My Teacher is My Wife

My Teacher is My Wife
masalah ku jauh lebih besar dari kamu



Abram tergesa-gesa bangun pagi karna pagi ini dia berencana akan menyelesaikan laporan nya dengan Rara. sekitar lima belas menit ia sudah rapi dengan pakaian casual nya.


“vi , kamu beresin pakaian aku masukin ke dalam koper ya, aku buru-buru ” yang dia ajak bicara menyipitkan matanya ini kan masih pagi ,kenapa juga si Abram tergesa-gesa bangun dan sudah rapi untuk ke kampus .


“iya, kamu mau kemana sih pagi begini”ia sudah duduk .


“aku ada laporan yang harus di selesaikan,teman ku udah nunggu pasti ini” Abram berlari dan keluar dari apartemen tanpa sarapan karna tergesa ia juga lupa tak memasak sarapan .


****


Abram sudah berada di gang tempat mereka janjian , dan lihatlah wajah ketus dan cemberut itu memandangi nya .


“kamu telat 45 menit Abram ,aku udah kering nungguin di sini ”


“maaf , Rara” Abram berdiri tegap dan kaku .


“ya ,udah cepat kita gak punya waktu banyak , pokok nya aku harus dapat nilai sempurna kali ini ,ya iya masak baru masuk aja dapet nilai jelek ”


“hem, terserah lah” ia malas saja menanggapi ocehan pagi hari teman baru yang satu ini.


flashback on


“rara, kamu harus inget pesan mama, kamu gak boleh dapet nilai jelek lagi ” seorang wanita yang masih nampak bersahaja itu memperingati wanita yang saat ini enggan menyentuh sarapannya .


“iya ,ma”


“kamu juga harus tetap mempertahankan nilai kamu dan mama gak mau lagi ngeliat keburukan demi keburukan yang kamu tunjukan itu kamu faham”


hanya mencela yang bisa ia lakukan untuk anaknya ,apakah ia pantas di panggil mama oleh rara , mungkin kah dia adalah anak yang berbakti kepada ibu nya yang saat ini hidup dengan anaknya penuh kekurangan.


mama yang di sebut rara seharusnya tidak pantas ia akui kenapa? , sudah tau kan kalau mamanya Rara itu pelakor . apa dia tidak membayangkan bagaimana nasib Rara di lingkungan sekitar nya , bagaimana Rara bisa makan,tidur dan bahkan hidup .


rara adalah seorang gadis yang sangat jauh dari kata beruntung , hidup dengan sang nenek yang sudah tua renta dan sakit sakitan pula , biaya makan hanya biasanya sangat sedikit dari mamanya.


hanya kuliah saja yang mamanya biayai itupun tidak semuanya , rara berjuang mati Matian supaya mendapatkan beasiswa , ia meninggalkan semuanya demi mendapatkan nilai yang bagus .


bahkan ia tak tau seperti apa rasanya bermain di masa kanak-kanak, dan berpetualang sewaktu SMP ,dan menjadi murid daftar hitam di SMA.


waktunya hanya untuk belajar dan belajar . bahkan kuliah pun dia tidak punya waktu kalau hanya sekedar hang out sama teman teman nya . tidak pernah sekalipun Rara terpikir kan untuk yang namanya break sebentar dari aktivitas belajar nya.


“mama mau pulang ,kamu jaga nenek ” berdiri dan berlalu begitu saja , sedangkan Rara hanya menahan Isak tangisnya .


“sini ” nenek melambaikan tangan nya ke Rara dan akhirnya ia memeluk sang nenek yang amat di cintai nya itu .


“maafin Rara ya nek”


“jangan menangis lagi ya ,adik ku ini sangat cantik” menepuk nepuk bahu rara sedangkan Rara menumpahkan seluruh tangisnya di pelukan neneknya .


memang sulit hidup menjadi Rara , punya keluarga serasa yatim piatu , punya nenek yang paling ia sayangi pikun . masih untung sang nenek tidak kelayapan kemana mana jadi tidak takut untuk rara meninggalkan nya di rumah sendiri.


flashback on


“enggak”


“apapaun masalah mu ,semoga lekas sembuh”


“masalah ku gak ada obatnya kecuali mati”


“bagi nyawa aja sama aku” .


“bisa gak sih fokus aja nyetir nya ,aku lagi males buat becanda, mana sama orang yang kaku banget kayak kamu”


“maaf” Abram tertawa kaku kembali .


itu membuat wajah murung Rara itu kembali tersenyum . sudah sejauh mana mengutip kalimat yang bermodalkan kata mati .


mungkin kebanyakan orang sudah lelah dengan perjalanan mereka yang semakin hari semakin terjal untuk di lewati. begitupun Rara , ia mungkin sudah lelah dengan jalan hidupnya , mama pelakor , ayah yang kabur entah kemana , nenek pikun dan hidup dalam tekanan batin dari sang mama . lelah Rara ingin menyerah? apa boleh dia menyerah? .


“senyum kan cantik” baru saja mulut Rara sudah mau bicara Abram kembali lagi memotong nya.


“bukan kamu aja yang punya masalah,aku juga bahkan masalah ku jauh lebih besar dari kamu ”


“justru aku yang paling banyak masalah , kamu belum pernah kan tertekan oleh mama sendiri”


langsung membuang muka ke samping . tiba tiba mobil di rem mendadak oleh Abram segera ia mendekati Rara jarak mereka hanya beberapa senti sja . mulut Rara bungkam melihat abram semakin mendekat dan ....


“udah sampe” Abram membuka seat belt Rara .


oh **** , Abram hampir membuat Rara jantungan karena ngerem mendadak .


“mikir mesum ya” Abram menyentil jidat Rara dan langsung cepat keluar dari mobil .


“eh begok, loe mau bunuh gue apa ? ” meneriaki Abram yang malah cengengesan .


“dengan foto ini ,aku bisa sedikit demi sedikit meracuni otak via ” lanjut seseorang tersenyum puas melihat hasil jepretan kamera nya.


di sana terlihat seperti adegan pasangan yang akan berciuman di dalam mobil . benar benar sempurna, ya dia adalah Hadi yang dengan sengaja mengikuti abram , ancaman di balas ancaman bukan , Abram akan jatuh sendiri dalam permainan nya kali ini, tak akan hadi membiarkan ia bahagia bersama via kekasihnya .


sebenarnya apa yang di lakukan abram terhadap Hadi?, so why kenapa ia memiliki dendam kepada abram?, nanti akan kita jawab ya!!


**sabar....


Miss,siw** pernah berkata


“**sabar,akan mendapatkan kesabaran”


follow IG Eneng ya


@wiridie.s**