
Rara memutuskan untuk merawat Abram ke rumah nya mengingat ia memiliki banyak luka lebam di tubuhnya .
hingga pagi menjelang Abram baru pulang ke rumah , ia menghirup udara segar dekat pohon mangga di halaman, di depan. nampak seperti sekarang ia merasakan kenyamanan yang luar biasa pagi ini. selalu saja ada drama untuk kepulangan nya , karna lagi lagi Rara melarang nya untuk pulang karna mengingat lukanya masih belum sembuh. tapi siapa yang bisa menentang kerasnya kepala Abram ? , jawaban nya tidak ada.
ia masuk ke dalam rumah ,tidak di temui nya sang istri , kemudian matanya berpendar mencari sosok itu mungkin di kamar pikirnya, tapi tetap saja nihil , akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke taman belakang. dan ya di sana Selvia tengah duduk melamun ,
“lagi ngapain”.
sontak saja Selvia kaget mendengar suara bariton itu. kemudian ia bangkit dari duduknya dan berlalu meninggalkan Abram. ,ia yang bingung di tinggal pergi, akhirnya menyusul Selvia ke kamar .
“masih marah soal kemarin?”abram merapatkan tubuhnya dengan Selvia.
“hey, jangan diem gitu aja dong ,liat aku ay”
tiba tiba saja selvia menampar wajah Abram dengan keras . Abram kaget lah kenapa istrinya tiba-tiba seperti ini. ia langsung berdiri dengan apa yang istrinya lakukan.
“ini foto siapa ha?, foto siapa brengsek, apa kamu nggak tau beberapa hari kamu cuekin aku dan aku nggak tahu sama sekali ternyata kamu main api ya di belakang ” air mata Selvia sudah jatuh tanpa permisi.
Abram hanya dia melihat foto saat ia berpelukan dengan rara .
“udah cukup di kampus,di Bali dan sekarang kamu terang-terangan di depan umum, aku nyesel udah buka hati buat kamu Bram aku nyesel ” ia sudah memukul mukul dada Abram tapi yang di pukul tidak bergeming sedikitpun.
“aku benci sama kamu” .
“itu gak bener,dari mana kamu dapet foto itu?”
“kamu gak perlu tau ini dari siapa” membentak Abram dengan keras.
“kamu laki laki bajingan Abram kamu...” Selvia sudah tidak sanggup melanjutkan ucapannya.
“sini hp kamu” mencoba merebut dari
istrinya selvia segera membekap ponselnya.
“sini”
dengan kasar ia mendorong tubuh istrinya hingga jatuh di atas ranjang untung tidak ke bawah , dengan cepat ia mengambil ponselnya dan memeriksa pesan gambar itu dari siapa ya pesan itu dari Hadi mantan dari istrinya , mata Abram memerah menahan kesal kemudian di banting nya ponsel itu hingga berhamburan di lantai dan itu cukup membuat Selvia takut dengan tindakan Abram.
“jadi di belakang aku kamu diem-diem masih punya hubungan sama dia ha ” kini nada Abram sudah tajam dan marah .
“yang penting aku nggak pernah pelukan kayak kamu , dan itu cukup menjadi rasa terhormat nya aku”selvia membela dirinya.
“rasa hormat kepala mu” kini Abram sudah menendang meja dan kacanya berhamburan ke bawah .
“hancurin aja semuanya, lagian itu semua udah gak bisa membuat hubungan kita baik baik saja kan”
“iya ,memang tidak ada,semua ini omong kosong semuanya, aku berfikir dengan kepulangan ku kamu sambut dengan sebuah senyuman tapi nyatanya , hanya ada kata kata bodoh yang sering kau ucapkan , apa kau tidak lihat luka lebam di sekujur tubuh ku? seharusnya kamu khawatir apa yang sebenarnya terjadi bukan malah hanya menyalahkan aku atas kesalahan yang juga kamu perbuat , ” ia berteriak marah.
“karna kamu lebih memilih rara dari pada aku ,itu semua sudah keputusan mu kan , kalau kamu udah gak punya rasa sama aku , lepaskan saja semua nya, aku akan senang hati pulang ke rumah orang tua ku”
“sekali lagi aku dengar mulut kotor mu untuk berpisah ,ku habisi nyawa nyawa mu sekarang”
Abram keluar dari kamar sambil membanting pintu dengan keras, sedang Selvia ia sudah terduduk lemas menutup wajahnya yang menangis sesenggukan. ia benar-benar tidak mengenali siapa abram sekarang.
*****
Abram memutuskan untuk pergi ke club tempat rekan nya , saat ia masuk sudah di sambut baik oleh max, pemilik sekaligus penjahat bayaran yang di sewa Abram .
“kamar biasa ,aku dengar ada peliharaan baru mu ”
“tentu saja ,minumnya ?”
“kau lebih tau selera ku ” ia berjalan menuju kamar yang di pesan nya tadi .
“dia tidak pernah berubah, selalu saja ingin terlihat menjadi seorang yang liar” max bermonolog sendiri sambil memanggil beberapa wanita untuk menemani Abram di dalam kamar.
_______
“gimana loe suka sama pelayanan nya ?” max bertanya sambil melihat ke arah lima gadis sexsy yang di sebrang nya .
“tidak mengecewakan lah ya”
“sangat”
“apalagi saat lidah nya menjulur beberapa kali ”
“itu koleksi termahal bram” di lanjutkan dengan suara tertawa mereka .
“kalian boleh pergi sekarang” max mengusir para wanita itu .
“ooo iya , terima kasih udah nemenin , ini tips buat kalian” Abram memberikan segepok uang pada salah satu dari mereka.
“terima kasih” mereka berlima pun keluar kini tinggal max dan Abram di dalam kamar tersebut.
“kalo ada koleksi baru langsung kasih tau aku max”
“yoi lah, asalkan loe tau lah” .
“tenang aja ,mereka lagi mengurus pelelangan nya”
“ooo, ya kadal loe yang bercorak keren itu dari Australia ya ” lanjut Abram .
“iya ,dapet nya dai tanzania mereka juga melakukan penjualan ilegal di sana ”
“gilak jadi loe yang ngilang gak ada kabar ternyata ke sana ” dan lagi lagi mereka berdua tertawa terbahak .
ya ternyata peliharaan yang di maksud adalah koleksi hewan reptil milik max yang memang sangat keren dan langka , dan tentu saja mendapat kan nya dengan bantuan Abram . cuma yang satu ini kadal Australia yang max sendiri berusaha menebus indahnya tanzania .
“gak juga lah Bram, gue udah dapet semua bukti tentang kelakuan bangsat cowok dari guru loe itu”
“bener ,mana ini yang gue tunggu dari dulu ”
“Ridar sudah mengecek nama nam investor yang terlibat dalam pertaruhan nya , dan lebih bangsat nya lagi dia sering tidur dengan berbagai macam jenis perempuan mau itu pelacur kek apa kek, emang bahaya tuh orang”
“terus, apalagi yang di ketahui ridar?”
“guru loe di jadiin nya taruhan Bram , kalo sampai dia kalah maka si via jadi taruhan laki laki bandot tua orang yang salah satu pemilik saham terbesar di perusahaan Hadi ”
“kalo menang?”
“well, dia akan dapat keuntungan saham yang meningkat Bram , dan sumber nya ini bukan main-main ini langsung dari bapak Oky juandra , salah satu pemegang saham yang menolak adanya taruhan bodoh itu”
“ok, rencana akan kita jalanin pas acara pernikahan nya akan di mulai , gue mau ridar terus ikuti dia ke mana pun ,habis itu kita jalankan misi untuk menyekapnya di gudang tua ” . dan diangguki max selaku kepala penculikan Hadi.
__________
Abram sudah duduk di sofa hanya diam tanpa tertarik melihat wanita sexsy yang sama menemani nya waktu itu ,tapi ia merasa asing dengan seorang wanita yang sudah duduk di hadapan nya , dia tidak terlalu sexsy tapi cukup cantik .
max masuk ke dalam kamar tersebut dan juga ikut duduk di dekat Abram .
“namanya Nindy orang baru ,masih muda juga dia yang aku suruh bagian rawat peliharaan” lanjut max .
“yang lain boleh keluar, kecuali Nindy” dan semua wanita sexsy itu keluar.
“kenapa ?”
“max, peliharaan baru mu keren , tapi kerenan yang ini ” melirik arah Nindy.
max hanya tersenyum simpul dengan apa yang di katakan Abram tidak biasanya dia tertarik dengan wanita selain istrinya sendiri .
Nindy
TBC♥️♥️♥️♥️
udah clear ya , tentang abarm ke club malam itu sedang apa! SO kita akan lebih jauh traveling tentang Abram yang sebenarnya dan juga tentang Hadi