I'M Your'S Doctor

I'M Your'S Doctor
BAB 50



Setelah mendapat kabar dari Yiwa, Amel pun baru tiba di rumah sakit, entah apa yang akan terjadi, Indah juga sama sekali tidak mengetahui kehamilan nya.


" Yiwa bagaimana keadaan Indah " tanya Amel yang sangat merasa kwatir dengan sahabat nya itu


" Dia baik-baik saja, dia hanya belum menyadar kan diri, kita doa kan yang terbaik saja " jawab Yiwa


" Kenapa wajah lo kwatir begitu Yiwa, apa yang sudah terjadi " tanya Amel kembali yang belum tau pasti keadaan Indah


" Indah hamil " bisik Yiwa, membuat Amel terkejut, dengan pekerjaan Indah seperti ini siapa yang akan tanggung jawab untuk dirinya dan calon anak nya itu.


Tidak menunggu lama Indah pun mulai membuka kedua mata nya, membuat Amel dan Yiwa merasa lega.


" Gue dimana " tanya Indah


" Lo di rumah sakit " jawab Yiwa


" Gue kenapa Yiwa,?" tanya Indah penasaran


" Lo dan calon baby lo baik-baik saja, mulai sekarang lo harus lebih hati-hati, gue dan Amel akan selalu ada buat lo " jawab Yiwa, membuat Indah merasa terkejut dan tidak percaya.


" Tidak,, ini tidak mungkin lo pasti bohong kan Yiwa " ucap Indah sambil memukul perut nya, dengan cepat Amel dan Yiwa pun menghentikan Indah


" Apa yang lo lakukan, lo bisa melukai anak lo " ucap Yiwa membentak


" Apa yang gue lakukan Yiwa, gue gak mau punya anak dari lelaki yang tidak punya pikiran, dia bahkan hampir membunuh gue dan anak di dalam perut gue " ucap Indah, membuat Arya terkkejut, sudah pasti yang di maksud Indah adalah Randy, karena Randy yang sudah menyebabkan dia bengini


" Apa kamu yakin ini anak Randy " tanya Arya, membuat Amel dan Yiwa terkejut dan tidak percaya.


" Tolong aku dokter, aku tidak ingin melahirkan anak ini " ucap Indah dengan tangis nya


" Apa yang akan gue lakukan, gue tulang punggung keluarga, gak akan ada yang mau dengan wanita hamil seperti gue, bagaimana bisa gue biayaian keluarga gue " ucap Indah, membuat Arya dan Yiwa merasa iba dan sangat mengerti posisi Indah.


Mata Arya dan Yiwa pun saling bertemu, Yiwa tentu sangat ingin membantu Indah, dan niat nya pun bisa di mengerti oleh Arya.


" Indah, lo tenang saja, gue dan mas Arya akan membantu lo sampai lo melahirkan, lo gak usah takut, gue akan selalu ada untuk lo " ucap Yiwa


" Gue gak mau melahirkan anak tanpa suami Yiwa, apa kata orang, dan kelak bagaimana nasib anak gue, gue takut," sambung Indah.


" Kamu tenang saja, jika kamu mau, setelah melahirkan, aku dan Yiwa yang akan mengurus anak kamu " ucap Arya dan Yiwa pun menyetujui nya, melihat ketulusan Arya dan Yiwa, membuat Indah setuju untuk menjaga kandungan nya.


Merasa lebih baik, Randy akhirnya meninggalkan rumah sakit, ia tidak kuasa untuk melihat wajah Arya dan Yiwa, namun saat Randy hendak pergi, secara tidak sengaja Arya pun melihat nya, lalu segera mengejar Randy dan Randy pun tidak dapat menghindari nya.


" Lo mau kemana? " tanya Arya yang masih merasa kesal dengan Randy


" Bro gue bisa jelasin semua dengan lo, jujur gue tidak mengerti kenapa gue bisa melakukan hal sebodoh itu, gue minta maaf, please lo jangan benci gue, bagaimana pun kita masih saudara " ucap Randy menjelaskan


" Gue tidak ingin mendengar apa-apa dari lo, gue sangat kecewa dengan apa yang sudah lo lakukan, kalau lo benar menganggap gue saudara, lo gak akan pernah melakukan hal sehina ini," jawab Arya dengan rasa penuh kecewa


" Sekali lagi gue minta maaf, gue janji, gue akan menjauh dari Yiwa, gue tidak akan pernah muncul di kehidupan lo berdua, jika perlu gue akan kembali ke Singapur " jawab Randy yang berusaha untuk mendapat maaf Arya.


" Lo gak akan bisa kembali ke Singapura, Indah hamil anak lo, dan lo harus tanggung jawab " ucap Arya membuat Randy terkejut tidak percaya.


" Kenapa gue yang harus tanggung jawab, lo tau Indah hanya seorang p*l*c*r, jadi sudah banyak lelaki yang tidur dengan nya " jawab Randy, membuat Yiwa, Amel dan Indah terkejut yang tidak sengaja mendengar percakapan Arya dan Randy yang juga akan hendak meninggalkan rumah sakit, Hati Indah seakan hancur, bagaimana pun ia sudah memiliki perasaan untuk Randy.


" Jaga ucapan lo " ucap Arya dengan kesal


" Pak Randy tidak salah dokter, dia benar, aku memang hanya seorang p*l*c*r, aku sudah setuju, setelah melahirkan aku akan memberikan anak ini untuk dokter," ucap Indah yang tidak ingin melihat Arya dan Randy kembali baku hantam.