Oh... My Sexy Girl

Oh... My Sexy Girl
Cerita Tentang Anthony



"Tidak Mam, tidak ada yang berlebihan jika itu untuk Mami. Mami kan Mami-nya istri ku, wanita yang sangat aku cintai, itu tandanya Mami juga adalah Mami ku, jadi tidak ada yang berlebihan untuk membahagiakan Mami ku. Yang penting Mami sehat selalu dan bahagia selalu. Kami ingin melihat Mami bermain dengan cucu Mami." jawab Max.


Entah darimana Max mendapatkan kata-kata itu, tapi di telinga Mami Lucy, kata-kata Max sungguh membuatnya terharu. Tapi tidak dengan Alice, awalnya memang Alice merasa terharu, tapi begitu mendengar Max mengatakan kalimat pujangga-nya, Alice pun tersadar kalau kata-kata yang Max keluarkan hanya lah bualan semata.


Max pun melanjutkan memakaikan gelang, anting dan cincin yang ada di kotak beludru merah itu. Setelah semua perhiasan yang ada dalam kotak berpindah ke tubuh Mami Lucy, Max pun duduk di kursi sebelah Alice.


"Alice juga punya sesuatu untuk Mami." ucap Alice setelan Max memakaikan perhiasan ke tubuh Mami-nya.


"Apa? Kalian ini ada-ada saja. Jangan menghambur-hamburkan uang." tegur Mami Lucy.


Alice hanya tersenyum tipis mendengar teguran Mami-nya sambil mengeluarkan map yang berisi lima sertifikat pabrik Papi Alexandro.


"Ini untuk Mami." ucap Alice sambil menyerahkan map itu.


Mami Lucy pun mengambil map itu lalu membukanya. Mata Mami Lucy terbelalak melihat sertifikat pabrik milik suaminya untuk sesaat Mami Lucy mengedip-ngedipkan matanya, ia tak percaya kalau yang saat ini adalah sertifikat pabrik milik suaminya.


"I-i-ini kan.."


"Iya Mam, itu sertifikat pabrik-nya Papi." jawab Alice.


"Mom Sye yang menebuskannya untuk kita." balas Alice.


Mata Max membulat mendengar kata-kata Alice.


Cih! Jelas-jelas aku yang menebusnya, kenapa jadi Mom Sye yang di bilang menebusnya!


Gerutu Max dalam hati.


"Mom Sye juga sudah menyuruh orang untuk mencari keberadaan Paman Anthony... ups.." Alice keceplosan mengatakan tentang Anthony karena Mami Lucy masih belum tahu kalau Anthony masih hidup.


"Anthony? Apa maksud mu Nyonya Mesye sedang mencari keberadaan Anthony? Apa Anthony masih hidup?" tanya Mami Lucy.


"Alice, jawab Mami! Apa yang sebenarnya terjadi?!" tanya Mami Lucy tegas.


Alice menarik nafasnya dalam-dalam lalu membuangnya kasar sebelum menjawab pertanyaan Mami Lucy.


"Jadi Mam, teman Alice pernah melihat Paman Anthony di kasino di Las Vegas." jawab Alice.


"Apa?! Las Vegas! Jangan-jangan semua ini rencana Paman mu?!"


"Sepertinya begitu Mam." jawab Alice.


Rahang Mami Lucy mengeras mengingat sosok Anthony yang dari dulu memang culas.


"Mami kenapa? Mami baik-baik saja kan?" tanya Alice saat melihat wajah Mami-nya memerah.


"Dari dulu Mami memang sudah tidak percaya dengan Paman mu itu, tapi Papi mu yang terlalu baik itu selalu saja memberi kesempatan pada Paman mu, padahal sudah sering sekali Paman mu itu berbuat curang dengan Papi mu." ucap Mami Lucy.


"Maksud Mami?" tanya Alice sambil menaikkan satu alis-nya.


Mami Lucy pun menceritakan bagaimana tabiat ipar tirinya itu. Ya, Anthony bukan lah Paman kandung Alice, melainkan Paman tiri. Anthony adalah anak bawaan dari istri kedua Kakek Alice. Ibu kandung Papi Alex sudah meninggal sejak Papi Alex berusia enam tahun, kemudian Kakek Alice menikah lagi dengan ibu kandung Anthony dimana saat itu Anthony masih masih berusia satu tahun.


Anthony sudah berkali-kali ketahuan mengkorupsi uang perusahaan, meski jumlahnya tidak banyak tapi yang namanya korupsi tetaplah korupsi dan uang itu selalu dia pakai untuk bermain judi dan bersenang-senang dengan gundiknya. Tapi Papi Alex selalu saja memberi kesempatan pada Anthony dengan alasan kasihan, karena hanya Papi Alex lah satu-satunya keluarga Anthony dan Anthony lah satu-satu'nya keluarga Papi Alex, jadi Papi Alex tidak tega menelantarkan adik semata wayangnya itu meski adiknya itu bukanlah adik kandungnya.


"Dua tahun yang lalu, itulah terakhir kalinya Anthony berlaku curang. Setelah dua tahun, Anthony bersikap baik. Dia sama sekali tidak berbuat ulah. Tapi siapa sangka dua tahun hiatus berbuat jahat, ternyata Paman mu sedang merencanakan hal yang lebih jahat lagi daripada korupsi!" ucap Mami Lucy diakhir ceritanya.


Alice tercengang mendengar cerita Mami Lucy, karena selama ini dia tidak tahu cerita tentang keburukan Paman-nya itu, bahkan perihal Anthony bukanlah Paman kandungnya saja, Alice baru tahu hari ini.


💋 💋 💋


Bersambung...