
Selvia di buat semakin gila oleh tingkah Abram yang melakukan semua itu dengan versi kelembutan bagi via.
dan Selvia benar benar tidak tahan sekarang akhirnya desahan yang ia tahan keluar begitu saja. bahkan Abram semakin gencar mengecup semua bagian tubuh istrinya.
“akh....”
“aku akan pelan” tangan Abram sudah merayap di benda sintal istrinya dengan gerakan lembut dan penuh kenikmatan memudahkan Abram membuka seluruh pakaian istrinya dengan sempurna kini teronggok tubuh mulus nan seksi yang terbakar gairah itu, begitupun dengan nya yang sudah membuka seluruh pakaian nya jadi lah dua manusia full naked di dalam selimut .
Abram mencium seluruh leher istrinya kemudian semakin turun ke arah dua gunung kembar yang sudah menegang menantang nya untuk segera di lahap . Selvia meremas rambut suaminya yang sedang bermain-main dengan gundukan itu desahan demi desahan sudah tidak bisa ia tahan lagi, karna kelihaian Abram bermain di sana sudah membuatnya terkesan .
“aku mulai ya” tangan Abram sudah memegang kepunyaan nya yang sudah tegak dari tadi dan di angguki Selvia .
“akh ..pelan-pelan Bram sakit” air mata Selvia sudah jatuh membasahi pipinya , baru aja ujungnya Selvia sudah menangis apalagi kalu semua yang masuk , bisa meraung-raung dia .
“ini pelan kok ,vi . o iya kamu tau nggak sih ada cicak yang sedang kawin” Abram hanya memainkan miliknya di area istrinya , sadar tidak sadar itu adalah cara yang bisa membuat Selvia rileks saat pemasukan akan segera di lanjutkan .
“di mana?” mulai mencari yang di bicarakan Abram .
“itu” Abram menunjuk dengan mulutnya di atas sandaran ranjang. saat Selvia melihat ke atas dengan cepat Abram menancapkan bom atom miliknya dan bum....( pecah)
“auh.......” air mata Selvia semakin deras jatuh sambil dengan keras dia meremas bahu Abram karna jujur saja saat bom itu masuk rasanya sakit sekali .
“aku akan pelan” mengusap Surai rambut istrinya.
“au...cepat Bram ini sakit” . akhirnya Abram mulai permainan naik turun nya dengan lembut ,kemudian ia menghentak - hentak dengan cepat. , sedang Selvia yang awalnya merasa sakit luar biasa lama kelamaan rasa itu berganti dengan kenikmatan yang luar biasa .
“abr....ah ..ah ..ah ..”
“yes, honey ya, ” semakin mempercepat ritmenya .
“akh.....aku” .
“sebut sekali lagi babby”
“aku mau pipis” .
“keluarkan semuanya sayang, keluarkan” abram tau kalau Selvia sudah mencapai klimaksnya dan kemudian ia pelan-pelan menurunkan ritme gerakan nya, tapi ia masih saja tidak berhenti , yang awalnya ruangan itu dingin kini menjadi lebih panas karna olah raga malam yang menguras tenaga, Abram semakin lihai saja bermain di atas tubuh istrinya dan Selvia mencengkram erat leher Abram. dan setelah pertempuran memakan hampir satu setengah jam pun berakhir , Abram kemudian mencium seluruh wajah Selvia yang pucat dan di basahi keringat .
“terimakasih” Abram sudah berbaring di samping istrinya dan memeluk nya dengan erat . hingga nanti sang Surya sendiri yang akan membangunkan mereka .
♥️♥️♥️♥️
Selvia mengerjakan matanya beberapa kali untuk menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam kamar, terlintas bayangan adegan panas mereka semalam dan kenapa dengan bodoh nya ia merelakan miliknya untuk Abram , tapi tunggu kan dia juga menikmati nya , tubuhnya serasa remuk semua untuk bergerak saja rasanya susah sekali . dan lihatlah ternyata bocil itu memeluknya dengan sangat erat seperti tidak mau berpisah .
“mau ke mana hem” Abram berbisik di telinganya .
“kamar mandi, badan aku lengket semua ” .
“bareng ya” sambil mengusap rambut istrinya dan Selvia menggeleng .
“aku tidak akan minta lagi” .
“aku dulu baru kamu” .
“emang bisa jalan” .
“bisa ” padahal mah sakit banget tuh badan karna habis di gerogoti bayi raksasa . tanpa aba-aba Abram langsung menggendong tubuh mungil istrinya akhirnya ia hanya pasrah , toh kalaupun di tolak bocah sableng yang satu ini keras kepala ya mau gimana lagi.
Abram dengan pelan menurunkan tubuh vulgar Selvia ke dalam bathtub dan Selvia sangat amata malu karna semuanya terekspos begitu saja di depan Abram sedangkan Abram sudah memakai boxer nya mana adil begitu .Abram tau istri nya menahan kesal dengan gerakan cepat ia membuka penutup di bawahnya sontak membuat Selvia kaget dan menutup mata dan mulutnya .
“jangan malu lagi, semalam kau menikmati nya bukan” tangan Abram sudah mulai bergerilya lagi di tempat sensitif istrinya.
“abram udah ”
Abram tak patah arang kemudian ia kembali mencium tubuh istrinya. dengan cepat ia mengangkat tubuh itu kembali ke ranjang dan mengulangi kejadian semalam , Selvia sudah kehabisan kata-kata, karna ia juga sudah terlanjur gak perawan lagi , ya mau bagaimana? .
“kamu nggak capek apa” nafasnya ngos-ngosan selesai melakukan adegan panas dengan suami ABG nya itu .
“enggak sama sekali ”
“dasar”
“udah sini ,tidur lagi” Abram memeluk tubuh istrinya .
hingga mereka lupa bahwa pagi ini mereka akan bertemu anak-anak dan melupakan sarapan pagi yang sudah di bikinkan teteh Lisna .
TBC♥️♥️♥️
**LIKE
COMMENT
VOTE
LOVE BERTEBARAN DI MANA MANA**