
"Kenapa kau tidak membangunkan,aku?": tanya Krystal yang kini sudah berada di belakang brave
"Kau sudah bangun": ucap brave, menatap Krystal dengan tersenyum
Brave menuntun Krystal untuk duduk di hadapannya,dengan dia yang berada di belakang tubuh kecil Krystal, sebagai sandaran untuk gadis itu.
"Kemana ibu,dan yang lainnya?": tanya Krystal, melihat sekelilingnya tak melihat Lucia, Mark dan juga Alexa
"Mereka menemani ibu bersepeda": jawab brave
"Ini makan,kau belum makan sejak pagi": lanjut brave,memberikan semangkuk salad buah kepada Krystal
Krystal, menerimanya. Lalu memakannya,dia memang sudah sangat lapar.
"Kau mau?":tawar Krystal
"Tidak,kau saja yang makan": jawab brave, memeluk Krystal dari belakang
Krystal kembali merasakan jantungnya berdetak kencang,saat brave memeluknya. Tapi dia mencoba untuk tidak memperdulikan itu,dia kembali memakan salad buahnya.
"Krystal,apa kau sebelumnya pernah mencintai seseorang?":tanya brave,dengan menyandarkan kepalanya di bahu Krystal
Krystal merasa aneh, karena brave tiba-tiba mempertanyakan hal itu kepadanya.
"Tidak! dan aku tidak pernah mencintai siapapun!": jawab Krystal, karena sampai saat ini pria yang memeluknya itu adalah cinta pertamanya,tapi dia enggan untuk mengakuinya. Sebelum dia mengetahui perasaan brave kepadanya
Dari nada bicara Krystal, brave tau bahwa Krystal berbohong. Brave bukan orang yang mudah di bohongi,dan brave tau jika saat ini Krystal, hanya mencintai dirinya.
Brave diam,tidak bertanya lagi.Dia semakin mengeratkan pelukannya kepada gadis itu. Bersama menatap ke depan, menikmati desiran angin pantai dengan matahari yang sudah mulai menghilang.
Akankah aku selalu merasakan hal ini bersamamu,brave?": batin Krystal
Krystal menikmati setiap detik yang dia lalui bersama,brave. Dia tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa bersama dengan pria yang dia cintai.
Krystal, akankah kau bertahan jika mengetahui aku seorang psikopat?":batin brave
Dari kejauhan, seorang pria memperhatikan mereka berdua. Pria itu mengepalkan tangannya, melihat brave dan Krystal begitu mesra.
"Ini semua tidak akan lama! Krystal akan segera mengetahui siapa kau sebenarnya": gumam pria itu tersenyum licik menatap ke arah brave dan Krystal
..
..
"Mau jalan-jalan,ada tempat yang indah di dekat sini?": tawar brave pada Krystal
"Hmmmm,ayo": Krystal mengiyakan ajakan brave
Brave mengajak Krystal untuk berjalan melewati tepi pantai. Dengan brave yang mengandeng tangan Krystal.
Cukup lama mereka berjalan, hingga sudah cukup jauh dari lokasi piknik mereka.
"Pakai ini lebih dulu": kata brave, menghentikan langkahnya dan berdiri di hadapan Krystal
"Penutup mata,buat apa?":tanya Krystal, memicingkan matanya mencari tau
"Kau akan tau nanti, sekarang kau harus pakai ini": jawab brave,lalu memasang penutup mata itu kepada Krystal,tanpa menunggu jawaban dari gadis itu
"Brave, sebenarnya apa yang ingin kau lakukan?": tanya Krystal, sedikit kesal karena brave malah menutup matanya
"Ayo,jalan lagi":ucap brave
"Bagaimana aku bisa jalan, mataku tertutup!": jawab Krystal
Brave lalu, kembali mengandeng tangan Krystal. Menuntun jalan gadis itu,kesuatu tempat.
Tak lama kemudian,mereka tiba di suatu tempat,yang sudah di persiapkan oleh brave sebelumnya.
"Sampai kapan mataku di tutup?": keluh Krystal,mulai jenuh karena tidak dapat melihat apapun
"Brave": panggil Krystal,karena brave hanya diam saja
"Hmmm": sahut brave
"Hmmmm":sahut singkat brave
"Baiklah,aku buka": Krystal lalu segera membuka penutup matanya, setelah mendapatkan ijin dari brave
"Brave,di sini gelap sekali. Aku tidak bisa melihat apapun": ucap Krystal, karena tidak bisa melihat apapun di sekitarnya,dia hanya bisa mendengar desiran ombak dan angin yang berhembus kencang
"Kau,akan segera melihatnya.": jawab brave
Brave lalu menggenggam kedua tangan Krystal.
"Krystal": panggil brave
"Ada apa,brave?": tanya Krystal, samar-samar melihat wajah brave
"Aku mencintaimu": ungkap brave,itu membuat Krystal terdiam setelah mendengar pengakuan brave
Deg.
Ini mimpi,jika memang iya.Segera bangunkan aku!": batin Krystal
"Brave,kau pasti sedang bercanda":ucap Krystal,dia merasa brave sedang bercanda padanya
"Aku tidak pernah bercanda dengan ucapanku. Aku mengatakan ini, karena itu yang aku rasakan. Aku mencintaimu, Krystal. Aku mencintaimu,aku mencintaimu,hanya mencintaimu!": ucap brave berulang kali mengulang kalimatnya agar Krystal percaya dengan perasaannya kepada gadis itu
Krystal,kini sudah kembali meneteskan air matanya. Dia berharap apa yang dia dengar hari ini,adalah kenyataan.
"Sejak kapan?": tanya Krystal,dia ingin tau sejak kapan brave mencintai dirinya
"Maaf,aku tidak tau sejak kapan aku mencintaimu. Aku baru menyadarinya dan itu adalah kesalahan yang sangat bodoh yang pernah aku lakukan,aku terlalu bodoh untuk menyadari perasaanku sendiri": jawab brave,lalu berlutut di hadapan Krystal dengan kedua tangannya menggenggam tangan Krystal
"Krystal,Will you marry me?": kalimat itu terucap dari mulut brave,lalu mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah,yang berisi cincin berlian yang mewah
Lalu seketika, tempat mereka berdiri saat ini mendapatkan sinar cahaya.
Krystal melihat itu,semakin terkejut melihat cahaya itu bertuliskan "Merry me".
"Brave_": rasanya Krystal sudah tidak bisa lagi berkata apa-apa lagi
"Bukankah,kita memang akan menikah": lanjut Krystal menatap ke bawah, dimana brave masih berlutut di hadapannya
"Ya, kita memang akan menikah. Tapi kau menerimanya, karena ingin membuat ibuku bahagia,bukan karena keinginan untuk dirimu sendiri.": jawab brave menatap Krystal
"Aku ingin menikahi mu,karena aku mencintaimu. Aku tidak akan pernah mengikatmu untuk bersamaku,karena keterpaksaan. Hari ini,aku akan menerima semua keputusan mu.": lanjut brave
Cukup lama Krystal menatap brave,dia benar-benar tak pernah mengira,jika brave akan melakukan ini semua dan mengungkapkan perasaannya.
"Brave,mungkin aku akan menjadi orang yang munafik jika menyembunyikan perasaan ku. Tapi aku memutuskan untuk menikah denganmu,bukan sepenuhnya karena ibu. Aku memutuskan itu, untuk diriku, untuk bisa selalu bersamamu. Karena aku telah mencintaimu sejak awal.": jawab Krystal, dengan cairan bening yang keluar dari matanya semakin cepat membasahi wajahnya
Brave, tersenyum mendengar pengakuan Krystal. Dia lalu bangkit,dan memeluk gadis itu.
"Terimakasih,karena telah sabar mencintaiku": ucap brave, lalu lanjut mencium Krystal dengan mesranya
Prokkk.prokkk.prokkkk
Suara tepukan tangan, terdengar oleh mereka. Satu persatu orang-orang yang menimbulkan suara tepukan tangan itu,mulai terlihat oleh Krystal dan brave.
"Kakak": Krystal terkejut melihat Alice berada di sana bersama Chris, Hana,dan Helena di susul oleh Mark,Alexa dan Lucia
"Kau belum menjawabnya,ayo berikan jawabanmu": kata Alice tersenyum menatap adiknya
Krystal, kembali menatap brave yang terus memandanginya.
"Yes, I will.Aku mau menikah dan mendampingimu untuk selamanya": jawab Krystal, menerima ajakan brave untuk menikah
Brave tersenyum,lalu memasang cincin berlian itu ke jari manis Krystal,lalu bangkit kembali memeluk Krystal. Dia begitu bahagia karena Krystal menerima ajakannya untuk menikah karena saling mencintai,bukan menikah karena keterpaksaan.
Prokkk.prokkk.prokkk
Sekali lagi mereka semua bertepuk tangan, setelah mendengar jawaban Krystal.