
Setelah Arya selesai menyantap makan siang nya, Yiwa pun langsung mengemas rantang bekas makan Arya, membuat Arya sedikit curi pandang, dan menyadari Yiwa jauh lebih cantik ketika di pandang dari dekat.
" Yiwa " panggil Arya
" Iya Tuan " jawab Yiwa dan menatap Arya dengan manis, nembuat Arya sedikit salah tingkah
" Kamu pulang naik apa? " sebuah pertanyaan Arya yang meleset, padahal ia tidak bermaksud untuk menanyakan itu
" Ojek tuan " jawab Yiwa singkat, lalu kembali menyusun dan menutup rantang nya
Tidak ingin basa basi, Arya pun langsung menuju inti untuk menawarkan sebuah kesepekatan untuk Yiwa, spontan Arya menarik tangan Yiwa hingga membuat Yiwa terduduk di pangkuan nya, alhasil Arya dan Yiwa menatap semakin dalam, menimbulkan perasaan aneh yang sulit untuk di jelaskan.
" Maaf tuan," ucap Yiwa yang langsung tersadar dan seolah tidak bisa untuk memberhentikan jantung nya yang berdegup kencang
Arya yang merasakan hal sama pun hanya bisa bersikap normal, seperti seseorang yang tidak merasakan apa apa.
Tidak ingin terlihat kaku, Arya lalu menuntun Yiwa menuju sofa ruangan nya, dan Yiwa hanya bisa pasrah mengikuti Arya, serta menahan jantung nya agar tidak lari meninggalkan nya.
" Sebenar nya aku sudah membuat kesalahan dengan cara memperkenalkan kamu sebagai calon istri ke teman teman ku, aku tidak bisa menarik kata kata itu, aku sama sekali tidak suka di cap sebagai lelaki ******** atau sejenis nya, aku tidak tau apa kamu sudah tau siapa Bella sebenar nya, Bella itu mantan ku, dan kamu bisa lihat sendiri bagaimana dia yang selalu berusaha untuk menggoda ku, aku sama sekali tidak tahan harus melihat sikap dia yang tidak bisa menghargai suatu hubungan " ucap Arya jujur membuat Yiwa tidak mengerti apa tujuan dari ucapan nya itu
" Kenapa tuan tidak balikan saja dengan non Bella, dia gadis cantik, jadi sangat pantas untuk tuan " jawab Yiwa yang ingin berusaha untuk nyambung dengan cerita Arya.
" Tidak mungkin, aku tidak mau menjadi alasan dia berpaling dari suami nya, dia sudah membuat kesalahan, jadi dia harus bisa menanggung semua resiko itu, aku tau Bella tidak akan berhenti selama aku belum menikah, walau sebenarnya aku masih sayang dengan nya, tapi aku bukan lelaki bodoh, cukup sekali saja aku di hianati, dan aku tidak mau Bella menganggap ku seperti milik nya, aku bukan tipe lelaki yang suka merusak rumah tangga orang, jadi aku ingin membuat satu kesepakatan untuk kamu " sambung Arya, spontan membuat jantung Yiwa kembali berdegup kencang, rencana apa lagi yang akan di rencanakan oleh Arya
" Tuan ingin membuat kesepakatan apa" tanya Yiwa ragu
Lalu Arya pun kembali ke meja nya, mengambil sebuah kertas yang berisi tentang perjanjian nikah kontrak, membuat Yiwa sangat merasa terkejut.
" Apa ini tuan " tanya Yiwa kembali, yang belum terlalu mengerti dengan maksud Arya
" Seperti yang kamu lihat, tapi kamu tenang saja, aku tidak akan memaksa kamu, jadi kamu bisa baca dengan baik" jawab Arya, lalu Yiwa pun kembali membaca isi perjanjian itu
* Nikah Kontrak *
Jika Nikah kontrak sudah terjadi, maka suami dan istri yang sudah bertanda tangan di atas surat perjanjian ini, akan bebas untuk melanjutkan hidup, tanpa harus menanggung beban dan tanggung jawab atas tugas masing masing
Nikah kontrak berakhir ketika salah satu dari yang membuat perjanjian sudah menemukan cinta dan pasangan baru, atau jika sudah merasa bosan.
Tidak ada larangan, yang berarti "Bebas" untuk melakukan apa saja.
Cukup rahasia berdua
Hanya bersifat status.
Tidak ada Tugas, Hak, dan Tanggung Jawab, selain kebutuhan istri akan menjadi tanggung jawab penuh oleh suami.
Membuat Yiwa terkejut, bagaimana bisa Arya menjadikan sebuah pernikahan hanya untuk mainan.
" Kenapa tuan ingin melakukan ini?" tanya Yiwa yang ingin tau pasti, apa sebenar nya tujuan Arya
" Kamu jangan salah paham, aku tau apa yang ada dalam pikiran kamu, jika kamu menganggap aku laki laki brengsek, itu hak kamu, jika kamu setuju ini hanya akan menjadi status saja, tanpa merubah apa pun, kamu bebas melakukan apa saja, bahkan jika kamu ingin kuliah aku akan mengijinkan, dan menanggung semua biaya yang kamu butuhkan, tanpa imbalan apa pun, kita sama sama untung, tapi aku tidak akan mengambil keuntungan dari perjanjian ini, jadi kamu tidak usah takut, aku tidak akan menyentuh kamu " jawab Arya, membuat Yiwa sedikit bahagia mendengar Arya yang akan mengijinkan nya untuk kuliah, tapi masih sangat bertentangan dengan hati nya
" Bagaimana bisa tuan menikahi perempuan yang tidak tuan cintai sama sekali " tanya Yiwa kembali.
" Yiwa, kamu bisa mengerti gak apa maksud dari semua ini, pernikahan ini hanya sementara, jika aku sudah menemukan perempuan yang aku cintai, maka kontrak ini berakhir, begitu juga dengan kamu, jika kamu menemukan laki laki yang benar benar kamu cintai, maka aku akan menghakhiri nya, aku hanya ingin melindungi diri dari Bella dan perempuan perempuan nakal yang menggoda ku, hanya sebatas itu saja, aku janji tidak akan pernah menyentuh dan menyakiti kamu, dengan syarat hanya kita berdua yang mengetahui nya, jadi semua akan berjalan normal seperti biasa nya, jadi kamu bisa fokus kuliah dan mengejar impian mu " jawab Yiwa dan membuat Yiwa membutuhkan sedikit waktu untuk berfikir
" Aku tidak bisa mejawab sekarang tuan" jawab Yiwa, dan Arya pun bisa mengerti dan menerima nya
" Ya sudah, sekarang kamu pulang, aku akan pesan taxi, jadi kamu tidak harus naik ojek, dan aku harap nanti malam aku sudah mendapat jawaban " ucap Arya sambil mengedipkan mata nya, membuat Yiwa sedikit mengagumi nya.