max dapatkan, tapi ia tidak membawa wanita itu ke hotel atau pun ke apartemennya, melainkan membawa wanita itu ke mobilnya.
Sambil membayangkan tubuh Alice, Max pun mencumbu wanita pelepas hasrat hasil perburuan di lantai dansa. Nama Alice tak henti-hentinya keluar dari mulut Max saat si wanita pelepas hasrat itu bergoyang patah-patah diatas tubuh Max.
Max tidak peduli saat orang-orang yang keluar dari dalam klub melihat mobil-nya bergoyang, yang penting malam ini si Jalu yang sudah kelaparan bisa mendapat cemilan-nya.
Nico dan Ozcar yang juga melihat mobil Max bergoyang itu hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Berani sekali dia, sudah mau nikah bukannya strerilin si Jalu, malah ajak Jalu jajan sembarangan! Nanti pas nikah si Jalu men cret - men cret baru tahu rasa." celetuk Nico.
💋 💋 💋
Satu minggu kemudian.
Max dan Alice baru di pertemukan saat diruang pengucapan janji suci. Lagi dan lagi Max dan Jalu menganga melihat penampilan Alice yang sangat cantik dan seksi. Di dalam jeruji kain, si Jalu terus berteriak dan meronta-ronta minta acara pengucapan janji suci di skip dan langsung ke ritual malam pertama. Sayangnya tidak ada yang mendengar dan memperdulikan teriakan dan rontaan si Jalu.
Kasihan, Jalu yang malang. Nasib kaum kecil yah Lu.
Setelah melakukan pengucapan janji suci di taman hotel milik Vellf Group, acara pun berlanjut ke resepsi pernikahan.
Walau persiapan tak sampai satu minggu, tapi resepsi pernikahan Max dan Alice berlangsung sangat megah dan meriah layaknya pernikahan pangeran dan putri Disney karena Mom Sye mengundang banyak sekali tamu, mulai dari rekan bisnis, saudara, teman arisan, teman semasa SMU Mom Sye dan masih banyak lagi. Maklum saja, pernikahan Max adalah pernikahan yang sangat di tunggu-tunggu oleh Mom Sye.
Tapi tidak dengan para tamu undangan yang memiliki anak perempuan, bagi mereka hari ini adalah hari patah hati sedunia karena tidak ada satupun dari putri-putri mereka yang berhasil menjadi menantu keluarga Vellfire.
Resepsi pernikahan yang di mulai pukul dua belas siang itu baru berakhir pukul dua belas malam. Tidak nonstop dua belas jam memang, melainkan ada jeda dari pukul empat sore sampai jam tujuh malam dan berlangsung kembali pukul tujuh malam.
Setelah acara resepsi itu benar-benar selesai, Mom Sye tidak mengizinkan Max dan Alice untuk kembali ke apartemen atau menginap di hotel, melainkan harus pulang ke mansion. Karena Marimar dan suaminya berserta dua anaknya juga menginap di mansion. Jadi Mom Sye ingin kedua anaknya yang kini sudah berkeluarga berkumpul di Vellf Mansion.
💋 💋 💋
Bersambung...