Oh... My Sexy Girl

Oh... My Sexy Girl
Ke Las Vegas



"Mami tenang saja, Alice pasti akan menemukan Paman Anthony dan akan membuat dia membayar semua yang sudah dia perbuat pada keluarga kita." ucap Alice sambil memeluk Mami Lucy.


Bip.. bip.. bip.. bip.


Alarm di smartwatch Mami Lucy berbunyi, tanda kalau Mami Lucy harus segera menyuntik insulin ke tubuh-nya.


Mendengar bunyi alarm, Mbak Dina dan Mbak Lisa pun langsung bergerak menghampiri Mami Lucy.


"Mari Nyonya, kita suntik dulu." ucap kedua pelayan itu.


"Mami masuk dulu yah. Kalian jangan pulang sebelum Mami bangun." ucap Mami Lucy.


"Iya Mami, Mami tenang saja, kami akan menunggu Mami sampai bangun." jawab Alice.


Mami Lucy pun berdiri dari tempat duduknya, lalu pindah ke kursi rodanya. Setelah Mami Lucy pindah ke kursi roda, Mbak Dina pun mendorong kursi roda Mami Lucy dan diikuti Mbak Lucy dari belakang sambil membawa bunga dan kotak perhiasan yang tadi Max belikan untuk Mami Lucy, sedangkan buah-buahan dan kue-kue'an masih dibiarkan di meja menunggu pelayan dapur yang mengambil-nya.


Tak lama setelah Mami Lucy pergi, dua orang pelayan yang lainnya pun datang sambil membawa teh untuk Max dan Alice. Pelayan yang satu mengambil buah-buahan dan kue-kue'an dari atas meja setelah meja kosong barulah pelayan yang memegang nampan yang berisi cangkir teh meletakkan dua cangkir teh untuk Alice dan Max ke atas meja.


Setelah cangkir di letakkan, dua pelayan itu pun pergi dari halaman belakang membiarkan pasangan pengantin baru itu menikmati angin sepoi-sepoi di halaman belakang.


"Apa sudah ada kabar dari orang suruhan Mom Sye tentang keberadaan Paman Anthony?" tanya Alice.


Max menggedikkan bahunya, dia malas menjawab pertanyaan Alice. Max kesal karena uang pribadinya lah yang di pakai untuk menebus sertifikat pabrik dari bank dan membayar detektif tapi malah Mommy-nya lah yang mendapat pujian.


"Max aku serius!" kesal Alice melihat suaminya hanya menggedikkan bahu.


"Mana aku tahu. Kamu tanyakan saja pada Mommy! Bukannya tadi kamu bilang pada Mami-mu kalau Mommy ku yang melakukan semuanya, menebus sertifikat dan menyuruh orang untuk mencari keberadaan Paman mu. Jadi kamu tanya saja pada Mommy ku, sudah sampai mana pencarian orang suruhannya." jawab Max ketus.


Alice menaikkan sudut bibirnya, dia tahu kalau saat ini Max sedang ngambek.


"Ya sudah aku telepon Mommy kalau begitu." balas Alice lalu mengambil ponselnya dan mencari nomor Mom Sye.


Max mengambil ponsel Alice lalu mengakhiri sambungan telepon dengan Mom Sye.


"Kembalikan ponsel ku! Aku ingin menanyakan pada Mommy!" pinta Alice dengan suara yang meninggi.


"Diam dulu. Aku punya ide bagus untuk mu." ucap Max.


"Ide apa?" tanya Alice sambil menaikkan satu alis-nya.


"Daripada kita menunggu orang suruhan Mommy ku yang tidak jelas itu, bagaimana kalau kita langsung ke Las Vegas untuk mencari tahu." ucap Max.


Alice makin memperdalam kernyitan keningnya. Ia masih mencerna kata-kata Max.


"Bukankah lebih memuaskan kalau kita yang turun tangan langsung memergoki kebusukan Paman mu?" ucap Max lagi saat otak Alice masih mencerna kata-kata Max.


"Benar juga, tapi kan Las Vegas tempat yang asing untuk ku dan aku juga tidak punya siapa-siapa disana kecuali teman ku, Raka. Itupun tidak mungkin dia mau membantu ku karena dia juga harus bekerja." jawab Alice.


"Hish! Kamu itu menyimak kata-kata ku tidak sih! Tadi aku bilang 'kita', itu artinya kamu dan aku! Lagi pula siapa yang mengijinkan mu pergi ke Las Vegas sendirian, disana tempat yang sangat berbahaya. Disana sarang nya perjudian dan prostitusi, nanti baru sampai disana kamu sudah langsung ditawar lagi!" balas Max.


"Jadi kamu mau menemaniku kesana?" tanya Alice dan di balas dengan anggukkan kepala oleh Max.


"Sebagai suami yang baik aku akan membantu mu. Tidak akan aku biarkan orang yang sudah merusak kebahagiaan keluarga mu hidup bebas di luar sana. Pokoknya akan ku buat Paman mu menyesal sudah berbuat jahat pada mu dan Mami mertua ku." jawab Max dengan raut wajah yang serius. Padahal dalam hatinya dia menyeringai, karena apa yang dia lakukan saat ini adalah untuk membuat Alice terkesan dengan Max dan satu lagi, Max punya target di Las Vegas nanti dia harus bisa menanam benih di rahim Alice.


Sedangkan Alice, walaupun agak jijik dengan kata-kata Max tapi Alice cukup senang karena Max mau membantunya untuk mencari Anthony langsung ke Las Vegas.


💋 💋 💋


Bersambung...