
Apa kau telah mengungkapkannya?
Ingat Mark! waktu mu tidak banyak, sebelum aku benar-benar menikahkan kak Alexa dengan pria lain yang sudah bersedia menjadi suami kak Alexa!": pesan teks dari brave kepada Mark
"Brave sialan! kau suka sekali mengancam ku": umpat Mark yang telah membaca pesan teks dari brave tanpa membalasnya
"Kak Alexa tidak akan menikah dengan siapapun! dia hanya akan menikah denganku":gumam Mark mengusap wajahnya dengan kasar
"Aaaaaa...tapi bagaimana aku mengungkapkan perasaan ku padanya?": gusar Mark dia benar-benar bingung harus memulai dari mana
"Bagaimana tanggapan kak Alexa nantinya,apa dia akan menerima perasaan ku padanya atau dia akan marah dan menjauhi ku..tidak aku tidak ingin itu terjadi! Oh tuhan bantu aku":Mark sibuk memikirkan bagaimana tanggapan Alexa jika dia mengungkapkan perasaannya
"Mark, are you okay?": panggil Alexa dari balik pintu kamar yang saat ini di pakai oleh Mark
Ya Mark memang menginap semalam di apartemen Alexa.
"Yes, i'm fine":jawab Mark
Apa dia mendengar ku?": batin Mark
Mark lalu segera membuka pintu kamarnya dan melihat Alexa berdiri di depan pintu kamar.
"Kau kenapa?": tanya Alexa menatap Mark
"Tidak apa-apa,sejak kapan kau di sini?": tanya balik Mark kepada Alexa
"Sejak mendengar suara teriakan mu,itu membuatku bangun!": jawab Alexa menatap Mark dengan kesal karena menurutnya telah menganggu tidurnya yang masih pagi buta
"Hahaha,maaf jika mengganggu tidur mu kak.":ucap Mark cengengesan
"Kenapa kau berteriak sepagi ini?": tanya Alexa lagi karena belum mendapatkan jawaban dari Mark
"Ehhh...ehh tadi ada kecoa yang jatuh di atas kepala ku,itu membuat aku terkejut": jawab Mark menyakinkan Alexa
"Kecoa? bagaimana mungkin ada kecoa, setiap 2hari sekali aku selalu membersihkan apartemen ku": kata Alexa menatap Mark tidak percaya
"Aku serius kak, untuk apa aku berbohong. Dan juga ini masih pagi sekali aku masih mengantuk,jadi aku tidur di kamar mu saja": ucap Mark berjalan menuju kamar Alexa
"Mark! No. Aku juga masih mengantuk,kalau kau tidur di kamar ku,lalu aku tidur di mana?": tanya Alexa mengikuti Mark yang berjalan menuju kamarnya
"Tidur bersama ku,aku tidak masalah": jawab Mark dengan acuh menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur Alexa
"Apa kau gila,Mark ayo cepat bangun! pindah ke kamarmu sana": Alexa terus membangunkan Mark agar pindah dari kamarnya
"Kak di kamar itu ada kecoa,kau tau aku sangat takut dan juga jijik pada kecoa. Biarkan aku tidur di sini": ucap Mark tak memperdulikan Alexa
"Kalau begitu tidur di sofa ruang tamu!": Alexa terus berusaha agar Mark pergi dari kamarnya
"Jangan menganggu ku kak,aku benar-benar masih sangat mengantuk": kata Mark sama sekali tidak berniat meninggalkan kamar Alexa
"Tidak! kau harus pindah dari__":
"Aaaa": pekik Alexa karena tiba-tiba Mark menariknya hingga jatuh tepat di atas tubuh Mark
"Kau sungguh berisik, tidurlah aku tidak akan melakukan apapun. Aku benar-benar mengantuk": ucap Mark memeluk Alexa dengan erat
"Aku ingin tidur memeluk mu": jawab Mark yang tetap memejamkan matanya dengan posisi masih memeluk Alexa
"Mark ini tidaklah benar, lepaskan aku": tegas Alexa meminta Mark melepaskan dirinya
Mark kembali membuka matanya setelah mendengar ucapan Alexa.
"Apanya yang tidak benar?": tanya Mark menatap Alexa
"Mark kau ini kenapa cepat lepaskan aku, jangan lupa bahwa aku ini kakakmu! tidak seharusnya kita berada di posisi seperti ini": kata Alexa tetap berusaha melepaskan diri dari dekapan Mark yang jauh lebih kuat darinya
"Kita tidak memiliki hubungan darah, jadi ini tidaklah masalah bagiku dan untukmu juga": jawab Mark dengan santai
"Mark!": tegas Alexa menatap Mark
"Kenapa?": tanya Mark balik menatap wajah cantik Alexa
"Kau menyakiti ku dengan ucapan mu,aku sadar bahwa kau dan aku memang tidak memiliki hubungan darah! tapi setidaknya kita telah menjadi saudara sejak 7tahun lalu,kau telah aku anggap seperti adik kandung ku sendiri, Mark!": ucap Alexa meneteskan air matanya entah kenapa dia begitu sedih mendengar ucapan Mark
"Apa kau menyayangiku ku,apa kau mencintaiku?": tanya Mark mengepalkan tangannya karena melihat Alexa menangis
"Seharusnya kau tau hal itu, karena aku menganggap mu seperti adikku sendiri!": jawab Alexa menatap ke arah lain
"Tapi bisakah rasa sayang dan cinta itu berubah menjadi rasa saya dan cinta kepada seorang pria,bukan kepada adik?": pinta Mark yang terus menahan posisi Alexa yang berada di atas tubuhnya
"Apa maksudmu Mark?": tanya Alexa terkejut mendengar permintaan Mark
"Aku mencintaimu,aku menyayangimu bukan sebagai seorang adik kepada kakaknya tapi seorang pria kepada wanita": jawab Mark menatap Alexa dengan serius
Alexa diam menatap Mark dengan air mata yang terus saja mengalir dan jatuh membasahi wajahnya Mark.
"Aku mencintaimu sejak 7tahun lalu. Aku menahan perasaan ku sejak lama,aku mencoba untuk membuang jauh perasaan ku itu,tapi aku tidak pernah bisa melakukannya": lanjut Mark mengakui semua perasaannya kepada Alexa
"Aku hanya ingin kau juga membalas cinta ku,aku mencintaimu Alexa": ucap Mark tanpa menggunakan embel-embel kakak lagi kepada Alexa
"Mark, lepaskan aku. Ini membuat aku pegal dalam posisi seperti ini":pinta Alexa menatap ke arah lain
Mark lalu merenggangkan dekapannya pada Alexa,lalu dengan sangat entengnya dia mengangkat tubuh Alexa berbaring tepat di sampingnya dan kembali memeluknya agar wanita itu tidak pergi.
Alexa diam tanpa melakukan perlawanan apapun lagi. Alexa shock dan merasa semua yang terjadi seperti mimpi mendengar pengakuan Mark.
"Jawab aku, jangan diam saja": pinta Mark karena Alexa diam saja
Tapi Alexa tetap saja diam, wanita itu benar-benar membisu dalam sekejap dengan air mata yang terus saja keluar dari sudut matanya.
"Ku mohon berhentilah menangis":pinta Mark mengusap air mata Alexa
"Aku berharap kau tidak akan menjauhi ku setelah mengetahui hal ini. Aku akan menerima konsekuensinya asalkan kau tidak menjauh dariku": lanjut Mark menarik Alexa lebih dalam ke dekapannya
"Aku mencintaimu Alexa": ucap Mark lagi lalu mencium kening Alexa cukup lama
Apa yang terjadi hari ini? kenapa kau melakukan hal ini padaku. Aku bahkan tidak bisa berkata apa-apa untuk menjawabnya,kenapa kau memiliki perasaan itu padaku Mark! kau tau masa laluku yang begitu menjijikkan bahkan kau melihatnya dengan mata kepala mu sendiri saat itu. Tapi kenapa kau bisa memiliki perasaan itu,kenapa?": batin Alexa
Alexa benar-benar membisu mendengar semua pengakuan Mark, rasanya dengan menangis itu mewakili semua yang dia rasakan saat ini.