
Setelah selesai menikmati sebatang rokok, Max pun masuk kembali ke ruang tidur. Sedangkan Alice, ia langsung memejamkan matanya pura-pura tidur saat melihat Max berdiri dari duduknya.
Begitu masuk ke ruang tidur dan melihat Alice sudah tidur, Max pun berjalan menuju cermin full body dan dengan penuh percaya diri Max membuka seluruh pakaiannya di depan cermin itu lalu melakukan peregangan otot-otot di depan cermin.
Karena tidak mendengar suara pintu kamar mandi terbuka ataupun tertutup, Alice yang penasaran apa yang sedang Max lakukan pun membuka matanya sedikit.
"Aaargh..." refleks Alice menjerit sambil menarik selimut.
Dan Max pun spontan memungut kembali pakaiannya lalu menutupi si Jalu yang sedang bobok ganteng.
"Dasar Om mesum! Ngapain begitu!" teriak Alice dari balik selimut.
"Kamu belum tidur?!" Max malah balik bertanya.
"Ya belum lah! Om ngapain begitu!" jawab Alice.
"Ya olahraga lah!"
"Ngapain olahraga sambil telanjang di depan cermin! Mesum banget sih!"
"Salah kamu sendiri, siapa suruh pura-pura tidur! Coba kamu gak pura-pura tidur, gak bakalan juga aku olahraga di depan cermin!" balas Max.
"Udah sana masuk kamar mandi!" perintah Alice.
"Iya, iya!" Max pun cepat-cepat masuk ke dalam kamar mandi.
"Aaaakh!! Mata ku ternodai!" geram Alice sambil menendang-nendang udara. Melihat penampakan si Jalu yang seperti lemper itu membuat Alice merasa kalau dirinya sangat sial. Seumur-umur baru itu pertama kalinya Alice melihat penampakan jarum beracun milik laki-laki.
Kenapa jarum beracun? Karena siapapun wanita yang terkena tusukannya bukannya mati melainkan malah KSP alias Kembung Sekitar Perut.
"Aaargh! Kenapa dia harus melihat si Jalu dalam keadaan bobok ganteng sih! Pasti Alice mikirnya si Jalu ini cebol!" gerutu Max.
"Maafin Abang yah Lu, gara-gara keteledoran Abang, Alice jadi lihat penampakan kamu yang kayak lemper gini." kata Max lagi sambil membelai si Jalu.
💋 💋 💋
Setelah hampir setengah jam berada di dalam kamar mandi Max pun keluar dari dalam kamar mandi, sengaja dia berlama-lama di dalam kamar mandi untuk menghindari Alice karena dia masih sangat malu Alice telah melihat Jalu yang masih seperti lemper. Dengan menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya, Max pun keluar dari dalam kamar mandi. Begitu memasuki ruang tidur, Max melihat Alice yang sedang tidur.
"Alice, kamu tidur atau pura-pura tidur?" tanya Max.
Bodoh! Pertanyaan macam apa itu! Mau dia pura-pura tidur atau tidak, tidak mungkin kan dia akan menjawab!
Gumam Max saat menyadari kalau pertanyaan yang barusan ia lontarkan sangat lah bodoh.
Max pun berjalan mendekati Alice untuk memastikan sendiri apakah Alice sudah benar-benar tidur atau hanya pura-pura. Mendengar suara dengkuran halus Alice, Max pun yakin kalau Alice sudah tidur.
"Ternyata dia sudah benar-benar tidur." gumam Max.
Max pun berjalan menuju ruang ganti untuk memakai pakaiannya. Setelah itu dia pun keluar dari ruang ganti dan langsung naik ke sofa yang sudah ia siapkan menjadi tempat tidurnya.
"Untuk mencapai tujuan yang kita inginkan memang perlu pengorbanan. Awas saja kalau sampai pengorbanan ku ini tidak berbuah manis! Aku sambangi perusahaan si Mbah Gugel!" gumam Max.
Max pun mengambil remote untuk memadamkan lampu ruang tidur itu dan menggantinya ke mode lampu tidur.
💋 💋 💋
Bersambung...