My Husband Is A Psychopath

My Husband Is A Psychopath
Psychopath: A woman?



Siapa wanita itu?” Batin Felicya


•Flashback•


”Apa yang kau lakukan hari ini, bisa saja membuat mu kehilangan nyawa!”


”Suaminya tidak akan memberikan kau ampun, karena telah sengaja berbuat kasar kepada istrinya!”


”Apa dia__” Felicya segera membuka laptopnya dan segera mencari tentang brave di website dunia bisnis.


Krystal Quinza Jordans nyonya muda dari keluarga Arthur, istri dari tuan muda brave.



”Tuan brave telah menikah, dan wanita tadi adalah istrinya!” Gumam Felicya setelah membaca website yang dia buka, di sana dengan jelas menampilkan deretan foto-foto Krystal dan juga brave yang telah resmi menjadi suami-istri.


Sungguh Felicya benar-benar tidak mengetahui bahwa brave telah menikah. Tapi jujur saja, Felicya memiliki perasaan kepada brave. Ya Felicya mencinta brave, sudah cukup lama Felicya mengidolakan brave, dan saat dirinya di terima oleh perusahaan brave dan di rekrut sebagai sekertaris, itu membuat dirinya begitu bahagia. Lalu bagaimana dengan perasaannya, setelah mengetahui bahwa pria yang dia cintai telah menikahi wanita lain?.


Aku tidak mungkin menyerah dengan perasaan ku!. Aku akan berusaha untuk mendapatkan brave ke pelukan ku.”: Batin Felicya


Felicya bertekad akan mendapatkan brave, bagaimanapun caranya dia akan melakukan apapun agar brave bisa berada dalam pelukannya. Sekalipun itu, dia harus menyingkirkan wanita yang menjadi istri brave.


Felicya Brionly



..


..


..


..


Pukul 22.00 malam, brave belum juga kembali bersama dengan Mark. Krystal dengan kegelisahan yang dia rasakan saat ini, menunggu kepulangan suaminya dan Mark di ruang tamu. Di temani oleh Lucia, yang sedari tadi menemani menantunya.


”Ibu, ini sudah larut malam. Kenapa mereka berdua belum juga kembali?” Khawatir Krystal, tak berhenti mondar-mandir dengan matanya yang tak lepas dari pintu masuk dan jam.


”Sayang tenanglah. Mereka itu pria, mereka bisa menjaga dirinya sendiri. Jadi kau tidak perlu khawatir seperti itu. Mungkin mereka ada pekerjaan yang belum selesai, brave dan Mark pasti akan pulang dengan selamat” Kata Lucia mencoba untuk menenangkan Krystal.


”Tapi tidak seperti biasanya ibu, brave pasti akan selalu mengabariku jika dia pulang terlambat. Tapi ini tidak ada sama sekali, dan mereka tidak bisa di hubungi” Imbuh Krystal, karena sejak dia pulang dari kantor brave. Krystal tak lagi mendapat kabar dari suaminya ataupun Mark.


Apa lagi yang di lakukan oleh brave?. Semoga saja dia tidak melakukan hal itu lagi, tuhan aku mohon jangan biarkan putraku melakukan hal keji itu lagi.” Batin Lucia.


Lucia lalu diam-diam mengirimkan pesan kepada anak buah kepercayaan brave, yaitu Delon. Lucia ingin menanyakan keberadaan kedua putranya.


Delon, di mana brave dan Mark saat ini?”. Pesan teks yang di kirim Lucia, kepada Delon.


Tak lama kemudian, Lucia telah menerima pesan teks balasan dari Delon.


Nyonya, tuan brave dan tuan Mark saat ini, berada di villa.” Balasan pesan dari Delon, untuk Lucia.


Katakan pada mereka, untuk pulang sekarang!.” Balas Lucia, memerintahkan kepada Delon untuk meminta brave dan Mark kembali secepatnya.


Baik, nyonya.” Balas Delon, dan Lucia tak membalasnya lagi.


”Krystal sayang, duduklah. Kau akan lelah jika terus berdiri di situ” Kata Lucia, mengajak menantunya itu untuk duduk.


”Tapi ibu, aku benar-benar khawatir dengan suamiku.” Ucap Krystal, menatap Lucia dengan raut wajah yang lesuh.


”Dia akan segera kembali, sekarang pergilah ke kamarmu. Ini sudah sangat larut malam, tidak baik untuk kesehatan mu.” Pinta Lucia, meminta Krystal untuk pergi ke kamarnya.


”Tapi ibu_”


”Krystal, ibu tidak suka di bantah. Pergilah ke kamarmu sekarang.” Tegas Lucia, menatap Krystal yang enggan untuk kembali ke kamarnya.


”Baiklah bu” Akhirnya Krystal, mematuhi perkataan Lucia.


”Selamat malam, sayang” Ucap Lucia, mencium kening Krystal.


”Selamat malam, ibu.” Balas Krystal. Dengan langkah kakinya yang begitu tidak bersemangat berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya.


..


..


..


..


”Siapa yang menyuruh mu datang ke sini?. Sehingga kau berani menyusup masuk ke dalam villa ku!.” Tanya brave, dengan tatapan mata yang begitu menakutkan, menatap wanita yang ada di hadapannya saat ini.


”Apa yang kau cari?” Tanya brave lagi.


Wanita yang ada di hadapannya itu, hanya diam saja. Dengan matanya yang tak lepas dari brave. Tatapan yang begitu penuh arti yang tersembunyi, hanya tuhan dan dirinyalah yang mengetahuinya.


”Hey! jawab, jangan diam saja” Salah satu anak buah brave, menarik rambut wanita itu. Karena hanya diam saja.


”Kau akan lebih banyak merasakan sakit, jika kau tidak membuka mulut mu itu” Ucap brave, dengan tersenyum. Senyuman yang begitu menyeramkan, siapa saja yang melihatnya akan merasakan ketakutan.


”Kau Psychopath!” Kata wanita itu, menatap brave dengan tajam.


”Kau manusia, yang begitu menjijikkan!” Lanjut wanita itu, berteriak di hadapan brave.


Brave diam menatap wanita yang ada di hadapannya itu.


”Kenapa kau yang diam, demon human!” Teriak wanita itu, hanya berjarak 10cm dari wajah brave.


”Ck! aku suka dengan katamu itu, demon human (manusia iblis) sangat cocok bukan untukku?” Imbuh brave, dengan tertawa menatap wanita itu.


”Yah, aku memang seorang Psychopath!. Dan saat ini kau telah masuk ke dalam lingkungan kematian mu.” Lanjut brave, mencengkram kuat dagu wanita itu.


”Tapi sebelum_” Ucapan brave, terpotong saat Mark datang menghampirinya.


”Brave, kita harus kembali sekarang juga. Ibu yang memintanya” Kata Mark, menghampiri brave.


”Ada apa?” Tanya brave


”Aku tidak tau, tapi ibu menghubungi Delon.” Jawab Mark, yang juga tidak tau.


”Baiklah.” Kata brave.


”Delon, cari identitas wanita ini. Sebelum aku mengetahui apa yang membawanya ke sini, aku tidak akan membunuhnya!.” Kata brave, kepada Delon yang berdiri tepat di samping kirinya.


”Baik tuan” Patuh Delon.


”Bawah dia ke ruang bawah tanah!.” Lanjut brave, lalu melangkah pergi dari sana.


Mark sekilas menatap wanita itu, sepertinya Mark begitu tidak asing dengan wajah wanita itu.


”Kau sepertinya mirip dengan seseorang, tapi__ ah sudahlah” Acuh Mark, lalu pergi dari sana. Menyusul brave yang sudah berada di mobil.


Kalian, akan merasakan penderita yang sama. Aku tidak akan mati, sebelum membalasnya pada kalian” Batin wanita itu, melihat kepergian brave dan Mark.


..


..


..


..


Jam 1 dini hari, brave dan Mark telah tiba di kediaman Arthur. Kedua pria itu dengan cepat masuk ke dalam rumah, yang sudah terlihat gelap.


Saat mereka berdua, berjalan menuju tangga. Tiba-tiba saja, lampu menyala menerangi seisi rumah.


”Dari mana saja kalian, berdua?” Tanya Lucia, yang berada di belakang mereka.


”Ibu” Ucap kedua pria itu, menghadap ke belakang dan melihat Lucia, ibu mereka.


”Villa” Jawab singkat brave.


”Kau melakukannya lagi?” Tanya Lucia, menatap tajam brave.


”Tidak, tapi aku akan tetap melakukanya lagi. Jangan pernah menghalangi ku ibu.” Tegas brave, menatap ibunya.


”Brave!” Bentak Lucia.


”Melakukan apa?” Tanya seseorang, sehingga membuat ketiga orang itu terkejut. Dengan kehadirannya yang tidak mereka sadari.


______________________________________________


..


..


❤️ Engkaulah pelita hidup, engkaulah sang pembawa kebenaran, Ya Rasulullah....


Karenamu, kami semua beriman. Nantikan kami yaa Rasull di taman surga Allah.


⁣Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW⁣, 12 Rabiul Awal 1442 Hijriah


______________________________________________


•Alloohumma sholi sholaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman 'alaa sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil 'uqodu wa tanfariju bihil kurobu wa tuqdhoo bihil hawaa-iju wa tunaalu bihir-roghoo-ibu wa husnul khowaatimi wa yustasqol ghomaamu bi wajhihil kariimi wa 'alaa aalihii wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi 'adadi kulli ma'luumin laka.•


“Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW.


Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah.


Dicurahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia.”


@_nonafaa