
Seminggu telah berlalu sejak Tan memulai melakukan investasi saham. Meskipun begitu, Tan memutuskan untuk berhenti melakukan itu pada hari ke tujuh karena investasi saham membutuhkan jangka waktu yang cukup panjang bila ingin mendapatkan keuntungan secara maksimal.
Selain itu juga, kemampuan penglihatan ajaibnya tidak bisa digunakan dengan baik karena memiliki rentang waktu 24 jam atau satu hari ke depan.
Meskipun begitu, dia telah mendapatkan keuntungan dari investasi saham yang dia beli. Dia mendapatkan keuntungan 3 juta sehingga saldo di rekening sekuritasnya yang awalnya 5 juta menjadi 8 juta dalam satu kali transaksi.
Tan mendapatkan keuntungan sebesar itu karena saat order penjualannya diterima, harga saham yang dia beli sudah jatuh ke titik terendah dari yang seharusnya dia harapkan tapi tidak melewati harga saat dia membeli sehingga dia masih mendapatkan untung.
Bila saja sistem penyelesaian transaksi di BEI memakai T\+1 atau T\+0 bukan T\+2 maka tentu saja dia akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dari yang dia dapatkan saat ini.
Oleh karena itu Tan beralih ke trading karena jangka waktu transaksinya T\+0 atau order jual maupun beli dapat dilakukan pada hari yang sama tidak seperti bursa efek yang memakai T\+2.
Selain itu, kemampuan penglihatannya juga dapat digunakan secara maksimal daripada saat digunakan pada bursa efek.
Tan telah mendapatkan berbagai informasi tentang trading sehingga dia merasa yakin untuk ikut terjun ke dunia trading dan mendapatkan keuntungan sebesar mungkin.
Kemampuan penglihatan ajaibnya juga sudah teruji berhasil di trading, dia bisa melihat pergerakan harga pasar di trading dalam waktu 24 jam seperti saat dia melihat di index harga saham BEI sehingga menambah keinginannya untuk melakukannya.
Sedangkan berdasarkan penjelasan agamanya tentang trading, para ulama dan cendekiawan muslim telah memberikan pernyataan sebagai mubah, sehingga tidak ada masalah baginya untuk terjun ke dunia tersebut.
Tan telah menginstal salah satu aplikasi trading yang dapat dipercaya ke ponsel pintarnya, yakni miracle trading.
Dalam aplikasi trading tersebut, terdapat empat macam trading yang bisa dia lakukan, yakni trading forex atau mata uang asing, krypto atau mata uang digital, emas dan minyak mentah.
Dia telah menginstal miracle trading tiga hari yang lalu, namun akun pendaftarannya baru disetujui hari Senin ini, sehingga Tan baru bisa melakukan aktivitas trading saat ini.
Setelah akunnya telah diverifikasi, Tan langsung memasukkan 2 juta ke saldo akun aplikasi miracle trading itu agar dia dapat beraktivitas trading.
Uang yang ada di sekuritas belum bisa dia ambil karena dia belum mendapatkan NPWP dari kantor pajak negara.
"Oke mari kita mulai trading forex." Tan langsung membuka trading forex dari menu aplikasi miracle trading tersebut.
Dalam trading forex tersebut mata uang dolar Amerika merupakan nilai tukar mata uang utama yang dipasangkan dengan beberapa mata uang negara lain, seperti Yen, poundsterling, Euro, dolar Kanada, dolar new Zealand, dolar Australia, dan Swiss Franc.
Tidak ada pasangan nilai tukar dolar Amerika dengan rupiah dalam trading forex tersebut.
Melihat satu persatu mata uang asing pada trading forex itu, Tan mulai melakukan order pembelian dengan menetapkan harga pada titik terendah dan kemudian menetapkan harga investasi pada tiga nilai tukar mata uang asing, yakni GBP/USD, EUR/USD dan JPY/USD.
Berdasarkan penglihatannya, tiga mata uang itulah yang mengalami peningkatan selama tiga jam pada pembelian yang kemudian terjadi peningkatan pada penjualan.
Trading sangat berbeda dengan investasi saham, perbedaannya terjadi pada penentuan penjualan dan pembelian. Para trader harus menentukan apakah pembelian lebih dominan atau penjualan yang lebih dominan.
Bila trader melihat pergerakan harga trading lebih kuat pada pembelian dan menaruh investasinya pada pembelian tapi hanya beberapa menit ternyata penjualan yang lebih dominan sehingga trader itu mengalami kerugian karena salah menaruh posisi dalam menaruh investasinya. Begitu juga sebaliknya.
Sistem aplikasi itu langsung melakukan proses transaksi sesuai dengan perintah yang sudah diatur oleh Tan. Dia menghabiskan seluruh saldo akunnya untuk menaruh investasinya pada pembelian pada GBP/USD dan EUR/USD sedangkan JPY/USD pada posisi penjualan.
Tan dapat melakukan trading selama 24 jam, tidak ada batasan hari seperti bursa efek sehingga dapat melakukan transaksi jual beli sepanjang waktu dan setiap harinya, kecuali trading forex. Trading forex hanya berlangsung hari Sabtu jam 4 dini.
"Mari tunggu beberapa jam lagi," kata Tan dengan senyuman menghias bibirnya.
Dia meletakkan ponsel pintarnya itu di atas sofa yang dia duduki tempat disampingnya. Dia telah memasang alarm pengingat untuk menutup investasi tradingnya di waktu 30 menit sebelum terjadi perubahan posisi pada forex yang dia investasikan.
Tatapan matanya beralih menuju pada acara berita bisnis yang akan menjadi rutinitas barunya.
Biasanya Tan tidak pernah melihat berita, apalagi berita bisnis sebelum dia terjun ke dunia bisnis investasi, seperti trading dan investasi saham.
Waktu berjalan begitu cepat dan alarm ponsel pintarnya sudah berbunyi, sudah waktunya Tan mengakhiri transaksi investasinya.
Dia membuka aplikasi miracle trading lagi dan saat pada titik tertinggi, sesuai dengan penglihatannya, Tan segera menutup semua transaksi.
Dengan menutup transaksi tersebut dia sudah mendapatkan keuntungan yang cukup banyak. Dia melihat saldo yang tertera di layar utama tepat dibawah foto dirinya telah berubah menjadi 7.256.320 rupiah.
"Aku sudah untung 5.256.320, hanya dalam beberapa jam saja aku bisa mendapatkan sebanyak itu, sedangkan para pekerja kantoran harus mendapatkan uang sebanyak itu dalam gajinya selama satu bulan, Alhamdulillah!!!" Tan merasa bersyukur atas hal tersebut dan merasa mulai sekarang dia tidak akan kekurangan uang lagi karena sudah ada pemasukan.
Dengan cepat dia mulai melakukan trading baru lagi dengan menggunakan semua dana yang dimilikinya tersebut. Tentu saja masih melakukan trading forex karena lebih menguntungkan daripada trading lainnya.
Dia memasukkan perintah pada sistem aplikasi dengan cara yang sama seperti diawal, menentukan posisi sesuai dengan penglihatan ajaibnya dan langsung menutup transaksi lima menit sebelum terjadi perubahan posisi dominan.
Beberapa jam kemudian dia kembali mendapatkan untung sebanyak 5.354.765 rupiah.
Tan harus berhenti sejenak untuk melakukan trading saat waktu sudah memasuki Dzuhur, dia harus menunaikan kewajibannya sebagai muslim taat dengan melakukan sholat Dzuhur.
Setelah selesai sholat serta dzikir dan berdoa pada Yang Maha Kuasa di seluruh alam semesta, dia kembali melanjutkan trading.
Pada sesi ke tiga trading, Tan mendapatkan untung 6.542.912 rupiah, lalu pada sesi terakhir, dia mendapatkan keuntungan lebih besar, 10.378.896 rupiah.
Bila ditotalkan dari sesi satu sampai empat dia telah mendapatkan 30.789.213 rupiah. Bila dikurangi dengan uang modalnya, 2 juta, hanya dalam sehari Tan sudah mendapatkan uang sebanyak 28 juta lebih.
Sungguh pendapatan yang sangat fantastis bagi Tan. Dia belum pernah mendengar atau melihat ada pekerjaan yang bisa memberikan gaji 28 juta lebih hanya dalam waktu kurang dari 24 jam.
Dia kemudian memindahkan uang yang ada di saldo akun aplikasi miracle trading itu ke rekeningnya. Dia hanya menarik 25.789.213 rupiah, meninggalkan 5 juta untuk biaya modal trading selanjutnya.
Saat ini, di rekeningnya ada uang 1 juta lebih dan dengan masuknya uang 25 juta lebih itu maka rekeningnya akan memiliki uang sebanyak 26 juta lebih.
Meskipun sudah dipotong sebesar 50 ribu pada setiap penarikan uang dibawah 100 juta dari aplikasi miracle trading dia masih mendapatkan keuntungan bersih, 26 juta lebih.
Jumlah uang yang sama dengan gaji ayahnya selama sebulan saat masih aktif kerja di Bank Sentral Indonesia.
"Dengan ini aku bisa melunasi semua hutang-hutang yang aku miliki."
Dia sangat bersukacita dan bersyukur bisa melunasi hutangnya sehingga dirinya akan terbebas dari hutang yang telah membuat Tan menderita sejak mengambil pinjaman satu tahun yang lalu.
Jam sudah masuk waktu sholat Ashar saat Tan memutuskan untuk mengakhiri tradingnya. Dia telah menetapkan jam kerja untuk trading yang dimulai jam 8 pagi sampai jam 3 sore selama 6 hari dalam satu Minggu.
Adzan Ashar akan menjadi alarm baginya untuk berhenti trading.
"Meskipun trading bisa dilakukan dalam waktu 7x24 jam, tapi aku harus menetapkan waktu kerja agar aku tidak hanya menghabiskan waktu pada hal ini saja." Kata Tan pada dirinya sendiri.
Dia kemudian langsung beranjak menuju ke kamar mandi untuk mengambil wudhu agar bisa melaksanakan sholat Ashar.
Keesokan harinya, tepat jam 9 pagi, saat sedang melakukan trading forex, Tan telah menerima pesan dari bank NI, pemberitahuan kalau rekeningnya ada transfer uang dari pihak perusahaan developer aplikasi miracle trading dengan nominal yang sesuai dengan uang yang ditarik dari saldo aplikasi tersebut.
Tentu saja, uang yang ditransfer itu sudah dipotong oleh biaya penarikan sebesar 50 ribu oleh perusahaan yang bertanggung jawab atas aplikasi tersebut.
Senyum sumringah muncul di mulut Tan saat melihat uang yang masuk ke rekeningnya itu.
Tanpa pikir panjang, Tan segera melunasi semua hutangnya pada saat itu juga melalui mobile banking yang ada di ponsel pintarnya, tidak perlu ke bank untuk membayar pinjamannya.
"Akhirnya aku terbebas dari jeratan utang, Alhamdulillaah, ya Allah." Kata Tan yang sangat bersyukur.
Meskipun sudah melunasi semua hutangnya itu, dia masih memiliki uang di rekeningnya 22.374.719 rupiah dan itu cukup untuk hidupnya selama 2-3 tahun bila dia menerapkan penghematan tingkat ekstrem yang telah dilakukannya sejak dia mengambil pinjaman.
Seperti yang telah dirinya tetapkan, dia berhenti melakukan trading saat adzan Ashar berkumandang. Keuntungan yang dia dapatkan selama tujuh jam itu, sebanyak 32 juta lebih.
Dia menarik 27 juta untuk dipindahkan ke rekeningnya dan 5 juta dibiarkan tetap berada di saldo akun miracle trading sebagai modal trading.
Dengan penarikan uang tersebut, uang di rekeningnya menjadi bertambah, 50.114.100 rupiah.
"50 juta lebih, aku tidak pernah membayangkan memiliki uang sebanyak ini tanpa perlu melakukan pinjaman, apa semudah ini mendapatkan uang?" Kata Tan pada dirinya saat melihat jumlah uang di rekeningnya.
Dia kembali teringat saat dirinya mengalami kesusahan dalam keuangan dan terus menerus mendapatkan kerugian dari usaha onlinenya sehingga menambah beban pada keuangannya.
Selain itu, almarhum ayahnya yang merupakan pensiunan pegawai bank sentral Indonesia tidak pernah mendapatkan uang sebesar 50 juta lebih ada di rekeningnya hanya dalam beberapa hari.
Ayahnya harus menunggu beberapa bulan terlebih dahulu agar bisa mendapatkan uang sebanyak itu di rekeningnya.
Tapi, bagi Tan, dia dengan mudahnya mendapatkan uang 50 juta dalam hitungan kurang dari seminggu.
Menurutnya, ini seperti bukan dirinya yang pergi untuk mendapatkan uang tapi uang itu sendiri yang menghampiri dirinya, mengendor-ngedor pintu rekeningnya agar dibuka dan masuk ke dalam untuk bersantai, menunggu Tan memakai uang itu untuk membeli barang atau hal lainnya.
"Kecelakaan itu telah membawa begitu banyak berkah untuk aku." Kata Tan yang kembali teringat peristiwa kecelakaan yang dialami tersebut.
Baginya semua ini bisa terjadi karena peristiwa kecelakaan tersebut. Sebelum terjadi kecelakaan itu, dia tidak memiliki kemampuan penglihatan ajaib yang saat ini dia pakai untuk melihat perubahan harga pasar investasi dalam 24 jam.
Pada hari esoknya, Rabu, Tan kembali melakukan trading sesuai dengan jam kerjanya dan dia mendapatkan keuntungan sebesar 28.790.831rupiah.
Seperti sebelumnya, meninggalkan 5 juta sebagai modal awal dan sisanya ditarik ke rekeningnya sehingga uang dalam rekeningnya menjadi 73.854.931 rupiah, hampir mendekati 100 juta.
Pada hari Kamis Tan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari hari sebelumnya.
Dia mendapatkan keuntungan sebesar 35.263.190 rupiah. Ini dikarenakan pergerakan pasar forex dolar Amerika sedang bagus.
Tan kembali menyisakan 5 juta untuk modal saat mengakhiri tradingnya dan sisanya ditarik ke rekeningnya sehingga uang di rekeningnya kembali bertambah menjadi, 109.068.121 rupiah.
Hanya dalam waktu empat hari, uang rekening Tan sudah menjadi 100 juta lebih.
Dia tidak tahu apakah harus tertawa atau menangis melihat jumlah uang di rekerningnya. Tapi yang pasti dia merasa sangat bersyukur pada Allah atas limpahan rezeki itu.
Pada hari Jum'at, Tan mendapatkan keuntungan, 30.218.500 dan langsung ditarik ke rekeningnya dengan meninggalkan 5 juta seperti biasanya.
Uang yang ditarik itu akan masuk pada hari Senin karena Sabtu dan Minggu bank tutup dan proses transfer aplikasi miracle trading mengikuti jam kerja bank.
Meskipun begitu, uang di rekening Tan akan tetap bertambah menjadi 139.236.621 rupiah.
Dalam waktu enam hari, Tan sudah mendapatkan penghasilan 139 juta lebih. Sesuatu hal yang tidak mungkin terjadi bila dia melakukan pekerjaan secara umumnya.
Bahkan gaji penjabat negara ataupun CEO aja tidak akan bisa mendapatkan gaji seperti dirinya hanya dalam enam hari. Mereka bisa mendapatkan itu dalam waktu lebih dari satu bulan.
Pada hari Sabtu dan Minggu Tan tidak melakukan trading sama sekali karena dia mengikuti jadwal yang sudah dirinya tetapkan yakni 6 hari kerja yang dimulai hari Senin dan diakhiri hari Jum'at.
"Sekarang, dengan penghasilan seperti ini, aku sudah tidak perlu lagi memikirkan masalah keuangan, uang yang menghampiri aku bukan aku yang mengejarnya." Kata Tan yang tersenyum sumringah.