
Pekerjaan yang begitu banyak menanti brave setelah 3minggu ia tinggalkan. Brave kini sibuk mengerjakan semua pekerjaannya yang menumpuk. Dengan Mark yang sedari tadi berada di ruang kerjanya,tapi entah apa yang di lakukan oleh Mark di sana.
"Mark apa kau sudah mendapatkan sekertaris untukku?": tanya brave kepada Mark
Karena sebelumnya brave meminta bantuan kepada Mark untuk mencari sekertaris untuk mengantikan semua pekerjaan Charles.
"Hmmm,dia telah bekerja 3hari yang lalu":jawab Mark
"Baiklah, bagaimana kriterianya?": tanya brave yang tidak mengalihkan tatapannya dari laptop yang ada di hadapannya
"Cantik,sexy dan body gitar spanyol": jawab Mark sambil membayangkan wanita yang menjadi sekertaris brave
"Hei bodoh, sepertinya kau benar-benar rela jika kak Alexa aku nikahkan dengan pria lain": ancam brave menatap tajam Mark
"Awas saja jika kau berani melakukannya!. Aku akan membunuhmu": ancam balik Mark
"Ck! ancaman mu tak membuat aku takut": cibir brave menatap Mark
"Sialan! aku hanya bercanda brave. Kau tau aku sangat mencintai Alexa, tidak akan ada wanita lain selain dirinya": ucap Mark mengatakannya dengan bersungguh-sungguh
Brave menatap Mark dengan menggeleng kepala, mendengar Mark tak lagi mengunakan awalan kata kakak kepada Alexa.
"I don't care!": jawab acuh brave
"Cepat jelaskan kriteria wanita yang kau rekrut sebagai sekertaris ku!": lanjut brave
"Brave,data dirinya ada di depan mata mu": tunjuk Mark pada salah satu map yang berwarna coklat
"Kau hanya perlu membacanya, tidak perlu aku yang menjelaskan semuanya": lanjut Mark menatap malas brave
"Keluar dari sini!":kata brave kepada Mark
"Ck! apa kau baru saja mengusir ku?": tanya Mark tidak percaya
"Ya, keluar dari ruangan ku!": jawab brave menatap sekilas Mark lalu kembali fokus pada pekerjaannya
"Haahhh... hahaha sial": umpat Mark beranjak dari tempat duduknya untuk meninggalkan brave
"Tutup pintunya dengan benar!": kata brave menatap Mark dengan acuh
Mark tidak berkata-kata apa lagi,dia berjalan menuju pintu dan keluar dari sana dengan membanting sedikit kasar pintu ruangan kerja brave.
"Dia mengusirku!": gumam Mark
Sedangkan brave kini lebih memilih melanjutkan semua pekerjaannya yang tertunda.
..
..
..
..
Di ruang keluarga Krystal dan Alexa sedang asik mengobrol. Alexa sengaja datang saat mengetahui brave dan Krystal telah kembali dari honeymoon.
"Bagaimana perjalanan mu dengan brave?": tanya Alexa kepada Krystal
"Semuanya berjalan lancar kak,aku dan brave sangat puas mengelilingi berbagai kota wisata di Rusia.": jawab Krystal dengan senyuman manisnya
"Syukurlah": ucap singkat Alexa
"Kak Alexa": panggil Krystal menatap Alexa
"Iya ada apa Krystal?": tanya Alexa menatap balik Krystal
"Bolehkah aku bertanya tentang brave padamu?": tanya Krystal sedikit ragu ingin bertanya pada Alexa
"Tentu saja,apa yang ingin kau tau dari ku tentang suamimu itu?": tanya Alexa
"Emmm..kak Alexa akhir-akhir ini aku mengalami beberapa mimpi yang aneh tentang brave. Tapi aku tidak tau apa itu,tapi aku merasa mimpi itu seperti nyata.": kata Krystal
"Apa kakak tau sesuatu tentang brave yang tidak aku ketahui?": tanya Krystal dengan serius
"Apa yang kau mimpikan?": tanya Alexa menatap Krystal
Krystal pun menceritakan semuanya,semua yang dia lihat dalam mimpinya,saat dirinya di kelilingi oleh segerombolan orang yang berjubah putih. Dan juga Krystal menceritakan apa saja yang mereka katakan padanya.
"Apa kau sering mengalami mimpi itu?": tanya Alexa
"Sepertinya 4 kali aku mengalaminya dan semuanya sama": jawab Krystal
"Krystal sepertinya kau mengalami Vivid dream atau mimpi yang terasa sangat nyata. Seseorang yang mengalaminya bisa merasakan secara jelas aroma, bentuk, warna, atau seseorang yang berada di dalam mimpi,dan mungkin kau salah satunya yang mengalami hal itu. Vivid dream disebabkan oleh stres, tapi ada beberapa penyebab lainnya kenapa bisa mengalami vivid dream, yakni perubahan gaya hidup, pola makan, kebiasaan tidur siang, atau kebiasaan bangun yang bisa mengganggu kebiasaan tidur normal.Tapi sebaiknya kau tidak perlu memikirkan hal itu,itu hanya mimpi.":kata Alexa menjelaskan kepada Krystal agar tidak terus memikirkan mimpinya itu
Sorry Krystal,aku sangat yakin jika yang kau lihat itu adalah salah satu sifat psikopat brave yang tidak kau ketahui,dan mungkin cepat atau lambat akan segera kau ketahui juga.": batik Alexa
Alexa sengaja menjelaskan satu teori Vivid dream agar Krystal tidak memperdulikan mimpinya itu. Berharap jika Krystal percaya dengan teori yang baru saja dia jelaskan tentang mimpinya.
"Apakah ada seperti itu?": tanya Krystal terlihat bingung
"Iya,itu adalah salah satu teori yang aku pelajari sebagai dokter": jawab Alexa menyakinkan Krystal
"Sepertinya kau benar kak,ah syukurlah kau di sini,jadi aku tidak perlu lagi memikirkan mimpi aneh itu setelah mendengar penjelasan mu": kata Krystal tersenyum menatap Alexa
"Haah iya": jawab Alexa menghela nafas lega karena Krystal mempercayai perkataannya
Brave harus mengetahui hal ini": batin Alexa
"Tapi kak, jangan sampai brave mengetahuinya.": pinta Krystal meminta kepada Alexa agar tidak menceritakan tentang mimpinya itu kepada brave
"Iya": jawab singkat Alexa
Tapi brave harus tau hal ini": batin Alexa
..
..
..
..
Temui aku di gazebo,ada hal penting yang harus aku katakan padamu!": pesan teks yang di kirim Alexa kepada brave
Tak lama Alexa menunggu di gazebo,brave pun datang menghampirinya.
"Ada apa kak?": tanya brave
"Sepertinya cepat atau lambat Krystal akan tau jika kau seorang psikopat,brave.": kata Alexa tanpa berbasa-basi lagi
"Kenapa kau bisa berkata seperti itu?": tanya brave mengerutkan keningnya mendengar pernyataan Alexa
"Krystal bercerita padaku bahwa akhir-akhir ini dia sering mengalami mimpi aneh tentang dirimu. Dan dia mengatakan itu seperti nyata": jawab Alexa menatap brave
"Mimpi?": kata brave dan di amggukkin oleh Alexa
"Itu yang aku mau, biarkan saja dia mengetahuinya secara perlahan.": lanjut brave yang membuat Alexa menatapnya dengan bingung
"Apa maksudmu brave,jika dia mengetahui bahwa kau seorang psikopat,apa kau yakin jika dia akan tetap bertahan denganmu? jawabannya adalah tidak. Krystal akan pergi meninggalkan dirimu jika dia mengetahui kau sebenarnya seorang psikopat!": serkas Alexa
"Mungkin dia akan pergi, tapi aku tidak akan membiarkan dirinya pergi. Apapun yang terjadi dia akan selalu bersama ku selamanya": kata brave
"Jadi biarkan saja dia mengetahui semuanya secara perlahan. Jika memungkinkan aku sendiri yang akan mengakui diriku seorang psikopat pada dirinya.": lanjut brave
"Brave":Alexa tidak tau lagi ingin berkata apa kepada brave
"Tidak perlu khawatir,aku bisa mengatasinya sendiri. Percayalah padaku bahwa Krystal tidak akan pergi kemanapun tanpa diriku": ucap brave tersenyum mengatakan hal itu kepada Alexa
"Baiklah,aku percaya padamu. Jika ada apa-apa kau bisa menghubungi ku": kata Alexa dan di balas anggukan oleh brave
"Terima kasih kak": ucap brave menatap Alexa
Alexa hanya membalasnya dengan senyuman.
"Owh iya kak, bagaimana hubungan mu dengan Mark?": tanya brave