I'M Your'S Doctor

I'M Your'S Doctor
BAB 49



Hari ini tepat hari ulang tahun Amel yang ke 20, Amel pun mengadakan pesta kecil untuk merayakan ulang tahun nya. pesta tersebut juga di hadiri oleh Randy, membuat Indah merasa malu atas kejadian yang sudah ia alami bersama dosen nya itu.


Seperti biasa, walau hanya pesta kecil, semua berjalan lancar dan meriah,di tambah sedikit bear semakin membuat suasana lebih hangat dan sudah tidak kaku.


Yiwa sama sekali tidak menyentuh minuman itu, bagaimana pun ia selalu mengingat pesan Arya kemana pun ia pergi, Arya yang harus melakukan operasi tidak dapat bergabung, membuat Randy punya kesempatan untuk mendekati Yiwa.


Pesta nya pun kini sudah selesai, perlahan semua pergi satu demi satu, kini tinggal Yiwa, Arjuna Randy Amel dan Indah. membuat keadaan kembali kaku, karena masing-masing harus memendam perasaan satu sama lain. sejak kejadian itu Indah pun akhirnya memiliki perasaan untuk Randy, namun ia sadar lelaki seperti Randy tidak akan bisa untuk ia dapat kan, di tambah melihat Randy yang selalu perhatian dengan Yiwa, membuat ia harus pura-pura untuk tegar. dan menerima kenyataan.


Amel, Arjuna dan Indah pun kini sudah pulang bersama, kini tinggal Yiwa dan Randy di ruangan itu


" Yiwa kamu pulang bagaimana?" tanya Randy


" Aku menunggu mas Arya mas " jawab Yiwa jujur saja Yiwa mulai merasa tidak nyaman, di tambah Randy juga sudah sedikit mabuk, Yiwa takut Randy akan melakukan yang tidak-tidak dengan dirinya.


" Aku antar kamu ya, jam segini bar ini akan rame, banyak lelaki brengsek yang akan menggoda kamu disini " ucap Randy, dan terpaksa di terima oleh Yiwa.


Saat meninggalkan Bar, Yiwa pun mencoba menghubungi Arya, namun ponsel nya sama sekali belum aktif dan tidak bisa untuk di hubungi, lalu Yiwa pun mengirim pesan singkat.


Ditengah perjalanan, Yiwa pun merasa haus, Randy pun memakirkan mobil nya di depan sebuat Alfamart dan membelikan Yiwa sebotol air mineral, namun siapa sangka, Randy pun melakukan perbuatan keji dengan memasukkan bius ke botol minuman Yiwa, Yiwa yang tidak mengetahui nya dengan lahap meneguk semua air mineral itu.


Lambat laun Yiwa pun mulai merasa pusing, Yiwa merasa ada yang tidak beres dengan air yang di minum nya, Yiwa pun berusaha untuk meraih kembali ponsel nya, lalu mencoba menghubungi Arya, namun sayang ponsel Arya sama sekali belum bisa di hubungi, diam-diam Yiwa pun mengirim pesan untuk Arya atas apa yang ia rasakan sekarang, Yiwa merasa semakin tidak kuat, Langkah terakhir Yiwa pun mengaktifkan gps di ponsel nya, dengan cara itu Arya mungkin bisa menemukan nya.


Randy pun membawa Yiwa ke sebuah hotel, Arya yang baru selesai melakukan operasi nya segera menghidupkan ponsel nya, betapa terkejut nya Arya melihat panggilan masuk serta pesan yang di kirim oleh Yiwa, dengan cepat Arya pun melajukan mobil nya untuk mencari Yiwa, Arya merasa begitu emosi, ingin rasanya ia untuk menghajar Randy habis-habisan, ia tidak menyangka Randy tega melakukan itu dengan istri nya.


Arya mencoba untuk menghubungi Yiwa, namun di tolak oleh Randy, Randy pun langsung mematikan ponsel Yiwa, Arya benar-benar semakin kessal, ketika melihat lokasi terakhir Yiwa dan Randy dari ponsel nya berada di sebuah hotel, tanpa mikir panjang Arya pun melajukan mobil nya sekencang mungkin, ia tidak ingin terjadi apa-apa dengan istri cantik nya itu.


Randy pun sudah membaringkan tubuh Yiwa di atas ranjang, Yiwa yang sudah sangat merasa pusing dan lemas tidak memiliki tenaga untuk melawan, air mata nya pun spontan mengalir di wajah cantik nya, ketika melihat Randy yang sudah membuka baju nya, lalu berusaha untuk menyetubuhi nya.


Suara pintu pun terbanting dengan keras, Indah yang akan melakukan pekerjaan nya tidak sengaja melihat Randy menopang Yiwa tidak sadar, ia tahu Yiwa tidak minum, dan dengan cepat Indah mengikut Randy, dan benar saja apa yang di pikirkan oleh Indah benar-benar hampir terjadi.


" Dasar laki-laki kurang ajar " ucap Indah sambil mendorong tubuh Randy dari atas tubuh Yiwa. Randy yang setengah mabuk pun merasa kessal, ia lalu bangkit dan mendorong tubuh indah dengan keras, Indah sama sekali tidak bisa bergerak, perut nya terasa sakit, tidak di duga darah kental pun mengalir di kaki nya, membuat Randy terkejut dan tiba-tiba sadar, ia tidak mengerti apa yang sudah ia lakukan.


Tidak menunggu lama, Arya pun langsung muncul, lalu memukul Randy dengan sekeras nya hingga babak belur, Arya sama sekali tidak memperhatikan Indah yang duduk terhempas kesakitan, suara Indah minta tolong menghentikan aksi Arya yang sudah habis menghajar Randy.


Yiwa, Randy dan Indah kini sudah berada di rumah sakit, ketiga nya belum juga menydarkan diri, hingga membuat Arya benar-benar merasa bingung.


Namun tidak menunggu lama, Yiwa pun membuka kedua mata nya, walau masih merasa pusing, ia merasa sudah lebih baik.


" Mas Arya " ucap Yiwa saat melihat Arya duduk di samping nya menangisi dirinya.


" Yiwa, alhamdulillah sayang kamu sudah sadar " ucap Arya bahagia


" Dimana ini mas, apa yang sudah terjadi " tanya Yiwa yang tidak mengingat pasti atas kejadian yang sudah menimpa nya


" Kamu di rumah sakit sayang " jawab Arya yang tidak ingin menceritakan kembali hal buruk yang menimpa istri cantik nya itu


" Tidak,,ini tidak mungkin, hikss,,hiksss " ucap Yiwa dengan tangis nya, ia mengira Randy sudah berhasil menyentuh nya


" Husst kamu jangan menangis sayang, kamu tidak usah kwatir, kamu tidak kenapa-napa, Randy tidak akan bisa menyentuh kamu, mas minta maaf mas tidak bisa menjaga kamu " ucap Arya menyalahkan diri


" Mas jangan membohongi ku, aku bisa merasakan mas Randy sudah berada di atas tubuh ku,,hikss..hiksss, maaf kan aku mas, aku tidak bisa menjaga kehormatan ku " sambung Yiwa dengan tangis yang semakin keras.


" Tidak sayang, mas tidak berbohong, untung ada Indah yang menyelamatkan kamu, sampai saat ini mas belum tau, apa kandungan nya bisa selamat atau tidak, mudah-mudahan dia baik-baik saja " ucap Arya, membuat Yiwa begitu terkejut dan sangat kwatir dengan sahabat nya itu


" Bawa aku ke ruangan nya mas, kita harus melihat nya," pinta Yiwa memaksa, dan Arya pun tidak bisa menolak nya


Saat tiba di ruangan Indah, tanpak dokter yang masih memeriksa keadaan Indah, namun Indah belum menyadarkan diri juga.


" Bagaimana keadaan kakak saya dokter " tanya Yiwa yang ingin menutupi status Indah.


" Alhamdulillah dia baik-baik saja " jawab dokter itu


" Terus apa kandungan nya selamat dokter " tanya Yiwa kembali


" Pasien dan kandungan nya selamat, namun saat ini kandungan pasien sangat lemah, jadi mohon berhati-hati, kalau tidak sesuatu yang tidak di inginkan pasti terjadi " jawab dokter itu menjelaskan, membuat Yiwa merasa sedih, betapa berat cobaan hidup yang harus di tanggung sahabat nya itu.