My Husband Is A Psychopath

My Husband Is A Psychopath
Psychopath: Confession Brave



"Mark! apa yang kau lakukan di sini?": pekik Alexa yang baru saja keluar dari kamarnya dan melihat Mark berada di ruang tamu apartemennya


"Apa kau bersama dengan seseorang,kenapa kau begitu terkejut aku berada di sini?":tanya balik Mark menatap tajam Alexa


Ada apa dengannya?": batin Alexa


"Bukan itu maksudku Mark! biasanya kau akan mengabari aku terlebih dahulu sebelum ke sini": jawab cepat Alexa


Mark bisa masuk ke dalam apartemen Alexa,karena memang Mark mengetahui sandi apartemen Alexa.


"Sepertinya kau tidak menyukai aku di sini,apa kau sedang menunggu seseorang?": tanya Mark tidak mengalihkan pandangannya dari Alexa


"Aku tidak menunggu siapapun!": tegas Alexa merasa kesal kepada Mark


"Aku lapar kak, aku belum makan malam": ucap Mark beranjak dari tempatnya menuju dapur


Sungguh pria satu ini. Dia baru saja menatapku seperti seseorang yang sudah melakukan kesalahan besar,tapi lihatlah bagaimana dia berubah begitu cepat": batin Alexa


"Aku akan membuatkanmu makan": jawab Alexa segera mengikuti Mark menuju dapur


Alexa sudah menyiapkan semua bahan-bahan yang dia butuhkan untuk membuat makan malam untuknya dan Mark.


Sedangkan Mark duduk di meja makan, memperhatikan Alexa sibuk dengan peralatan dapur.


"Jangan menatapku seperti itu! Aku tidak melakukan kesalahan apapun.": serkas Alexa menatap sekilas ke arah Mark


Mark diam tidak menanggapi Alexa,arah pandangan matanya tidak berpindah kemanapun. Dia tetap terfokus kepada sosok wanita yang sudah menarik perhatiannya dan juga hatinya sejak 7tahun lalu.


Selama ini Mark tidak mempunyai keberanian untuk mengungkapkan perasaannya kepada Alexa. Mark takut jika pengakuannya akan membuat Alexa menjauhkan diri darinya.


"Mark": Alexa menjentikkan jarinya kepada Mark yang melamun


"Hmmmm,sudah selesai?": tanya Mark setelah sadar dari lamunannya


"Iya, tapi aku hanya membuat ini.": jawab Alexa memberikan piring milik Mark yang berisi beef steak dan kentang goreng


"Tidak masalah": ucap Mark


"Kenapa kau datang sendiri,di mana brave?":tanya Alexa menatap Mark yang menikmati makan malamnya


"Ibu mengajaknya untuk makan malam.":jawab Mark


"Kenapa kau tidak ikut?": tanya Alexa


"Karena aku ingin makan malam denganmu":jawab Mark mengalihkan tatapannya kepada Alexa


"Habiskan makananmu": ucap Alexa tiba-tiba merasa aneh dengan tatapan Mark


"Ini enak": kata Mark tersenyum kepada Alexa


..


..


..


..


"Brave, Krystal, ibu ingin kalian segera menikah!": kata Lucia


"Uhukkkkkk.. uhukkkkkk": tiba-tiba Krystal tersedak mendengar ungkapan Lucia yang ingin dia dan brave segera menikah


Dengan cepat brave menyodorkan minum kepada Krystal.


"Ibu apa maksudmu?": tanya brave menatap ibunya


"Ibu ingin kalian segera menikah,apa ibu salah?": tanya balik Lucia menatap sedih


Krystal diam,dia tidak tau harus menjawab apa?


"Krystal, kau bersediakan untuk segera menikah dengan brave?": tanya Lucia menggenggam kedua tangan Krystal


"Ibu,ak-aku ,aku_": Krystal tidak tau harus menjawab apa kepada Lucia


"Ibu jangan memaksanya!": tegas brave kepada ibunya


"Ibu tidak memaksa,ibu hanya ingin mendengar jawaban Krystal": tutur Lucia tidak mengalihkan tatapan matanya dari Krystal


"Kalian ini sepasang kekasih, tentunya kalian juga sudah memikirkan ini. Ayo berikan jawaban yang pasti kepada ibu. Ibu hanya ingin segera melihat kalian menikah": lanjut Lucia menatap Krystal dan brave


Krystal benar-benar di buat bisu. Rasanya untuk mengucapkan satu kata saja sangat sulit.


Ibu,aku sangat menginginkan hal ini. Tapi aku sadar,brave tidak pernah menganggap ini nyata! ini semua hanya sandiwara baginya.": batin Krystal


"Baiklah,ibu berikan kalian waktu selama seminggu. Setelah itu ibu akan menagih jawaban kalian": akhirnya Lucia mengalah untuk memberikan waktu selama seminggu untuk brave dan Krystal berpikir


"Ibu harap,bisa mendapatkan jawaban yang ibu inginkan. Ibu sangat menyayangimu sayang": lanjut Lucia mengelus lembut pipi Krystal lalu menarik gadis itu ke dalam pelukannya


Tuhan aku hanya ingin mereka bersatu,hanya gadis ini yang bisa kupercaya untuk putraku.": batin Lucia


Ibu maafkan aku,tapi sepertinya aku akan membuatmu kecewa.": batin Krystal


Krystal sangat ingin mengatakan Iya,tapi dia sadar dalam hal ini membutuhkan mereka yang saling mencintai. Dan kenyataannya hanya dia yang mencintai brave,brave tidak pernah,dan tidak mungkin mencintainya.


..


..


..


..


Kini brave dan Krystal sudah kembali ke apartemen.


"Untuk apa kau memintaku untuk tetap berada di sini?": tanya Krystal


Brave berbalik menatap Krystal.


"Hal yang tidak perlu kau ketahui!": jawab brave menatap Krystal dengan dingin


"Kenapa aku tidak boleh mengetahuinya? Yang kau tahan adalah aku, diriku!!": serkas Krystal menatap tajam brave


"Kau bukan siapa-siapa ku!! aku tidak memiliki hubungan apapun denganmu.": lanjut Krystal kembali meneteskan cairan bening dari matanya


Krystal sangat ingin mengetahui apa alasan brave menahannya untuk tetap tinggal bersamanya.


Brave mendekat lalu mencium bibir Krystal,itu membuat Krystal mematung. Cukup lama brave menciumnya,dan sadar atau tidaknya Krystal membalasnya.


Brave mengakhiri ciumannya dengan Krystal, menempelkan keningnya dengan kening Krystal. Menatap dalam mata gadis itu.


"Berikan ibu dengan jawaban yang dia inginkan.": kata brave mengusap lembut air mata Krystal


"Tolong katakan satu saja alasan mengapa aku ada di sini.": lirih Krystal,meminta brave memberikan alasan keberadaannya


"Kau sama seperti ibu, wanita yang sangat penting dalam kehidupanku": jawab brave menarik Krystal kedalam dekapannya


"Kau mengatakan ini,karena kau ingin ibumu bahagia!!": Krystal tidak tau apakah yang di katakan oleh brave benar-benar dari hatinya atau hanya sekedar ingin membuat ibunya Lucia bahagia


Brave melepaskan dekapannya, memegang kedua bahu Krystal. Menata gadis itu,dia ingin gadis itu percaya dengan apa yang dia katakan adalah benar adanya. Brave menyadarinya setelah dia mencoba untuk memahami dirinya sendiri,dan saat ini dia telah menemukan jawabannya.


"Maka menikahlah denganku! Kau dan ibu sama-sama menempati posisi yang sangat penting dalam kehidupanku.": ucap brave mencoba menyakinkan Krystal bahwa apa yang dia katakan adalah benar adanya


Aku mencintaimu,tapi bodohnya aku baru menyadarinya.": batin brave


Krystal menyingkirkan tangan brave dari dirinya,dia meninggalkan brave sendiri. Dia masuk ke dalam kamar, Krystal butuh waktu untuk memikirkan semuanya.


Aku tidak akan pernah melepaskan mu! kau hanya milikku selamanya.": batin brave


Krystal yang saat ini berada di dalam kamar mandi, meluapkan semua kesedihannya. Krystal meratapi nasibnya yang selalu saja di permainankan oleh takdir.


"Aku mencintainya! tapi apakah aku juga harus mengorbankan semuanya untuk bisa bersama dengannya?": Krystal meluapkan semuanya dengan menangis


Krystal belum bisa percaya dengan apa yang baru saja di katakan oleh brave kepadanya. Di pikiran Krystal, brave mengatakan itu hanya karena Lucia. Sejak awal Krystal mengetahui jika mereka bersandiwara untuk kebahagiaan Lucia. Jadi Krystal tidak bisa percaya begitu saja dengan pengakuan brave.


"Hiks..hikss kenapa takdir begitu kejam kepadaku!": Krystal menangis sejadi-jadinya, tanpa dia tau bahwa brave berada di balik pintu kamar mandi mendengarnya menangis


Aku tidak akan membiarkan kau menangis seperti ini lagi": batin brave


..


..


..


..


Hay semuanya,jika suka jangan lupa untuk terus mendukung author untuk tetap semangat.Gampang kok caranya cuman kalian Like setiap episode dan comment. Dan jangan lupa bantu vote kalian yah. Author sangat berterimakasih jika kalian berkenang memberikan vote yang banyak ❤️


Jangan lupa untuk follow Instagram @_nonafaa


Dan bagi kalian yang ingin gabung dengan chat grub WhatsApp Nona Faa bisa catat langsung no.WA aku 0813-1447-5470.👋👋


Thanks for everything 😘