My Husband Is A Psychopath

My Husband Is A Psychopath
Psychopath: The past, and siblings



"Ayo,kenapa kau belum juga keluar": ucap brave membuka pintu mobil menatap Krystal


"Brave..ak-u..aku__": Krystal berkata dengan tidak jelas


"Kau kenapa?": tanya brave melihat Krystal seperti sedang gelisah dan kebingungan


"Ada apa, Krystal?": tanya brave lagi memegang kedua bahu Krystal


Krystal diam, menatap brave. Dia benar-benar takut untuk keluar dari mobil,saat ini. Krystal mencengkram kuat ujung gaunnya.


"Ayo, sekarang turunlah. Jangan membuat aku malu!.": tegas brave menuntun Krystal keluar dari mobil


Krystal dengan terpaksa keluar dari mobil,dia harus menghadapi semuanya. Dan kali ini dia tidak bisa lagi menghindari kenyataan.


Chris dan Alice melihat brave, menuntun seorang gadis berambut panjang keluar dari mobil. Mereka berdua belum bisa melihat dengan jelas wajah gadis itu.


Tapi sesaat Alice, menegang saat melihat siapa gadis yang datang bersama tamu suaminya itu. Chris juga tak kalah terkejutnya, melihat gadis yang saat ini bersama dengan brave.


"Maaf,tuan Chris, nyonya Alice, karena membuat kalian__": belum selesai brave melanjutkan kata-katanya


"Krystal! apa itu kau?": tanya Alice,yang kini menatapnya dengan mata yang sudah berkaca-kaca


Brave, menatap bingung Alice karena mengetahui nama Krystal. Apa mereka saling kenal?. Pikir brave.


Krystal dengan tangan yang sudah berkeringat,dia benar-benar gugup dan takut mengangkat wajahnya untuk melihat wanita yang ada di hadapannya sekarang.


"Krystal! apa benar ini kau?": tanya Alice lagi dengan air mata yang sudah membasahi wajahnya


Krystal memberanikan diri untuk mengangkat wajahnya, melihat wajah wanita yang ada di hadapannya. Dengan air mata yang juga sudah tidak bisa di tahan lagi, akhirnya membasahi pipinya.


"Kak Alice": ucap Krystal dengan lirih, menyebut nama Alice


"Hiks..hiks..aku sangat merindukanmu, akhirnya aku menemukan mu": tangis Alice pecah begitu saja,menyambar Krystal ke dalam pelukannya


"Hiks..hikss..kakak aku juga sangat merindukanmu": tangis keduanya pecah dalam pertemuan itu


"Selama ini kau kemana saja?.


Kenapa kau tega meninggalkan kakak, setelah kepergian mama dan papa!": tutur Alice merengkuh wajah Krystal


Alice Cooper Jordans & Krystal Quinza Jordans Mereka adalah kakak dan adik,yang memiliki darah yang sama.


•Falsback , POV Krystal•


Belanda 3 tahun lalu.


"Mama,papa. Ayo kita piknik hari ini": ajak Krystal yang saat itu masih berusia 15 tahun


"Yasudah ajak sana kakakmu,kita akan pergi":kata Jordan, menuruti keinginan putri kecilnya untuk pergi piknik


"Yessssss...": Krystal yang saat itu sangat bahagia karena mama dan papanya menuruti keinginannya


Krystal dengan cepat menuju kamar kakaknya.


"Kak Alice": panggil Krystal saat masuk ke dalam kamar kakaknya


"Ada apa, Krystal?": jawab Alice yang sedang membaca buku


"Kakak,kita akan piknik keluarga. Ayo segeralah bersiap,mama dan papa menunggu kita": kata Krystal kepada Alice


"No! aku tidak mau ikut. Aku ingin di rumah saja": tolak Alice, memilih untuk tetap berada di rumah


"Ayolah,kakak": bujuk Krystal pada kakaknya agar mau ikut


"Tidak Krystal! jangan memaksa,okey. Kau saja yang pergi sana bersama dengan papa,mama":Alice tetap kekeh tidak mau ikut


"Baiklah!": akhirnya Krystal keluar dari kamar Alice, dengan rasa kecewa karena Alice tidak ingin ikut


"Kau kenapa,nak. Kenapa wajah putri mama di tekuk seperti ini?":tanya mama Krystal yang bernama Dasha


"Kakak,tidak ingin ikut.": jawab Krystal


"Yasudah,kakak mu pasti sibuk sayang. Lain kali saja kita pergi bersama kakak, untuk saat ini kita bertiga saja yang pikniknya":ucap Dasha memberikan pengertian kepada Krystal


"Baiklah": Krystal akhirnya mengerti


Hari itu adalah hari yang sangat bahagia bagi Krystal. Bisa bersama dengan kedua orangtuanya. Walaupun Alice tidak ikut,tapi setidaknya Krystal bisa merasakan sepenuhnya berada di tengah-tengah mama dan papanya.


"Sayang,apa kau bahagia?": tanya Jordan pada putrinya yang tidur di pangkuannya


"Sangat bahagia, walaupun kakak tidak ikut. Tapi aku bisa sepenuhnya menghabiskan waktu bersama papa dan mama": jawab Krystal tersenyum


"Krystal,nak. Tumbuhlah menjadi gadis yang selalu baik hati, menjadi gadis yang tangguh. Di saat kau beranjak dewasa,kau akan mulai mengerti akan kehidupan di luar sana. Banyak hal yang akan kau lalui,entah itu bisa kau lalui bersama papa,mama dan kakak mu. Yakinlah jika papa,mama dan kakak mu akan selalu ada di sini": ucap Jordans sambil menunjuk ke dada putrinya, memberikan pengertian bahwa mereka semua akan selalu berada di dalam hati Krystal


"Kesulitan apapun yang kau lalui nanti, tetaplah ingat kepada mama,papa dan kakak mu. Jangan pernah lupa,kasih sayang,cinta,suka ataupun duka,kau harus membaginya kepada keluarga mu.": lanjut Dasha mengelus lembut pipi putrinya


Hari yang sudah berganti malam, Krystal dan kedua orangtuanya beranjak dari sana meninggalkan lokasi piknik, untuk segera kembali ke rumah.


Tapi di malam sebelum Krystal dan orangtuanya tiba di rumah. Semua kehidupan Krystal berubah, menjadi kegelapan dalam satu malam.


Brukkkkkk..Brukkkkkk


Mobil yang di pakai oleh Krystal dan kedua orangtuanya mengalami kecelakaan maut.


Hari itu Krystal di selimuti oleh kesedihan duka yang mendalam, karena melihat kedua orangtuanya berada di dalam mobil yang terjun ke dalam jurang. Sebelum mobil itu jatuh ke dalam jurang, Jordan dengan cepat melempar putrinya keluar dari mobil, sehingga menyelamatkan nyawa Krystal.


"Mamaaaaaaaa....Papaaaaaaaaaa..Hiks..hiks": tangis Krystal,teriak memanggil kedua orangtuanya yang berada di dalam jurang yang dalam. Krystal yang juga menerima cukup banyak luka di sekujur tubuhnya, tidak lagi merasakan sakit. Sampai beberapa saat kemudian dia sudah tidak sadarkan diri.


Krystal yang saat itu masih berusia 15 tahun, merasakan semuanya hilang dalam sekejap. Krystal mengklaim malam itu adalah malam yang sangat di benci dalam hidupnya.


•Falsback End' , POV Krystal•


"Maafkan aku,kak. Aku mengira kau benci padaku, karena kematian mama dan papa": lirih Krystal menatap kakaknya yang sudah 3tahun ini sangat dia rindukan


"Ini semua salahku,jika saja aku tidak mengatakan hal yang menyakitimu saat itu": kata Alice


•Flasback , POV Alice•


Malam itu Alice menerima telpon dari kepolisian. Yang mengatakan jika kedua orangtua dan adiknya mengalami kecelakaan. Kepolisian menjelaskan bahwa kedua orangtuanya meninggal,dan hanya menyisakan adiknya yang saat ini mendapatkan perawatan di rumah sakit.


Alice saat itu, langsung menuju ke rumah sakit yang telah di sebutkan oleh polisi.


"Hiks..hikss mama,papa ini tidak mungkin. Kenapa kalian meninggalkan aku!!": tangis Alice pecah,saat melihat jasad kedua orangtuanya


"Aku masih membutuhkan kalian,hiks..hikss bagaimana aku akan bertahan tanpa adanya kalian!!": histeris Alice,dia benar-benar terpukul melihat jasad kedua orangtuanya


"Krystal": Alice seketika mengingat adiknya,dengan cepat dia menuju ke tempat Krystal di rawat


"Bagaimana, keadaannya dokter?": tanya Alice kepada dokter


"Dia mendapatkan luka yang cukup banyak.Tapi tidak perlu khawatir,dia akan segera sadar": jawab dokter


Tak lama kemudian Krystal sadar.


"Hiks..hiks..mama,papa": tangis Krystal mengingat kembali kecelakaan yang di alaminya bersama kedua orangtuanya


"Puas!! jika saja kau tidak mengajak mama dan papa piknik,ini semua tidak akan terjadi. Mama dan papa tidak akan pergi meninggalkan kita!": Alice yang saat itu masih tidak bisa menerima kenyataan bahwa kedua orangtuanya telah meninggal,tanpa sadar menyalahkan adiknya atas kematian kedua orangtuanya


"Kakak": lirih Krystal menatap Alice


Tanpa menjawab apapun,Alice keluar dari kamar Krystal. Meninggalkan Krystal sendiri.


Sehingga membuat Krystal berpikir Alice membencinya karena kematian orangtuanya.


(Singkat cerita)


Pemakaman kedua orangtuanya telah selesai dilakukan,Alice segera menuju rumah sakit. Dia benar-benar menyesal,telah mengatakan hal yang pasti sangat menyakiti Krystal. Saat ini Alice hanya memiliki Krystal dalam kehidupannya,dia akan selalu menjaga adiknya.


Tapi hal yang tak terduga yang Alice dapat. Krystal tidak ada di dalam kamarnya, Alice hanya mendapatkan sebuah surat,yang dia yakini Alice itu adalah tulisan tangan adiknya.


Kak Alice, maafkan aku karena ini semua salahku. Ini semua terjadi karena aku,andai saja aku tidak mengajak papa dan mama, mungkin saat ini kita masih bersama. Aku tidak akan menemuimu, sampai kau mau memaafkan aku. Aku janji,tidak akan mengatakan kepada siapapun bahwa kau kakakku. Sis I love you, and will always miss you.


Itulah,isi surat yang di temukan oleh Alice.


"Aaaaaaaaa... Krystal kau kemana,maafkan aku,maafkan kakak": tangis Alice ,dia benar-benar tidak tau jika perkataannya bisa membuat adiknya berpikir bahwa dia membencinya


Dengan cepat Alice mencari Krystal,ke seluruh rumah sakit.Tapi Alice tidak menemukan apapun.


•Falsback End' , POV Alice•


..


..


..


..


Hay 👋 semuanya.


Makasih ya,yang udah mau setia nunggu setiap episode My Husband Is A Psychopath.


Untuk kalian semua, setiap hari minggunya aku akan up 3 episode.


Jangan lupa buat,like,vote dan berikan comment kalian untuk setiap episodenya 😘


Thank you, untuk kalian semuanya 😘❣️