
Di negara yang berbeda dengan brave dan Krystal,seorang pria yang baru saja memulai hidup barunya yang berusaha untuk memaafkan dirinya sendiri dan mencoba untuk lebih memahami dirinya. Dia tak lain adalah Charles.
Charles saat ini tinggal di negara New Zealand, dia memilih negara kelahiran ayahnya. Dan saat ini menjalankan usaha restoran yang telah dia rintis sejak 3tahun lalu di negara itu.
"Hay Charles": sapa seorang wanita yang datang menghampirinya
"Hay Callista,kau datang": balas Charles tersenyum menatap kedatangan wanita itu
Callista Lorenzo Byen
Seorang wanita berusia 26tahun. Callista adalah seorang desainer yang cukup terkenal di kota besar Wellington.
"Hmmmm,aku ingin mengajak mu makan siang bersama": jawab Callista kepada Charles
Charles dan Callista bertemu beberapa hari yang lalu, Callista yang saat itu sedang dalam perjalanan tak sengaja di lihat oleh Charles yang sedang kebingungan karena mobilnya yang mogok. Dan Charles pun membantunya dan sampai hari ini Callista sering datang ke restoran Charles hanya untuk bertemu dengan pria yang telah menarik perhatiannya menjadi sebuah cinta pada pandangan pertama.
"Mau makan di sini atau di tempat lain?": tanya Charles
"Terserah kau saja": jawab Callista tersenyum
"Baiklah, sepertinya aku memiliki tempat yang bagus untuk kita makan siang": kata Charles
Charles dan Callista lalu menuju mobil milik Charles. Dengan cepat Charles melajukan mobilnya ke suatu tempat.
Tak lama kemudian mereka telah tiba di sebuah restoran yang berada di pinggir danau dan menyatuh langsung dengan alam yang memberikan pemandangan yang begitu indah.
"Woowww aku tidak tau ada restoran seperti ini.": ucap Callista bahagia karena Charles membawanya ke tempat yang indah
"Kau bisa datang ke sini kapan pun itu": kata Charles menatap wanita itu
"Bersamamu?": tanya Callista menatap balik Charles
"Hmmmm,jika itu yang kau inginkan": jawab Charles dengan tersenyum
"Aku memegang janji mu!": kata Callista lalu berjalan masuk ke dalam restoran
Charles hanya tersenyum dan menggeleng kepala, menurutnya Callista begitu lucu dan selalu saja bisa membuatnya tersenyum.
"Charles, come here": panggil Callista menatap ke arah Charles
Charles pun segera menyusul Callista.
"Charles bolehkah aku bertanya sesuatu?": tanya Callista yang kini telah duduk berhadapan dengan Charles sambil menikmati makanannya
"Tanyakan saja": jawab Charles singkat
"Berapa lama kau akan berada di sini?": tanya Callista menatap Charles
"Entahlah aku tidak tau": jawab Charles
Sampai aku bisa memaafkan diriku sendiri dan melupakan rasa cintaku kepada Krystal.": batin Charles
"Kenapa kau tidak menetap saja di sini,lagi pula bukankah kau bilang jika ini adalah negara kelahiran ayahmu": kata Callista tak mengalihkan pandangannya dari Charles
"Ya ayahku memang berasal dari negara ini. Tapi hidupku tidak di negara ini, hidupku ada di Amerika di sana ada keluarga yang telah menyayangi aku selama ini. Dan aku pasti akan kembali jika sudah saatnya.": jawab Charles menatap Callista sekilas
"Hmmmmm,ya sudah lanjutkan makan mu": ucap Callista
Aku berharap kau akan tinggal di negara ini selamanya, karena aku mencintaimu Charles.": batin Callista
..
..
..
..
Kini Krystal sedang membereskan semua keperluannya dengan brave yang akan mereka bawah selama honeymoon. Tak sendiri Krystal di bantu oleh 2orang pelayan.
"Hufff,akhirnya selesai juga!": ucap Krystal mengusap keringat yang membasahi keningnya
"Pelayan Vivi dan pelayan Deala, terima kasih karena sudah membantu ku": ucap Krystal kepada kedua pelayan itu
"Sudah tugas kami nyonya muda": jawab keduanya dengan sopan kepada Krystal
"Baiklah, semuanya telah beres. Kalian bisa kembali mengerjakan yang lainnya": kata Krystal kepada pelayan Vivi dan pelayan Deala
"Kalau begitu kami akan kembali mengerjakan tugas lainnya nyonya muda": pamit kedua pelayan itu kepada Krystal
"Iya": jawab Krystal tersenyum
Setelah kedua pelayan itu telah keluar dari kamarnya, Krystal langsung menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur.
"Ponselku,aku belum mendapatkannya kembali dari brave.": tiba-tiba Krystal teringat bahwa brave belum mengembalikan ponselnya
Krystal lalu bangkit dari tempat tidurnya berjalan keluar menuruni anak tangga. Dan saat Krystal telah tiba di lantai 1 dia segera menuju ke ruang tamu mendekati telpon rumah.
Krystal lalu menekan nomor telepon rumah milik keluarga Hemissen.
"Hallo":jawab Krystal setelah seseorang mengangkat telponnya
"............."
"Ini Krystal adik kak Alice. Apakah Helena berada di rumah?": tanya Krystal setelah salah satu pelayan kediaman Hemissen yang menjawab panggilannya
"..............."
Cukup lama Krystal menunggu akhirnya dia mendengar suara orang yang dia cari.
"Hele": panggil Krystal
"..........."
"Aku merindukanmu,kenapa kau pergi tanpa memberitahu aku?": tanya Krystal
"............."
"Baiklah aku menerima alasanmu. Tapi aku merindukanmu,besok aku akan pergi bersama dengan brave. Bisakah kita bertemu hari ini?": tanya Krystal dia ingin bertemu dengan sahabatnya itu sebelum keberangkatannya ke Rusia untuk honeymoon
"............"
"Baiklah,aku menunggumu": ucap Krystal tersenyum lalu menutup panggilan teleponnya dari Helena
Krystal segera berlari kembali ke kamarnya,dia akan segera bersiap sebelum Helena tiba menjemputnya.
Tak lama kemudian kini Krystal telah tampil cantik dengan makeup tipis memakai kaos putih polos di padukan dengan hotpants jeans dan heels berwarna putih.
Krystal keluar dari kamarnya menuju kamar Lucia ibu mertuanya,dia akan berpamitan kepada Lucia sebelum dia pergi.
Setelah berpamitan dengan Lucia, Krystal menunggu Helena di ruang tamu. Tak lama kemudian Krystal mendengar suara klakson mobil yang di yakini jika itu adalah sahabatnya yang telah tiba.
"Hele": panggil Krystal yang berlari memeluk sahabatnya
"Krystal": panggil balik Helena
Kedua wanita itu saling berpelukan, seperti telah berpisah selama bertahun-tahun.
"Hahahaha": tawa mereka berdua entah apa yang membuat mereka tertawa tapi itulah persahabatan Krystal dan Helena
"Ayo kita habiskan waktu hari ini, sebelum kau pergi": kata Helena dan di balas anggukan oleh Krystal
Krystal dan Helena segera meninggalkan kediaman Arthur,menuju ke salah satu mall terbesar di kota itu yang tak lain adalah mall milik brave.
"Berapa lama kau akan honeymoon bersama brave?": tanya Helena yang tengah menyetir mobil
"Entahlah aku juga tidak tau": jawab Krystal karena dia memang tidak mengetahui berapa lama dia akan honeymoon bersama suaminya
"Hmmmmm, saat kau kembali berikan aku kabar baik": kata Helena melirik sekilas ke arah sahabatnya
"Semoga saja":jawab Krystal mengerti maksud perkataan Helena
"Astaga! aku lupa mengatakan kepada brave bahwa aku keluar rumah": tiba-tiba Krystal mengingat bahwa dia belum meminta izin kepada brave sebelum keluar rumah
"Tidak perlu khawatir,kau telpon saja sekarang": kata Helena kepada sahabatnya itu
"Pinjamkan aku ponsel mu": pinta Krystal kepada Helena
"Ada di tas": jawab Helena
Krystal segera mengambil ponsel Helena lalu menghubungi brave.
"Hallo brave": jawab Krystal setelah brave mengangkat telponnya
"............"
"Aku keluar bersama dengan Helena": kata Krystal
".............."
"Hanya ke mall,aku ingin menghabiskan waktuku bersama Helena sebelum kita berangkat ke Rusia": jawab Krystal menjelaskan
".............."
"Baiklah,bye sampai jumpa di rumah": ucap Krystal mengakhiri telponnya dengan brave
"Ini terima kasih":kata Krystal mengembalikan ponsel Helena ke dalam tasnya
"Sama-sama,apa brave belum mengembalikan ponselmu?": tanya Helena
"Belum,tapi itu tidak masalah bagiku.": jawab Krystal
Akhirnya Krystal dan Helena tiba, dengan segera mereka turun dari mobil memasuki mall besar itu. Banyak hal yang akan mereka berdua lakukan untuk menghabiskan waktu bersama.
Tanpa Krystal dan Helena sadari ada 3orang yang mengawasi mereka dari kejauhan.
Callista Lorenzo Byen
..
..
..
..
Thanks karena masih selalu setia sama MHIAP,tapi jangan lupa dong buat banyakin Vote ,like, comment dan jangan lupa juga tambahkan ke favorit ❤️ kalian.
Jangan lupa juga follow Instagram @_nonafaa
👋bye,bye