
Arya yang sudah bangun dari tidur nya tidak berhenti untuk menatap wajah cantik Yiwa, hati nya kini sangat bahagia, melihat Yiwa yang kini sudah kembali untuk nya.
" Huammmm " ucap Yiwa sambil mengangkat ke dua tangan nya, tidak sengaja Yiwa pun menghempas tangan nya ke wajah Arya.
" Mas " ucap Yiwa merasa terkejut.
" Ia sayang " jawab Arya lembut, membuat jantung Yiwa dag dig dug
" Mas kenapa natap aku seperti itu, apa ada sesuatu di wajah ku " tanya Yiwa, melihat Arya yang hampir tidak berkedip menatap wajah nya.
" Kamu cantik " jawab Arya singkat, membuat Yiwa tersipu malu, Yiwa pun langsung menarik selimut untuk menutup wajah nya, wajah nya semakin memerah melihat senyuman tampan dari dokter tampan nya itu.
" Yiwaa, kenapa kamu menutupin wajah kamu, aku masih ingin melihat nya " ucap Arya, lalu menarik kembali selimut yang menutupi wajah istri cantik nya itu
" Aku malu, aku tidak tahan melihat wajah mas yang sangat tampan " jawab Yiwa dan berbalik membuat Arya tersipu malu.
" kenapa kamu malu sayang, aku ingin kamu seperti tadi malam, berani mengatakan cinta, serta menangis sambil memeluk ku, karena kamu takut kehilangan ku " ucap Arya, membuat Yiwa semakin malu serta wajah nya semakin panas dan memerah, spontan Yiwa pun langsung menggigit lengan Arya.
" Aww " jerit Arya kesakitan
" Rasain, siapa suruh mas menggodaku," jawab Yiwa lalu berbalik membelakangi Arya, dengan cepat Arya pun langsung memeluk Yiwa dari belakang, Arya kini bisa merasa bahagia serta indah nya jatuh cinta kepada orang yang tepat dan juga sudah halal baginya.
" Yiwaa,, berjanji lah padaku, jangan pernah membuka hati untuk lelaki lain, tolong cintai aku untuk selama nya, dan hidup bersama ku seumur hidup sampai hayat memisahkan " bisik Arya lembut, membuat Yiwa begitu tersentuh serta sangat merasa bahagia, mendengar kata cinta dari Dokter tampan nya itu.
" Apa mas sungguh mencintai ku " tanya Yiwa, yang tidak ingin terluka untuk kedua kali nya
Dengan lembut Arya pun membalikkan kembali tubuh Yiwa, hingga kini tepat di hadapan nya.
" Belum pernah aku merasa seperti ini, aku juga tidak tau, kamu sangat berbeda dengan wanita yang sudah pernah aku jumpai, kamu bisa membuat ku jatuh cinta begitu dalam, cinta ku membuat ku lemah aku bahkan sampai menangis, berkali kali aku di tinggal pergi dan di hianati aku tidak pernah menangis, tapi melihat kamu berdua dengan lelaki lain membuat hati ku sakit, aku menangis, bahkan aku hampir gila karena sangat takut kehilangan mu, hanya kamu yang bisa membuat aku lemah seperti ini " ucap Arya
" Aku minta maaf sudah membuat mas menangis " jawab Yiwa lembut
" Kalau aku tidak mencintai mas, aku tidak akan kembali, dan mungkin aku sudah bersama dengan lelaki lain " jawab Yiwa
" Yiwaaaa " panggil arya manja
" Iya mas " jawab Yiwa
" Aku mencintai mu " ucap Arya untuk kesekian kali nya
" Aku juga mencintai mas " jawab Yiwa dan Arya pun lalu memeluk Yiwa dengan erat
" Apa aku bisa meminta hak ku sebagai suami " bisik Arya, membuat Yiwa kembali tersipu malu
" Apa mas benar-benar menginginkan nya?" tanya Yiwa polos
" Iya sayang, aku menginginkan nya, aku ingin menjadi ayah dan punya anak dari kamu " bisik Arya, membuat Yiwa merinding dan geli
" Apa mas ingin melakukan nya sekarang? " tanya Yiwa kembali, membuat Arya merasa gemes dengan sikap polos istri cantik nya itu
" Tidak sayang, aku ada jadwal operasi, jadi malam ini kamu harus siapkan diri " goda Arya
" Mas, apa aku bisa bertanya sesuatu " tanya Yiwa ragu, ia takut melukai perasaan suami tampan nya itu
" Iya sayang, kamu ingin nanya apa?" jawab Arya.
" Maaf kalau pertanyaan ku menyinggung hati mas, tapi aku tidak bermaksud begitu, aku ingin bertanya, apa mas sudah sering tidur dan berhubungan dengan wanita lain " tanya Yiwa, walau sakit ia tetap ingin mengetahui nya.
" Aku berani bersumpah sayang, aku belum pernah tidur dan berhubungan dengan wanita lain, termasuk Bella, apa yang kamu lihat kemarin tidak sesuai dengan apa yang kamu fikirkan, kamu yang akan menjadi pertama dan terakhir bagiku " jawab Arya, membuat hati Yiwa merasa lega, mendengar jawaban Arya, Yiwa pun hanya bisa tersenyum bahagia.