My Husband Is A Psychopath

My Husband Is A Psychopath
Psychopath: Threat Brave



"Kau dari mana brave?": tanya Mark, setelah Krystal kembali ke kamarnya


"Menemui Charles": jawab brave, menjatuhkan tubuhnya ke atas sofa, memijat pangkal hidungnya


"Untuk apa kau menemuinya?": tanya Mark, dengan serius menatap brave


"Aku ingin seperti dulu,Mark. Tapi semuanya tidak seperti yang aku pikirkan. Charles benar-benar menganggap aku sebagai musuhnya, karena rasa cintanya kepada Krystal": jawab brave, menatap langit-langit rumahnya


"Sejak kapan kau seperti ini?. Untuk apa kau mengharapkan dirinya lagi,dia tidak akan pernah bisa menjadi sahabat kita lagi!": serkas Mark menatap brave


"Dan aku juga tidak akan pernah mau menganggap dirinya sahabatku lagi! bagiku Charles telah mati.": lanjut Mark


"Entahlah Mark!":ucap brave menatap Mark


"Sudahlah,aku ingin istirahat.": lanjut brave, beranjak dari tempatnya. Menepuk pundak Mark sebelum pergi dari sana menuju kamarnya


Mark berbalik menatap ke arah brave yang berjalan menuju lantai 2.


Charles tidak akan pernah bisa kembali seperti dulu lagi!. Dia sama sekali tidak pantas memiliki sahabat seperti dirimu,brave. Kau terlalu baik untuknya,banyak hal yang kau lakukan untuknya! tapi Charles bagaikan kacang lupa pada kulitnya.": batin Mark


..


..


..


..


Hari yang di tunggu-tunggu akhirnya tiba. Hari yang akan menyatuhkan brave bersama dengan pujaan hatinya Krystal.


Brave atau pun Krystal telah siap dan rapi di ruangan yang berbeda.


Krystal nampak sangat cantik dan anggun dengan gaun pengantin yang dia gunakan, di tambah dengan sentuhan makeup tipis yang semakin membuat aura kecantikannya terpancar.


"Krystal": panggil Alice, yang datang menghampirinya


"Kakak": Krystal tersenyum menatap Alice


"Kau cantik sekali,kau sangat mirip dengan mama.": puji Alice, menangkup wajah Krystal dengan mata yang sudah berkaca-kaca menatap adiknya yang akan segera melepas masa lajangnya


"Kakak, sangat bersyukur pada Tuhan, karena memberikan kesempatan untuk melihat mu menikah": lanjut Alice,dia sudah tak mampu lagi menahan air matanya


"Don't cry,sis ":kata Krystal, mengusap air mata kakaknya itu


"Ini air mata kebahagiaan. Kakak bahagia melihat mu saat ini,kakak merasa lebih tenang sekarang karena kau mendapatkan seseorang yang bisa menjagamu. Dan memiliki ibu mertua yang sangat baik,dan sangat menyayangi dirimu": ucap Alice


"Itu adalah hal yang sangat aku syukuri dalam hidupku kak.": kata Krystal, tersenyum menatap Alice


Alice menggenggam kedua tangan Krystal, mengisyaratkan adiknya itu untuk berdoa bersama.


Krystal dan Alice lalu memejamkan kedua matanya, menundukkan kepalanya ke bawah.


Tuhan terima kasih atas segala yang engkau berikan kepada kami. Segala sesuatu yang kami lalui bersama dan saat kami terpisah,kami bersyukur karena engkau memberi kesempatan pada kami berdua untuk kembali bertemu. Dan tuhan hanya kami berdua yang tersisa,tolong sampaikan kepada mama dan papa bahwa kami sangat merindukan mereka.": Doa Alice dan Krystal


Lalu kakak beradik itu saling berdoa dalam hati.


Tuhan berikan selalu kebahagiaan kepada adikku, hanya dia yang aku miliki setelah kepergian kedua orangtuaku. Jangan pernah menghilangkan senyuman dari wajahnya,karena itu adalah hal yang paling menyakitkan untukku.": Doa Alice dalam hati


Tuhan terima kasih atas segala yang kau berikan kesempatan,untuk aku lalui. Aku hanya ingin kebahagiaan ku. Teguhkan aku kepada orang-orang yang aku sayang,dan jangan pernah pisahkan aku dari mereka.": Doa Krystal dalam hati


Krystal dan Alice lalu membuka matanya. Alice memeluk Krystal,cukup lama.


"Berbahagialah,hanya itu yang kakak harapkan": ucap Alice mengelus lembut punggung Krystal


"Aku akan selalu bahagia kak,semua orang yang ada di sekeliling ku selalu ada untuk membuat aku bahagia": jawab Krystal membalas pelukan Alice


..


..


..


..


Brave terlihat sangat tampan, dengan tuxedo yang melekat di tubuh kekarnya.


"Apa kau baru menyadarinya jika adikmu ini memanglah tampan,kak?": tanya brave menatap Alexa


"Ya,ya adikku tersayang kau memang sangat tampan, bahkan sejak sebelum kau lahir ke dunia ini": jawab Alexa, tersenyum menatap brave


"Ck! drama kalian benar-benar menakjubkan.": cibir Mark menatap malas brave dan Alexa


"Brave,Mark": Alexa menatap serius kedua pria itu


"Ada apa kak?": tanya brave


"Kenapa aku sangat jarang sekali melihat kalian bersama dengan, Charles?": tanya Alexa,sudah lama dia ingin mempertanyakan hal itu


Brave dan Mark hanya diam saja,tak ada yang menjawab pertanyaan Alexa.


"Apa kalian sedang ada masalah?": tebak Alexa, melihat keduanya hanya diam saja. Seolah malas untuk membahas tentang Charles


"Charles, mencintai Krystal":kata brave menatap Alexa


"Apa karena itu kalian berselisih?": tanya Alexa, sekarang mengerti inti permasalahannya


"Hmmmm": jawab singkat brave


"Sudahlah,buat apa membahas hal yang sama sekali tidak penting!.":serkas Mark ,dia sudah muak mendengar tentang Charles


Alexa menatap Mark,yang sepertinya benar-benar malas membahas tentang ,Charles.


"Brave,15 menit lagi acara pemberkatan akan di laksanakan. Jadi bersiaplah,aku akan menemui ibu": kata Alexa menatap brave


"Iya kak": jawab brave


Alexa pun pergi dari ruangan yang saat ini di tempati oleh,brave. Meninggalkan brave bersama dengan Mark.


"Berhentilah menatapku!": kata brave,karena Mark terus saja menatapnya


"Ck! manusia kaku,manusia kutub, tak menyangka akhirnya meleleh juga": cibir Mark menatap brave


"Lalu apa kabar denganmu, Mark?":tanya brave, menatap Mark dengan satu alisnya terangkat seolah sedang meledek Mark


"Sialan!": umpat Mark, menatap tajam brave. Mark sangat tau,arti dari pertanyaan brave itu


"Sepertinya kak Alexa cocok dengan salah satu klien ku dari Inggris,dia juga tak kalah tampan dari mu. Apa kau setuju,jika aku menjodohkan kak Alexa dengan klienku itu, Mark?":tanya brave menatap Mark,yang sudah terlihat sangat kesal


"Awas saja kau! brave": ancam Mark, menatap tajam brave


"Ck!,kau terlalu munafik Mark! dengan caramu seperti ini,kau hanya akan membuat dirimu tersakiti oleh perasaan mu sendiri.": kata brave menatap Mark dengan serius


"Cobalah untuk mulai mengungkapkan perasaan mu, kepada kak Alexa. Sebelum kau menyesalinya, Mark": lanjut brave


Cukup lama Mark,diam. Pandangannya menatap ke luar jendela. Dia juga telah sangat ingin sekali mengungkapkan perasaannya,tapi ada satu hal yang membuatnya takut untuk mengungkapkan cintanya kepada Alexa.


"Mark_": panggil brave, menepuk pundak Mark yang hanya diam saja


"Berhentilah mengurus tentang perasaanku,brave.": tegas Mark


"Jika memang kau tidak bisa melakukannya,jangan salahkan aku jika aku benar-benar akan mencari seseorang untuk menjaga kak Alexa!. Aku hanya ingin melihat kak Alexa bahagia": tegas brave menatap Mark


"1 bulan,jika dalam 1 bulan kau belum mengungkapkan perasaanmu kepada kak Alexa,aku akan menikahkannya dengan pria lain": ancam brave menatap Mark dengan serius


"Brave!": Mark menatap tajam brave


"Mark,kau tau aku. Aku tidak pernah main-main dengan ucapanku!": ucap brave dengan santai menatap Mark


"Okey, okey 1 bulan. Satisfied you damn it!": umpat Mark, akhirnya menyetujui tantangan brave


Ck! mengancamnya dengan hal lain tidak pernah ampuh,tapi jika sudah menyangkut kak Alexa,dia seperti orang yang sangat bodoh!": batin brave