My Teacher is My Wife

My Teacher is My Wife
aku ,kamu dan gerimis



malam ini Abram sudah beres beres karna pagi pagi-pagi sekali ia harus pindah rumah . ya Abram memilih pindah dan tinggal di dekat kampus kebetulan juga ia bisa leluasa kerja di caffe .


“semuanya udah kan,dan gak ada yang ketinggalan?” Selvia mulai mengecek apa apa sajakah yang di butuhkan suaminya.


“udah semua kok, kamu tenang aja, oo ya vi soal keamanannya kamu tenang aja satpam standby terus di depan dan ada juga di belakang ,nanti ada buk Sumi yang akan nemenin kamu di rumah , dia adiknya buk Arum pembantu di rumah jadi kalau kamu capek atau males masak kamu minta aja buk Sumi yang ngerjain ya” Abram menatap istrinya yang sedikit melamun .


“iya, terus kamu juga jaga kesehatan dan jangan makan makanan instan ya, kalo laper makan aja di rumah,kalo kamu udh nyerah pulang aja kali” di Sertai kekehan . ia mengangguk sambil tersenyum manis.


****


pagi ini Selvia sudah membantu suaminya mengangkat koper di masukan ke bagasi mobil . Selvia akan mengantar Sumi nya ke tempat tinggal Abram yang katanya dekat kampus sekalian juga ia akan ke sekolah pagi ini. sedang Abram menggunakan motor nya untuk berangkat. berhubung Abram tidak punya jam kuliah jadi dia bisa beresin semua barang nya di tempat baru nya . hampir setengah jam menempuh perjalanan ia akhirnya sampai di tempat tujuan.


“kamu beneran sendiri di apartemen ini?” Selvia sudah membuka bagasi mobil .


“ya, karena gak punya temen” Abram ulai membawa koper nya.


saat ini mereka sudah berada di dalam lift dan apartemen Abram berada di lantai sepuluh lantai paling istimewa di sana. karna apartemen tempat ia tinggal adalah milik Revian jadi auto itu miliknya, karna Revian sendiri yang memberikan nya pada adiknya Abram .


“paswordnya tanggal nikah kita ya” Abram mulai memencet digit digit angka apartemen nya . mereka langsung masuk , Selvia terperangah melihat kemewahan tempat tinggal sang suami .


“bagus nggak” Abram menyeret kopernya ke dalam kamar . Selvia enggan mendengar kan dan langsung berjalan ke balkon . betapa indah pemandangan kota Jakarta dari bawah sini, bahkan terlihat kendaraan tersendat sendat macet yang sudah mengular .ia kagum sangat kagum dengan situasi seperti ini . rintik hujan Mai berjatuhan dari langit , langit ibukota sekarang gerimis,ia menikmati tetesan demi tetesan air dari Tuhan yang kental dengan aroma menyengat indah nan menyejukkan .


“bagus ya?” . Selvia mengangguk mendengar suara Abram.


“kamu pasti seneng di sini bisa tiap waktu liat pemandangan Jakarta”


“tidak ada yang indah, kalau nggak ada kamu nggak akan ada keindahan apapun ”


“belajar supaya sukses, bukan gombal biar stres” ia terkekeh dengan guyonan nya pada suami bocil nya ini .


“ish....dasar kaum rebahan”


“berarti kamu istri nya kaum rebahan juga lah”


“ooo iya aku lupa ,eh lebih tepatnya pacar dan hubungan platonic”


“pengen gigit”


mereka tertawa bersama sambil menikmati gerimis yang membasahi bumi dan selvia melupakan untuk ke sekolah karna begitu terbuai dengan suasana .


****


“ternyata dia benar menikahinya ya” seorang laki-laki mengenakan pakaian casual sambil melihat foto pernikahan Selvia dan Abram .


“cukup , kamu tidak perlu lagi mengikuti mereka , karna sudah saatnya aku menjalankan rencana ku untuk merebut kembali Selvia dalam pelukan ku” ia berdiri dan berlalu begitu saja.


saat ini Abram mengantar istrinya sampai di parkiran mobil istrinya karna mengingat waktu sudah hampir siang jadi ia cepat bergegas pergi ke sekolah .


“inget Vi jaga kesehatan” Abram melambaikan tangan nya.


“kamu juga ” menginjak pedal gas mobil perlahan dan pergi dari tempat parkiran .


**TBC♥️♥️♥️


SIAPA YA YANG INGIN MENGAMBIL SELVIA DARI ABRAM??🤔🤔🤔🤔


Eneng jadi bingung 😕😕😕😕**