
Saat Alice pergi, Max pun langsung memasang wajah seriusnya.
"Kok, ada yang ingin Max bicarakan." ucap Max.
"Apa? Kenapa wajah mu serius sekali?" tanya Mom Sye saat melihat wajah Max yang tiba-tiba serius.
"Mom, Max dan Alice berencana akan pergi ke Las Vegas." ucap Max.
"Untuk apa? Jangan bilang kamu ingin menjual Alice disana?" curiga Mom Sye.
"Astaga Mom!!!!! Apa tampang Max ini se-mafia itu? Alice itu istri Max, Mom! Mana mungkin Max menjual istri Max sendiri!" pekik Max mendengar tuduhan Mommy-nya.
Aku saja belum pakai, masa sudah mau ku jual! lanjut Max menggerutu dalam hati.
"Lalu mau bikin apa kamu membawa Alice ke Las Vegas?"
"Mmm... Ingin bulan madu Mom." jawab Max malu-malu anak kucing hutan.
"Bulan madu? Kenapa bulan madu ke Las Vegas? Apa konsep bulan madu di otak mu itu bermain judi sambil bercinta, hah!" lagi-lagi Mom Sye menuduh Max.
"Namanya bulan madu itu, ketempat-tempat yang indah, kalau perlu kamu sewa satu pulau untuk kalian berbulan madu. Bukan malah ke Las Vegas!" lanjut Mom Sye mengomel.
"Hish Mom! Mau-nya Max juga begitu, tapi ini permintaan Alice. Katanya dia ingin berbulan madu ke Las Vegas, dia ingin melihat bagaimana bentuk Las Vegas, sekalian mencari Om-nya itu." jawab Max.
"Yakin itu mau-nya Alice? Bukan mau mu?" curiga Mom Sye.
"Iya Mom, ini kemauannya Alice." jawab Max meyakinkan Mom Sye.
"Tidak, Mommy tidak mengizinkan! Kalau tujuannya ingin mencari Anthony, kamu kan sudah menyuruh orang untuk mencari Anthony, jadi untuk apa kalian kesana lagi. Disana terlalu berbahaya untuk Alice, kalau kamu yang mau pergi sendiri, ya tidak pa-pa." jawab Mom Sye.
"Bukannya Mom sangat ingin memiliki cucu. Ayolah Mom, Max mohon izinkan kami pergi ke Las Vegas. Max janji satu bulan setelan pulang dari Las Vegas, Mom akan mendapat kabar baik dari kami." rengek Max sekali lagi.
"Bukannya tadi kamu bilang sudah-"
"Belum Mom, Max belum tanam saham di pabrik produksi Alice tadi, kami baru pemanasan saja tadi, Alice baru mengizinkan Max menabung saham saat di Las Vegas nanti." jawab Max.
"Ayo lah Mom, masa Mom tega membiarkan anak bungsu Mom yang paling ganteng ini uring-uringan! Semakin cepat Max menanam saham kan semakin cepat Mom mendapatkan cucu dari Max." rengek Max.
"Cih! Seperti saham mu saham unggul saja!" decih Mom Sye.
"Woah.. Mom jangan sepele, ini saham kelas atas yah Mom! Kalau saja Max tidak memakai pengaman, mungkin cucu Mom sekarang sudah sebanyak bintang di langit, dari Sabang sampai Merauke!" balas Max.
Mom Sye memutar bola matanya malas mendengar kata-kata Max yang tidak tahu malu itu. Tak lama Mom Sye pun memikirkan tentang kata-kata Max perihal niat Max dan Alice berbulan madu. Benar kata Max, semakin cepat Max menanam saham di pabrik produksi Alice, semakin cepat juga kemungkinan Mom Sye mendapatkan cucu dari Max. Membayangkan sosok bayi mungil yang sangat lucu di tengah-tengah keluarga membuat Mom Sye pun mengizinkan Max dan Alice pergi Las Vegas.
"Baiklah, Mom izinkan. Tapi Mon tidak setuju kalau kamu membawa Alice ke kasino! Hubungi orang suruhan mu itu untuk lekas menangkap Anthony lalu sekap di suatu tempat, jadi kamu tinggal membawa Alice ke tempat dimana Anthony di sekap. Kamu paham?!"
"Kalau itu tenang saja Mom, Max juga tidak akan membiarkan Alice menginjak yang namanya kasino. Nanti sampai sana, Max akan terlebih dulu menagih janji Alice untuk melanjutkan kegiatan panas kami tadi di hotel dan akan membuat Alice terkurung selama beberapa hari di kamar hotel karena tidak bisa jalan." jawab Max tanpa ada rasa malu ataupun berdosa.
"Jangan seperti itu juga! Kasihan menantu Mom! Ingat jangan kasar-kasar dengan Alice! Bermainlah dengan lembut! Menantu Mom itu bukan seperti wanita-wanita pemuas ranjang mu yang bisa kamu bolak-balikkan seperti bantal guling yang sedang di jemur! Paham kamu! Awas saja kalau nanti Mom mendapat laporan dari Alice kamu bermain kasar dengan-nya! Mom pingit lagi Jalu mu itu!" ancam Mom Sye.
"Iya Mom, iya."
Setelah mendapatkan izin dari Mom Sye, Max pun pergi meninggalkan Mom Sye sendiri di ruang keluarga itu dan menyusul Alice ke kamar mereka.
💋 💋 💋
Bersambung...