
sperti hari hari biasa saat ini jin sedang berjalan di lorong sambil membaca buku. namun saat sedang asyik membaca buku tiba tiba.... BRUK!!!! jin terjatuh.
"hahaha makan tuh lantai" murid 1
"orang orang ciumnya bibir ini ciumnya lantai" murid 2
kemudian para murid murid nakal itu pergi dari hadapan jin. namun sebelum pergi salah satu dari mereka menendang buku jin sampai terseret lumayan jauh lalu setelah itu mereka langsung pergi dengan tawa jahat nya.
"mereka jahat sekali dengan ku padahal aku tidak ada salah apapun dengan mereka hiks... hiks... eomma appa tolong aku... aku sudah nggak kuat seperti ini aku ingin menyusul kalian" ucap jin sambil menangis
y/n, tzuyu pov
"kamu nanti ngajar kelas berapa?" tanya tzuyu "aku akan mengajar kelas ipa 3" kata y/n "oh itu ada jin juga dong?" tanya tzyuyu dan y/n mengangguk.
disaat mereka sedang asyik mengobrol tiba tiba pandangan y/n tertuju ke salah satu murid yang terjatuh di lorong
"eh itu bukannya jin?" tzuyu bertanya lalu y/n memicingkan matanya dan benar aja itu adalah jin
"oiya bener tuh itu jin" ucap y/n
"dia kenapa ya? kok kayaknya dia nangis?" tzuyu kebingungan
kemudian y/n dan tzuyu menghampiri jin yang sedang menangis itu.
End y/n, tzuyu pov
back to jin
"bu y/n?" jin terkejut karena yang menepuk pundaknya adalah bu y/n dan ia tidak sendiri ia bersama bu lucu alias bu tzuyu.
"kamu kenapa nangis?" tanya bu y/n awalnya jin hanya diam saja.
tzuyu pov
"ini kesempatan ku untuk mendekatkan mereka berdua. aku harus pergi" ucap ku dalam hati.
"y/n aku pergi dulu ya ada urusan" kata ku dan y/n mengiyakan. lalu setelah itu aku pun pergi meninggalkan mereka berdua.
"selamat bersenang-senang kalian berdua" gumamku dalam hati sambil tersenyum
End tzuyu pov
back to y/n dan jin
"jin kamu kenapa menangis? kamu dibully lagi?" tanya y/n dengan lembut sekali dan jin hanya mengangguk pelan. kemudian y/n mengangkat dagu jin sedikit dan mulai mengelus rambut jin lembut
"jin... kalau kamu dibully jangan menangis dan lemah seperti ini, kamu harus kuat dan berani menghadapi mereka jangan hanya menangis meratapi nasib kamu" kata y/n dengan lembut "tapi aku sudah tidak kuat bu... aku sudah capek dibully terus. aku tidak tau salah ku apa sama mereka tapi mereka membully ku terus. mereka membully ku dengan menyiksa dan mengatai ku bu.... aku dibilang culun, dekil, najis, dan segala macam. aku sudah tidak tahan bu... aku ingin mati aja menyusul eomma, appa" kata jin sambil menangis tersedu-sedu.
kemudian y/n mensejajarkan diri nya dengan jin lalu berkata "jin... kamu tidak boleh seperti itu.... kamu tidak boleh menyerah begitu saja... kamu harus kuat menghadapi semua ini dan jika mereka semua membully kamu lagi maka kamu harus berani menghadapi mereka karena jika kamu takut menghadapi mereka maka mereka akan semakin senang membully kamu. dan untuk urusan penampilan kamu culun menurut ibu penampilan kamu tidak culun malahan kamu sangat menggemaskan seperti ini. jangan pedulikan apa kata mereka. semua orang memiliki kekurangan dan kelemahan masing masing dan tidak ada yang sempurna. ibu, bu tzuyu, pak hoseok dan juga semua manusia di bumi ini memiliki kekurangan dan kelemahan masing-masing tapi kita semua bisa melawan kelemahan dan kekurangan kita. dan sekarang kamu harus melawan kekurangan dan kelemahan mu itu dengan cara mu sendiri"
setelah berkata seperti itu bu y/n pun pergi meninggalkan jin sendirian.
"yang dikatakan bu y/n ada benarnya... aku harua bisa menjadi berani menghadapi ini semua dan aku juga harus bisa melawan kekurangan dan kelemahan ku" kata jin dengan semangat. lalu setelah itu ia pergi ke kelas karena bell sudah akan berbunyi.