My Husband Is A Psychopath

My Husband Is A Psychopath
Psychopath: Good news



Keesokan harinya Krystal membantu Lucia untuk membuat sarapan pagi.


"Ibu..ibu,ibu kau dimana?": terdengar suara Mark mencari Lucia


"Sayang,tunggu sebentar. Sepertinya Mark mencari ibu": ucap Lucia kepada Krystal


"Biarkan aku yang melanjutkan ini ibu": kata Krystal tersenyum pada Lucia


"Baiklah,ibu akan segera kembali": ucap Lucia dan di balas anggukan oleh Krystal


"Mark,kau ini seperti anak kecil saja. Ada apa mencari ibu nak?":tanya Lucia menghampiri putranya


"Astaga ibu,aku merindukanmu": kata Mark langsung memeluk Lucia


Ya karena sudah 2 hari ini,Mark begitu sibuk dengan pekerjaannya di perusahaan. Sehingga dia merasa sangat merindukan Lucia ibunya.


"Mark kau ini sudah tua.Tapi masih saja manja seperti anak kecil!": cibir brave yang baru saja turun dari lantai 2 melihat Mark bermanja-manja dengan Lucia


"Shut up,you damn!.Terserah aku": acuh Mark menatap brave sekilas


"Sudahlah, sekarang kita ke meja makan. Krystal sudah menunggu kita di sana": ajak Lucia pada kedua putranya dan di balas anggukan oleh kedua pria tampan itu


"Brave,aku tidak tau kau menginap di sini?":tanya Mark


"Sepertinya kau benar-benar sibuk": ucap brave menatap Mark


"Aku bosan dengan ini,aku tidak ingin begitu banyak bekerja. Aku ingin menghabiskan banyak waktu bersama ibu": keluh Mark,karena saat ini asisten pribadinya yang selalu menangani semua pekerjaannya sedang berada di Canada, mengurus perusahaan cabang yang ada di sana


"Kau ingin solusi dari ku?":tanya brave menatap serius Mark


"Kau ada solusi,ayo katakan brave": seru Mark dengan antusias,karena memang saat ini dia butuh solusi


"Buat saja perusahaan mu bangkrut! semua masalah mu akan selesai": jawab brave memberikan saran kepada sahabatnya itu


"Sialan! saran mu sama sekali tidak berguna.": umpat Mark kesal pada brave


Brave malah tertawa setelah berhasil membuat Mark kesal.


"Brave, Mark cepat kemari": teriak Lucia dari meja makan memanggil kedua putranya


"Iya,ibu. Anak mu yang tampan datang": jawab Mark segera menyusul ke meja makan


Brave hanya menggeleng kepala melihat tingkah sahabatnya itu. Lalu segera ikut menyusul ke meja makan.


"Selamat pagi, Krystal": sapa Mark tersenyum manis kepada Krystal


"Jangan menatapnya seperti itu!": serkas brave menatap tajam Mark


"Krystal,apa kau sibuk hari ini?": tanya Mark mengacuhkan brave


"Hmm, sepertinya tidak. Ada apa?": tanya Krystal


"Aku hanya ingin mengajakmu jalan-jalan": jawab Mark ,dan langsung mendapatkan tatapan mematikan dari brave


Lucia hanya menggeleng kepala melihat keusilan Mark.


"Mark!":serkas brave menatap Mark


"Ada apa denganmu?. Apa kau juga ingin, aku mengajak mu jalan-jalan?": tanya Mark dengan nada mengejek kepada sahabatnya itu


"Mark, hentikan!":tegur Lucia , kepada putranya itu agar tidak mengusili brave lagi


"Hahaha": Mark tertawa melihat brave yang sudah terlihat kesal dengannya


"Wajahmu sangat lucu,brave": Mark tertawa dengan puas, dia sengaja melakukan hal itu. Sangat jarang bisa mengusili brave, apalagi soal wanita


Brave mengambil tisu sebanyak mungkin, lalu menyumpalkan ke mulut Mark,agar berhenti tertawa.


"Brave, Mark! hentikan. Kalian ini masih saja seperti anak kecil": tegur Lucia kepada kedua putranya


"Sialan,awas kau!":Mark menatap kesal pada brave karena menyumpal mulutnya dengan tisu.Dan brave hanya tersenyum mengejek balik Mark


Ternyata di tak sedingin yang aku bayangkan,jika bersama dengan keluarganya.": batin Krystal


..


..


..


..


Pagi-pagi sekali Alexa menerima sebuah pesan teks dari brave,yang memintanya untuk datang ke rumah Lucia.


Kak, datang ke rumah ibu pagi ini. Aku ingin menyampaikan sesuatu.


Itulah isi pesan teks yang di kirim oleh brave.


Kini Alexa sudah tiba di kediaman Lucia. Setelah memarkirkan mobilnya,dia segera masuk ke dalam rumah mewah itu.


"Selamat datang,nona Alexa": sapa pelayan saat melihat Alexa baru saja masuk


"Di mana ibu,dan yang lainnya?": tanya Alexa kepada pelayan


"Nyonya besar,dan kedua tuan muda berada di ruang makan nona": jawab sopan pelayan pada Alexa


"Baiklah,aku akan menemui mereka": ucap Alexa ,lalu segera berjalan menuju ruang makan


"Kak,kau datang": pekik Mark melihat kehadiran Alexa yang tiba-tiba


"Alexa,kau datang nak": Lucia terlihat senang karena kedatangan Alexa


"Aku merindukanmu,Bu": ucap Alexa menghampiri Lucia lalu mencium kedua pipi wanita yang dia panggil ibu


"Ibu juga sangat merindukanmu. Kau terlalu sibuk dengan rumah sakit, sehingga tidak memiliki waktu untuk menemui ibu": keluh Lucia,bagi Lucia,Alexa sama seperti Brave dan Mark. Dia menyayangi Alexa seperti putrinya sendiri


"Maafkan aku,Bu": ucap Alexa menatap wanita paru baya itu.Wanita yang sudah Alexa anggap seperti ibu kandungnya sendiri


"Hay, Krystal": sapa Alexa setelah duduk di samping Krystal


"Hay,kau mengenalku?": tanya Krystal dengan polosnya


"Tentu saja, karena kau adalah bagian dari kehidupan adikku.Tentu aku mengenalmu": jawab Alexa tersenyum menatap Krystal


"Kenalkan,aku Alexa": lanjut Alexa mengulurkan tangannya kepada Krystal


"Senang,bisa bertemu denganmu": Krystal menyambut tangan Alexa dan tersenyum


"Kau,bisa memanggilku kakak. Sama seperti mereka": kata Alexa menunjuk brave dan Mark


"Sayang,ini sarapan dulu":kata Lucia memberikan piring yang sudah berisi makanan


"Terima kasih,ibu":ucap Alexa,Lucia menanggapinya dengan senyuman


"Kak, kenapa kau tiba-tiba di sini?": tanya Mark menatap Alexa


"Dia yang memintaku datang": jawab Alexa menunjuk ke arah brave


..


..


..


..


Kini mereka semua sudah berada di ruang keluarga, setelah sarapan pagi. Brave meminta mereka semua berkumpul, karena ingin menyampaikan sesuatu.


"Ada apa,nak?": tanya Lucia menatap brave dan Krystal


Brave menatap ke arah Krystal yang ada di sampingnya. Mengisyaratkan untuk mengatakan yang ingin di sampaikan.


"Ibu": Krystal menatap Lucia yang ada di hadapannya


"Ada apa, sayang?": tanya Lucia menatap Krystal


"Ibu,malam itu kau meminta jawabanku, untuk menikah dengan brave secepatnya.": ucap Krystal dan di balas anggukan oleh Lucia


"Aku siap,ibu.": lanjut Krystal, memberikan jawaban yang di inginkan oleh Lucia


Lucia tersenyum lebar menatap Krystal,dia sangat bahagia dengan jawaban gadis itu. Lucia bangkit dari tempatnya, menghampiri Krystal lalu memeluknya.


"Terima kasih. Ibu, sangat bahagia mendengarnya.": ungkap Lucia memeluk erat Krystal


"Aku yang seharusnya berterima kasih,ibu. Aku bahagia, karena kembali memiliki keluarga": tutur Krystal dengan mata yang sudah berkaca-kaca menatap Lucia


"Ibu sangat menyayangimu": ucap Lucia mengelus lembut pipi Krystal


Lucia beralih menatap putranya.


"Terima kasih,brave. Ibu sangat menyayangimu": lanjut Lucia memeluk putranya


"Semua berkat dirimu, ibu": balas brave memeluk Lucia


Arthur,putra kita akan segera menikah. Aku harap, dia akan berubah sama seperti mu.": batin Lucia


"Wow! aku akan mempunyai 1 adik lagi": seru Alexa bahagia mendengar bahwa brave akan menikah.Alexa menghampiri Krystal,lalu memeluknya


"Selamat,aku bahagia mendengar kalian akan segera menikah. Aku yakin hanya kau yang bisa mengubahnya dan membuatnya berdiri di jalan yang benar. Karena kau adalah satu-satunya wanita yang bisa meluluhkan hatinya":ucap Alexa,penuh dengan tanda tanya untuk Krystal


Krystal menatap ke arah brave,yang tersenyum menatap dirinya.


Memangnya apa yang perlu aku ubah darinya?": batin Krystal


"Terima kasih,kak": ucap Krystal tersenyum pada Alexa


"Ck! Manusia es,telah mencair rupanya": cibir Mark,tapi dia bahagia mendengar bahwa sahabatnya itu akan segera menikah


"Mark,dia berada di depan mata. Kenapa sampai saat ini kau belum mengungkapkan perasaanmu yang sebenarnya?":tanya balik brave,tapi tidak sampai terdengar oleh Alexa


"Diam! kenapa kau malah membahas tentang perasaanku!: serkas Mark ,dia takut Alexa mendengarnya


"Jangan lama-lama, Mark. Kak Alexa wanita yang cantik dan juga baik,banyak pria di luar sana yang menginginkannya": pesan brave pada Mark


Mark,diam tidak bisa berkata apa-apa lagi. Benar yang di katakan oleh brave,banyak pria di luar sana yang menginginkan Alexa.


Aku tidak akan membiarkan itu terjadi!": batin Mark


"Ibu akan segera mencari tanggal untuk hari pernikahan kalian.": tutur Lucia


"Hmm,aku juga akan mengambil cuti. Agar bisa ikut andil dalam rencana pernikahan kalian": sambung Alexa


Lalu mereka semua mengobrol, membicarakan rencana pernikahan brave dan Krystal. Lucia menginginkan pernikahan putranya itu,di buat secara meriah.