Oh... My Sexy Girl

Oh... My Sexy Girl
Permohonan Mom Sye



"Kalau begitu kalian berdua menikah saja, biar kalian bisa bersama dua puluh empat jam." Ucap Mom Sye.


Mata Alice dan Max membulat lebar.


"Tapi Nyonya-"


"Hutang kamu lunas, kamu tidak perlu mencicil pada Max. Semua sertifikat pabrik akan kembali ke tangan mu dan Mom janji akan mengembalikan nama baik Papi mu dan membuat pabrik-pabrik Papi mu kembali beroperasi. Bagaimana?" Potong Mom Sye.


"Max gak setuju! Max gak mau menikah!" Tolak Max tegas.


"Diam kamu! Mau sampai kapan kamu seperti ini? Pokoknya kalau Mommy bilang A yah A, jangan membantah lagi! Atau kamu mau Mommy minta bantuan kakak mu untuk membuat mu menikah?!" Ancam Max.


Mungkin Max tidak terlalu takut dengan Mommy-nya tapi kalau dengan kakak-nya, Max sangat takut. Kakak semata wayangnya itu lebih kejam dari malaikat maut.


"Aaargh.. terserah Mommy aja!" Ucap Max. Max yang kesal pun beranjak dari tempat duduknya dan langsung keluar dari ruang kerjanya meninggalkan Alice dan Mom Sye.


Braaak..


Pintu yang di tutup kasar mengisyaratkan kekesalan Max yang di ubun-ubun.


"Anak itu.." lirih Mom Sye sambil menggelengkan kepalanya.


"Nyonya.."


"Alice, kamu mau kan menerima tawaran saya?" Tanya Mom Sye.


"Menikah itu kan sakral Nyonya, dan di jalani oleh dua orang yang saling mencintai. Tapi saya dan Om.. eh maksud saya Tuan Max kan-"


"Cinta bisa datang seiring waktu berjalan." Potong Mom Sye sambil menggenggam tangan Alice.


"Mommy mohon, hanya kamu yang bisa menyelamatkan putra Mommy dari jurang kesesatan. Umurnya sudah tiga puluh lima tahun, tapi sampai sekarang dia belum mau menikah dan hanya menikmati hidupnya dengan bermain-main wanita. Bukan Mommy takut tidak ada yang meneruskan Vellf Group, tapi yang paling Mommy takutkan, dia tua sendirian tanpa ada anak dan istri disampingnya, karena Mommy tidak akan mungkin hidup selamanya. Bisa saja besok atau nanti setelah Mom keluar dari sini Mom akan meninggal. Iya kan? Lalu Max dengan siapa? Siapa yang mengurusnya kalau dia sakit? Makanya Mommy sangat ingin dia menikah, tapi dia selalu mengatakan kalau dirinya tidak mau menikah." Ucap Mom Sye.


"Apa Tuan Max punya masalah dengan seorang wanita makanya dia seperti trauma menjalin hubungan dengan seorang wanita?" Tanya Alice.


"Sepertinya tidak. Mommy tidak pernah mendengar dia menjalin hubungan serius dengan seorang wanita. Tapi dulu Mom pernah mendengar dia punya teman wanita namanya Nora, tapi mereka hanya berteman. Tapi sudah tujuh tahun ini Mom tidak pernah mendengar kabar tentang Nora karena katanya Nora pindah keluar negri." Jawab Mom Sye.


"Ayo lah Alice. Mom mohon pada mu. Mom janji akan membersihkan nama Papi mu dan membuka lagi pabrik Papi mu." Ucap Mom Sye.


Alice menghela nafasnya kasar.


"Apa boleh saya memikirkannya Nyonya? Karena ini pernikahan, jadi saya tidak berani mengambil keputusan hanya kerena Nyonya mau membantu membersihkan nama Papi saya dan membuka kembali pabrik Papi saya."


"Tentu saja boleh Alice. Pikirkan lah baik-baik." Jawab Mom Sye.


"Dan satu lagi, jangan panggil saya Nyonya, tapi panggil saya Mommy. Oke." Kata Mom Sye lagi dan di balas dengan anggukkan kepala oleh Alice.


💋 💋 💋


Sementara di tempat lain, saat ini Max sedang mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh menuju apartemen Nico dan Ozcar. Nico dan Ozcar itu pengangguran konglomerat, meski mereka tidak bekerja tapi rekening mereka selalu gendut. Mereka tidak memusingkan perusahaan karena ayah mereka masih hidup dan lagi mereka juga punya saudara laki-laki yang lebih kompeten untuk menjalankan perusahaan orangtua mereka. Tidak seperti Max yang sudah tidak memiliki ayah dan hanya dia seorang anak laki-laki. Makanya setelah Ayah-nya meninggal Max lah yang menjadi tulang punggung Vellf Group.


Karena Nico dan Ozcar adalah pengangguran, sudah pasti jam segini mereka masih berada di apartemen mereka. Ozcar dan Nico tinggal di gedung apartemen yang sama hanya beda unit.


Tujuan Max kesana, untuk mencurahkan kekesalannya pada kedua sahabatnya itu. Berharap ada salah satu dari sahabatnya itu yang rela menjadi samsak tinju untuk Max.


💋 💋 💋


Bersambung...