I'M Your'S Doctor

I'M Your'S Doctor
BAB 35



Setelah Arya selesai menghabiskan makan nya, Yiwa pun bergegas menuju dapur, untuk membersihkan piring bekas Arya, Yiwa memang gadis yang rajin serta juga sangat mencintai kebersihan.


Saat Yiwa ingin kembali ke kamar, tiba-tiba ia harus berjumpa dengan Bella yang baru saja pulang dari rumah sakit.


" Lo sudah pulang " tanya Bella ketus, dengan mimik wajah yang sama sekali tidak menyukai kepulangan Yiwa


" Ini rumah ku, jadi terserah kapan saya pergi dan kapan saya pulang " jawab Yiwa, yang sudah sangat merasa kessal dengan Bella


" Belagu benar lo, ingat Arya sama sekali tidak mencintai lo, gue yakin cepat atau lambat, Arya akan mengusir lo dari sini " sambung Bella kembali, yang sangat merasa kesal, melihat Yowa yang sudah berani lancang dengan nya.


" Aku tidak takut, aku juga penasaran, kapan kamu akan di usir dari rumah ini, sebagai wanita terhormat, seharus nya tidak berada di rumah tangga orang,aku pikir kamu tau maksud ku, dan aku pikir kamu pasti nya wanita terhormat " jawab Yiwa, secara halus menyindir Bella, ucapan Yiwa benar-benar membuat Bella marah, hingga ia ingin melayangkan tamparan di wajah cantik Yiwa, namun aksi nya di gagalkan oleh Arya, yang sedari tadi tidak sengaja menguping pembicaraan mereka.


" Mas Arya, ini tidak sesuai apa yang kamu fikirkan, istri kamu benar-benar jahat, dia ingin mengusir aku dari sini " ucap Bella bersandiwara, namun Arya sama sekali tidak mempercayai nya.


" Aku fikir apa yang di katakan Yiwa benar, aku sudah membuat kesalahan membawa kamu tinggal disini, jadi lebih baik, kamu cari tempat tinggal lain, aku tidak mau gara-gara kamu, hubungan ku dengan Yiwa berantakan " ucap Arya tegas, membuat semakin emosi serta tidak terima melihat Arya yang mencampakkan nya, Yiwa pun tersenyum indah, mendengar Arya yang secara langsung, mengusir Bella dari rumah mereka.


Dengan raut wajah marah, Bella pun menuju kamar nya, serta menyusun semua peralatan nya, lalu di susul oleh Yiwa


" Ngapain lo disini " ucap Bella


" Aku hanya mastikan, bahwa tidak ada satu barang pun yang tertinggal disini " jawab Yiwa semakin membuat emosi Bella di puncak nya.


" Lo boleh tertawa sekarang, asal lo tau gue tidak akan tinggal diam, gue tidak terima lo perlakukan gue seperti ini, gue akan membalas lo lebih parah dari apa yang gue rasakan sekarang " ucap Bella mengancam


" Silahkan, aku tidak takut, aku hanya takut kepada Allah, kita sesama manusia, jadi tidak ada yang perlu aku takutkan " sambung Yiwa dengan senyuman yang sangat mematikan.


Bella pun menarik koper nya keluar, lalu menaiki taxi online yang sudah ia pesan


Yiwa pun langsung menyusul Arya ke kamar, Yiwa penasaran, apa yang sedang di lamunkan suami tampan nya itu, sehingga Arya tampak murung sedang duduk di sofa kamar mereka.


" Mas " panggil Yiwa, dan Arya pun langsung tersadar dari lamunan nya.


" Yiwa, kamu sudah lama? " tanya Arya, yang sama sekali tidak menyadari kehadiran Yiwa


" Tidak ada apa-apa, kamu tidak usah kwatir, aku hanya merasa bersalah sudah membawa Bella untuk tinggal disini " jawab Arya, padahal ia sedang memikirkan tentang perasaan Yiwa yang kini sudah jatuh cinta dengan lelaki lain.


" Semua sudah terjadi, tidak ada yang perlu di sesali, aku mengerti, mas melakukan ini semua hanya karna kebaikan hati mas," jawab Yiwa, sambil menggenggam tangan Arya.


" Terimakasih, kamu sudah selalu berusah untuk mengerti aku " ucap Arya yang semakin menyesali semua perbuatan nya.


" Ia mas, mas juga sudah mengerti aku, mulai sekarang kita harus lebih banyak untuk bisa saling mengerti " ucap Yiwa membuat Arya tidak mengerti apa maksud ucapan istri cantik nya itu


" Maksud kamu apa Yiwa, aku tidak mengerti " tanya Arya yang tidak bisa memendam rasa penasaran nya.


" Aku tidak bermaksud apa-apa, aku hanya ingin kita untuk bisa saling mengerti apa pun yang terjadi " jawab Yiwa, membuat Arya mengerti apa maksud dari ucapan nya.


" Kamu tenang saja, aku berjanji akan menjadi lelaki yang lebih baik, aku akan selalu mengerti dengan apa yang kamu lakukan, bahkan aku akan selalu mendukung dengan semua keputusan yang kamu ingin kan, bila perlu, aku akan membantu kamu untuk menyatukan kamu dengan lelaki yang kini sudah ada di hati mu " jawab Arya.


" Boleh aku pinta sesuatu " ucap Yiwa dengan nada suara ragu.


" Katakan Yiwa, apa yang kamu ingin kan, aku akan menuruti semua ke inginan kamu " jawab Arya.


" Aku minta maaf, untuk sekarang aku tidak nyaman untuk tidur sekamar dengan mas, ijinkan aku untuk tidur di kamar tamu " ucap Yiwa, membuat hati Arya terasa perih, mungkin ini lah waktu nya ia untuk melepas perlahan istri yang sudah terlanjur ia cintai itu, dengan berat hati, Arya pun mengijinkan Yiwa untuk tidur di kamar tamu mereka.


Setelah selesai berberes, Yiwa pun bisa melihat rasa kecewa yang susah payah Arya sembunyikan, namun Yiwa juga tidak bisa untuk membohongi perasaan nya, dimana ia kini di hadapkan antara dua pilihan, Yiwa sama sekali tidak tau dan mengerti, siapa lelaki yang benar-benar sudah ia cintai.


" Maafkan aku mas, aku benar-benar tidak ingin membuat mas kecewa, tapi aku tidak bisa untuk membohongi perasaan ku, dan aku juga tidak bisa untuk berpura-pura " ucap Yiwa dalam hati, setelah melihat Arya yang baru pergi dari kamar nya.


Setelah Arya tiba di kamar nya, air mata yang sedari tadi ia tahan, kini keluar begitu saja, tangis nya pun tidak bersuara, pertanda betapa sakit dan rapuh nya hati nya saat itu juga.


Dear readers


Tolong bantu author untuk mendukung novel ini, dengan cara like, komen, vote dan juga beri rating bintang 5, Agar author selalu semangat untuk up setiap hari, serta jangan lupa untuk menambahkan ke favorit, agar kalian mendapat notif setelah author up episode terbaru.


Aku menyanyangi kalian 😍😍😍