
“dia adalah....istri ku ”
ungkapnya dengan jelas dan membuat mata Rara dan roman terbelalak kaget .
“apa”mereka berdua kaget bersamaan.
“iya benar” Selvia juga membenarkan apa yang di katakan Abram.
bahwa semuanya memang benar . dia juga tidak kuat berbohong, bagaimana pun Abram sudah memiliki dirinya secara utuh . daripada Abram semakin dekat dengan wanita lain mending ia mengaku saja .
“ini bener” nampak Rara minta sebuah Jawaban pada Abram dan di angguki Abram .
“jangan ngadi-ngadi deh” roman mulai tidak percaya.
“emang kenapa?” lihatlah mata Abram seperti ingin mencabik mangsanya .
“ok,santai jangan tegang ” roman mengangkat kedua tangan nya .
“via, balik ke hotel sama aku sekarang , dan siapa tadi namanya roman ,aku titip perempuan cerewet itu. antar dia di penginapan dengan selamat ” sudah menarik tangan via menjauh .
“lepas Bram ”
“kenapa gak bilang kalau datang” .
sudah masuk ke dalam taksi untuk pulang ke hotel tempat Abram menginap dan Selvia juga kaget karna jalanan menuju tempat Abram menginap searah dengan nya. fix dugaan Selvia benar mereka sudah tiba di penginapan .
“kenapa bengong”
“aku nginep di sini juga ”.
Abram kaget mendengar nya kenapa bisa kebetulan begini sih.
“kamar nomer berapa ” sambil berjalan beriringan masuk ke dalam lift
“234”
“aku 233, Rara 232 kok bisa kebetulan ya ” cengengesan tanpa dosa sama sekali .
“ooo,jadi kamar nya juga dampingan ya”
“sengaja sih ,biar nanti Rara gak nyasar pas mau keluar ”
“ooo, sengaja ...harus banget ya dampingan ” pintu lift berdenting menandakan mereka sudah tiba di lantai kamar.
“yuk, ke kamar aku”
“aku kan pergi nya sendiri ngapain juga ke kamar kamu”
“lah, bukan nya kamu nyusul aku takut di selingkuhi kan? ” menggenggam tangan Selvia yang terlihat sangat cantik ketika marah begini.
“enggak mau”
“hey, aku hanya bercanda kok , aku tau kamu marah pas aku gak telpon kamu balik berulang ulang kan ya kan” menunduk menyetarakan wajahnya dengan sang istri yang sedang menahan kesal wajah cantiknya berubah merah padam melihat ke arah abram yang masih sangat santai itu .
“lepasin tangan kamu ”
“maaf ya, aku janji gak bakal bikin kamu marah lagi ,tapi akan buat kamu semakin cemburu”
“aku nggak cemburu abram”
sedangkan ia hanya diam saja tidak merespon apa yang Abram katakan ia masih berusaha melepaskan dirinya.
“sini bentar,” langsung masuk setelah berhasil membuka pintu kamar nya karna dari tadi istrinya berontak .
“duduk dulu, mukanya jangan di tekuk gitu ”
“kenapa kamu kunci pintunya ” sudah berteriak di depan wajah Abram yang sedang mensejajarkan dengan dirinya .
“hujan lokal” .
“apaan sih kamu ,engga!! ”
“ngga kok muka nya kesel sih buk ” . Abram menaik turun kan alisnya .
“tadi pagi keluarga mu ke rumah dan bilang semuanya, stop bertindak sesuka hati kamu , kalo ada masalah kan bisa ceritain ke aku emang nya aku siapa sih bagi kamu ” . Abram langsung terdiam dengan penuturan istrinya yang tambah kesal dengan nya.
“ya maaf, aku janji akan ceritakan apapun masalah ku nanti sama kamu”
tanpa di duga tiba tiba saja abram mencium lembut bibir ranum istrinya semakin dalam dan semakin menuntut haknya.
ia sekarang berada di bawah Kungkungan Abram sepertinya kejadian adegan ranjang akan di mulai lagi .
tangan Abram sudah liar menyusuri setapak demi setapak seluruh tubuh istrinya tanpa pikir panjang ia sudah merobek kemeja istrinya.
Selvia tidak perduli lagi dengan apa yang terjadi yang terpenting sekarang ia sudah tidak marah lagi dengan suaminya .
dengan pelan Abram juga sudah membuka seluruh pakaiannya dan jadilah dua manusia full naked itu di bawah selimut.
“akh.....” ******* Selvia mulai menari nari di telinga Abram.
dan ia semakin gencar menaklukkan tubuh indah itu. kamar mereka sekarang di penuhi suara-suara ******* yang amat memekik . melewati malam panjang tanpa makan malam tapi kenapa Abram masih sangat perkasa menumbangkan istrinya.
“akh....Abram akh akh...” .
“keluarkan sayang ” Abram menghentak kasar gagang nya pada pintu sang istri .
sungguh rasanya Selvia merasa mabuk kepayang dengan permainan bocah ini , dari setiap sentuhan terasa sangat nyaman . butiran keringat menetes dari keduanya tak membuat abram berhenti membuai istrinya dalam surga duniawi .
pertempuran itu terjadi lebih lama dari biasanya , Abram benar benar memakan istrinya, semoga Selvia besok masih bisa berjalan skskk
TBC♥️♥️
eneng : kagak capek Vi melayani suami yang gak ada akhlak begitu
Selvia : namanya aja udah sah Thor
Eneng : via kenape sih?, mau banget nurutin si bocil
Abram : jangan dengerin dia Vi , Eneng itu iri aja karna belum nikah 🤣🤣🤣
Eneng : 😡😡😡
Abram : lari Vi
Abram menarik tangan via berlari terbirit-birit di dunia halu nya Eneng 🤣🤣🤣🤣🤣