
"Siapa gadis itu?":tanya Alexa menyusul Mark yang berada di ruang tamu, setelah memeriksa keadaan Krystal
"Sekertaris brave": jawab Mark
"Hanya sekedar sekertaris?": tanya Alexa
"Tanyakan saja padanya langsung kak": jawab Mark,dia juga tidak tau kejelasan hubungan Krystal dan Brave
"Di mana dia?": tanya seseorang yang baru saja masuk hingga membuat Alexa dan Mark terkejut
"Kau masuk tanpa suara!":kesal Mark benar-benar terkejut
"Dia ada di kamarmu brave": jawab Alexa
"Bagaimana keadaannya?": tanya brave menatap Alexa meminta jawaban
Alexa bisa melihat dari mata brave,yang begitu sangat mengkhawatirkan Krystal.
"Dia baik-baik saja,aku sudah memeriksanya.": jawab Alexa
"Sekarang bersihkan dirimu lebih dulu brave": lanjut Alexa menyuruh brave untuk membersihkan tubuhnya yang berlumuran darah kering
"Baiklah kak": ucap Brave
"Aku pakai kamarmu": lanjut brave menatap sekilas Mark,lalu berjalan menuju kamar Mark, tanpa mendengar jawaban dari Mark
"Hey aku bahkan belum bilang ya atau tidak!": teriak Mark menatap punggung brave yang terus berjalan
"Kau berisik sekali": kata Alexa menyumpalkan tisu ke mulut Mark
"Haiiisss apa yang kau lakukan padaku kak!": kesal Mark pada Alexa
Alexandra Christine
Wanita berusia 30 tahun itu adalah seorang dokter,dia lebih tua 2tahun dari brave dan Mark.7tahun lalu dia diperkosa oleh seorang pria,di pinggir jalan yang sepi. Dan saat itulah brave dan Mark menyelamatkan dirinya. Hingga saat ini dia bertahan hidup, karena mendapatkan dukungan dari brave dan Mark. Jika bukan kedua pria itu, mungkin Alexa sudah mengakhiri hidupnya setelah kejadian itu. Brave dan Mark sangat menyayangi Alexa,kedua pria tampan itu menganggap Alexa seperti kakak perempuan mereka sendiri.
"Dia melakukan itu lagi?": tanya Alexa menatap Mark
"Itu sudah pasti,brave tidak akan melepaskannya dengan mudah. Setelah
melihat Krystal nyaris di perkosa": jawab Mark
"Dia juga melakukan hal itu 7tahun lalu": tutur Alexa mengingat bagaimana brave saat itu menghabisi pria yang memperkosanya tanpa ampun. Dan saat itu juga Alexa mengetahui brave seorang psikopat
Bagi Alexa brave adalah seorang psikopat yang memiliki hati yang sangat baik,brave akan selalu menolong orang-orang yang lemah dan hanya menghabisi orang-orang yang suka menindas.
"Berhentilah mengigat kejadian itu lagi kak!":tegas Mark karena Alexa kembali menyinggung kejadian 7tahun lalu yang di alaminya
"Sangat sulit untuk tidak mengingatnya Mark. Kejadian itu selalu menghantuiku,masih teringat dengan jelas saat pria itu menjamah tubuhku": ucap Alexa mengepalkan tangannya,jika mengingat kejadian itu dia merasa jijik pada dirinya sendiri
"Shut up!": tegas Mark meninggikan suaranya, menatap tajam Alexa
Alexa menatap Mark,dia tidak tau kenapa pria yang ada di hadapannya itu begitu marah, karena mengigat kejadian 7tahun lalu yang terjadi padanya.
"Ada apa dengan kalian?": tanya brave yang baru saja keluar dari kamar dan mendengar suara Mark seperti sedang marah
"Aku ingin istirahat": ucap Mark, beranjak dari tempatnya berjalan menuju kamarnya
"Apa kalian bertengkar lagi?": tanya brave melihat Mark pergi dalam keadaan marah
"Aku hanya mengingat kejadian 7tahun lalu. Apa aku salah brave,karena tidak bisa melupakan kejadian itu?": tanya Alexa dengan mata yang sudah berkaca-kaca
"Kau tidak salah kak,Mark hanya tidak ingin jika kau terus larut dalam kejadian itu. Mungkin itu sebabnya dia marah jika kau mengingat kejadian itu.": jawab brave menatap Alexa , wanita yang sudah seperti keluarganya sendiri
Karena Mark sudah lama menyukaimu kak, hingga saat ini dia belum berani mengungkapkannya padamu": batin brave
"Sudahlah,Mark tidak akan bisa marah padamu.": kata brave melihat Alexa menatap ke arah kamar Mark
"Aku ingin melihatnya": lanjut brave beranjak dari tempatnya berjalan menuju kamarnya yang saat ini dihuni oleh Krystal
"Bukan siapa-siapa,dia hanyalah sekertaris ku": jawab brave
"Ibu bilang padaku,bahwa kau membawa seorang gadis kepadanya. Dan kau mengakuinya sebagai kekasihmu": kata Alexa , beberapa hari yang lalu Lucia menghubunginya dan menceritakan semuanya tentang brave membawa kekasihnya
"Kau juga mengatakan jika akan segera menikah": lanjut Alexa
"Kau tau ibu seperti apa kak,aku tidak pernah mengatakan akan segera menikah. Tapi jika itu yang di inginkan ibu,demi kebahagiaannya pasti akan aku lakukan.": jawab brave dengan santai
"Apa dia gadis yang di ceritakan ibu?": tanya Alexa
"Hmmm": jawab brave singkat
"Gadis itu memiliki penyakit maag, jangan sampai dia telat makan": kata Alexa dan di balas anggukan oleh brave
Brave lalu masuk ke dalam kamarnya saat dia rasa tidak ada lagi yang ingin di bicarakan oleh Alexa .
Brave baru saja masuk,dan melihat Krystal masih menutup matanya. Brave memperhatikan Krystal lebih dekat,brave melihat lengan Krystal memerah bekas tangan dari preman itu. Brave juga memperhatikan leher Krystal, bagian yang sempat di cium oleh preman itu.
Brave mengepalkan tangannya,dia tidak tau kenapa dia begitu marah mengingat Krystal nyaris saja di perkosa.
Saat Krystal datang ke ruangannya untuk berpamitan pulang,brave melihat Krystal seperti sedang menahan sakit. Maka dari itu brave mengikuti Krystal bersama Mark yang kebetulan datang mencarinya saat itu.
Tapi brave bersyukur karena saat itu entah kenapa ada dorongan dari dirinya sendiri untuk mengikuti Krystal, jika dia tidak mengikuti Krystal saat itu. Brave tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada Krystal.
"Uhggg": Krystal sudah sadar,dia memegang kepalanya yang pusing dan juga perutnya yang sakit
"Kau sudah sadar": ucap brave menatap Krystal
"Apa yang terjadi padaku. Hiks..hikss..aku..aku jijik pada tubuhku sendiri,aaaaaa aku tidak mau tubuh ini.Aku kotor,hiksss...hiksss": histeris Krystal saat mengigat kejadian yang baru saja dia alami
"Krystal tenanglah! mereka tidak berbuat apa-apa padamu": kata brave memeluk Krystal yang mencoba melukai dirinya sendiri
"Tidak,aku sangat ingat dia mencium leherku saat itu. hikss..hikss dan aku tidak ingat lagi setelahnya...hikss..hikss...aku tidak ingin tubuh ini. Lepaskan aku!": Krystal terus saja memberontak histeris karena berpikir preman itu sudah melakukan hal yang menjijikkan padanya
"Krystal lihatlah aku,tidak terjadi apapun padamu. Preman itu tidak melakukan apapun padamu. Percayalah": ucap brave mencoba untuk menenangkan Krystal, menangkup wajah gadis itu
Krystal menatap brave,dia melihat tidak ada kebohongan yang di ucapkan oleh brave. Krystal mencoba untuk lebih tenang, berpikir positif.
"Aku akan menghilangkan bekasnya, dari tubuhmu.": lanjut brave mencium leher Krystal tepat yang di cium oleh preman itu
Krystal terkejut saat merasakan bibir brave menyentuh kulit lehernya.
"Apa yang kau lakukan?": tanya Krystal mematung karena aksi brave
"Aku akan membuatkanmu makan, tunggu di sini": kata brave tidak menjawab pertanyaan Krystal
"Aku ingin pulang": ucap Krystal menatap brave
"Stay here!!": tegas brave sedikit meninggikan suaranya, setelah Krystal mengatakan ingin pergi dari apartemennya
"Kau akan tinggal di sini!": lanjut brave, itulah keputusannya dia ingin Krystal tetap di apartemennya tinggal bersamanya
"Tidak! aku tidak mau. Biarkan aku pulang": tolak Krystal dia tidak mau jika tinggal bersama dengan brave
"Kau harus mau! itu sudah keputusan ku. Aku tidak suka di bantah!": kata brave menatap Krystal
"Kenapa aku harus patuh dengan semua keputusan mu! aku tidak mau jika harus tinggal di sini,bersama denganmu!": tegas Krystal menatap tajam brave
Brave mendekatkan wajahnya kepada Krystal,dan dalam hitungan detik Krystal bisa merasakan bibir brave menempel pada bibirnya. Brave menciumnya dengan sangat lembut.
Krystal mematung,dia tidak tau apa yang sedang terjadi padanya saat ini.
"Tetaplah disini! Because you are mine!": bisik brave di telinga Krystal
Alexandra Christine