
sore ini mereka memutuskan untuk kembali ke Jakarta ,karna Abram juga sudah bertemu dengan anak-anak dan juga anaknya mamang . dan semua urusan di sini juga sudah selesai untuk apa menunda semuanya kebetulan besok juga ia masuk kuliah. saat ini mereka sudah di dalam mobil .
“sudah siap” di angguki Selvia .
_____
“vi, bangun makan dulu” Abram membangun kan istrinya yang tertidur pulas karna pertempuran tadi pagi mungkin membuat nya lelah .
“heeeeem nanti aja ma”
“ceh,aku suami mu” .
“ayok ,cepetan kita pulang nanti sore ,kan ada janji ketemu anak-anak ”
Selvia mengerjabkan matanya dan tampaklah wajah Abram sudah sangat dekat dengan wajahnya .
“bram aku capek” Selvia lemah .
“hey, nona bangun, aku menyuruh mu makan sayang ,bukan yang lain” Abram mengambil nampan makanan nya dan di berikan pada Selvia .
“aku keluar dulu, nanti biar aku aja yang membersihkan semuanya ” .
“maksud mu?”
“sprei nya ada bercak darah, biar aku aja yang cuci ,nanti soal pakaian biar di tinggal di sini saja ”
“nggak usah gila kamu”
“becanda sayang, aku akan buang nanti”
“terserah deh,aku pake baju apa pulang ke rumah?” .
“baju apa kek yang penting nggak pendek ,aku nggak suka. ”
“iya , lagian semuanya udah milik kamu kan” Selvia kesal juga dengan ke posesifan suaminya. kenapa di berubah menjadi sosok menyebalkan sekarang, apa apa tidak boleh ia lakukan , dan lihat lah tubuhnya yang terdapat banyak kissmark dari suaminya , tentu saja dia tidak mau ada yang melihat bekas mereka bercinta semalam .
“kamu menerkam leher ku sangat keras Vi” menunjukan lehernya yang membiru.
“salah sendiri,kapan kita pulangnya ”
“habis dari ketemu sama anak ”
_______
pukul sebelas malam mereka baru tiba di rumah minimalis itu . pak Aryo membukakan gerbang dan buk Sumi membuka kan pintu untuk majikan nya , dengan langkah gontai Selvia menuju kamar karna tubuhnya benar - benar capek sekarang.
bagaimana tidak capek saat perjalanan pulang masih sempat sempat nya Abram mengajak nya untuk singgah sebentar ke hotel untuk mengulangi kejadian tadi pagi , dasar suami mesum udah dapet sekali masih mau nambah lagi. aduh memang ya tenaga laki-laki semuanya kuat untuk tempur di ranjang .
saat senyum malu-malu sang surya menelisik ke dalam kamar pasangan suami istri yang yang sedang di Landa kelelahan luar biasa dengan santai dan cantik semburatnya semakin tajam menohok mata Abram , dengan cepat dia bangkit dari ranjang dan melihat arloji ternyata sudah pukul setengah tujuh pagi, dan ia bergegas menuju kamar mandi .
sekitar 15 menit berkutat, di dengan mandi dan menggunakan pakaian casual untuk kuliah , ia tak sengaja melihat istrinya yang masih bersembunyi dibalik selimut sambil sesekali dengkuran halus itu terdengar di telinga nya.
Abram mencoba membangun kan istrinya yang sedang terlelap itu .
“vi,bangun dulu sarapan ,habis itu tidur lagi” Abram menggoyang pelan bahunya.
“emmm”
“ayo, bangun bentar aja”
“nanti aja,aku ca...” kembali mata itu tertutup semakin mengeratkan selimut nya.
“ok, aku pergi dulu, kamu baik baik ya di sini, nanti biar aku suruh buk sum antar sarapan kamu.
”abram segera turun dan menemui art nya yang tengah menata menu sarapan .
“sarapan dulu den”
“ oo,iya . nanti ibuk naik ke atas antar sarapan via ya , roti bakar setengah gosong dua lembar, terus minum nya jus orange kental sama satu lagi dia juga suka makan pasta , bentar lagi kurir nya datang, jadi buk sum tinggal ambil aja ,satu lagi teh hijau, jangan lupa nanti pas mau menghidangkan pastanya kasih daun mint di atas nya karna dia suka , menu nanti siang kasih dia steak barbeque , untuk dessert nya di pake kue belinya di tempat biasa . terus minumnya nanti fruit water, dia suka semangka sama seledri pagi ini ibuk bikin aja di taruh di kulkas , dan kalau sore dia suka makan salad buah . nanti kalo stock bahan di kulkas ibuk bisa beli pake ini dan untuk makan malam aku mau ajak dia makan di luar aja ”
Abram memberikn kartu debit nya. buk sum hanya mengangguk pasrah, bagaimana bisa dia mengingat semuanya dengan cepat. mau tak mau akhirnya ia hanya mengangguk.
“dan satu lagi buk, bikinkan dia wedang jahe merah ya ” .
“iya den” buk Sumi tersenyum masam .
“ya, sudah Abram pergi dulu”
“sarapan nya den” .
“udah janji sama teman makan di kampus”
abram melihat Rara yang sedang berjalan di koridor, sambil membawa laporan tugas mereka kemarin. dan untung saja ia tidak telat kalau sampai telat bisa habis dia di nyinyirin cewek satu ini . tapi ada yang begitu aneh pagi ini , semua mahasiswa dan mahasiswi berbisik bisik seperti membicarakan tentang dirinya ,biasanya mereka hanya diam sambil tersenyum tapi pagi ini serasa ada yang aneh terjadi tiba-tiba saja ada seorang mahasiswa yang mendekatinya sambil berdecak kesal.
“pantas saja ,loe di idolakan selain tampan loe juga dari keluarga konglomerat ya, apa jangan-jangan loe masuk di kampus ini pake suap ya , atau nggak orang dalem” ia berlalu begitu saja dengan teman teman nya.
“apaan ”
“kamu penuh kejutan banget sih Bram ” lanjut seorang perempuan yang sudah ia ketahui siapa itu .
“hem” berlalu dan berlari kecil menghampiri Rara.
“ra,tunggu” Abram memegang bahu wanita itu.
“bram, mending kamu jauh-jauh dari aku”
“kenapa?” .
“bram apa kamu nggak tau, semalam di grup kampus sedang heboh membicarakan kamu, apa kamu nggak liat media online sekarang” Rara kesal dan langsung menjauhi nya.
seketika Abram tersadar dan dengan segera ia melihat apa yang terjadi.matanya terbelalak melihat apa yang di tulis media tentang kebenaran private status nya . dan di sana ada caption bertuliskan
"my familly♥️♥️"itu adalah postingan Instagram Ariana yang wajah Abram di tutup tapi terungkap dengan gambar satunya yang jelas menampakkan wajah nya .
banyak artikel yang berspekulasi buruk tentang dirinya , bahwa ada yang mengatakan Abram sakit, terbuang bahkan Anak angkat keluarga Saputra.
wajahnya sudah memerah menahan kesal luar biasa . bagaimana bisa dengan cara seperti ini status nya di ketahui . dengan langkah cepat ia pergi dari kampus tak perduli banyak tatapan membunuh dari yang lain yang seakan mencemooh dan akan menjilat padanya.
kalau seorang wanita memandang nya dia sudah biasa tapi saat ini tatapan wanita itu seperti kelaparan untuk di puaskan .
saat ini motor nya sudah terparkir cantik di rumah utama dan dengan gerakan kasar Abram menendang pintunya . dan semua keluarga yang berkumpul membahas masalah yang baru terjadi kaget mendengar pintu di dobrak begitu saja, dan mereka tidak heran lagi siapa yang datang. ia adalah Abram putra ketiga keluarga Saputra yang memiliki temperamen yang tinggi .
“kenapa semua nya bisa terungkap kayak gini” matanya sudah memerah menahan kesal .
“tenang dulu sayang, duduk dulu” mami mencoba membujuk putranya.
“ini semua gara-gara Ariana , udah gue bilang gak usah posting apapun di Instagram yang ada gue nya , kenapa loe ngeyel sih ” menunjuk wajah kakaknya.
“abram, jaga etika mu” kini Daddy yang bersuara .
“gue kan gak liatin wajah loe juga kan” bersedekap dada .
“udah tenang dulu”
“gimana aku bisa tenang dad, saat mereka gak tau aku siapa saja sudah banyak memuja anak mu ini”
“maksud mu” .
“dad, kemampuan ku sekarang di ragukan ”
“tidak ada yang meragukan dari kamu, tenang dulu dad akan bicara dengan pers siang ini”
“semua ini gara-gara ariana”
“kok gue sih, emang udah saatnya publik tau kan”
“gue nggak mau”
“kok loe teriak sih” sudah berdiri untuk melawan Abram .
“sudah” sekarang suara Daddy
wajah Abram sudah memerah ia memutuskan untuk pergi dari rumah utama dan menuju kampus untuk melakukan sesuatu , sepertinya ia butuh ketenangan sekarang , mungkin dengan berpergian ia akan jauh lebih baik lagi .
**author pov : anak² ,ibuk² ,nenek². Eneng tau ,kalian pasti pengen minta part ena² nya di banyakin yakan tapi Eneng takut ... soalnya Eneng belum nikah . nyak takut dosa .faham kan 👍
nanti Eneng pikirin lagi deh🤣🤣
like
comment
vote
kalo yg baca banyak like, comment apalagi yang vote Eneng berterima kasih banyak 🤗🤗🤗.
semoga kalian selalu sehat pada masa pandemi di negri tercinta kita ini ya♥️♥️
semangat pejuang covid😷💪💪💪💪, kita kuat karna kita satu, satu untuk Indonesia 🇮🇩🇮🇩🇮🇩**