I'M Your'S Doctor

I'M Your'S Doctor
BAB 39



Selesai bermanja, Arya pun bergegas mandi, Yiwa yang tidak ada kelas, langsung bergegas membantu bik Inem menyiapkan serapan


" Selamat pagi non " sapa bik Inem dengan ramah


" Pagi Bik " jawab Yiwa dengan senyum indah di bibir nya.


" Non Yiwa seperti nya sangat bahagia " ucap bik Inem menebak


" Gak kok bik, perasaan bik Inem saja " jawab Yiwa malu


Setelah itu Yiwa pun menyiapkan nasi goreng kesukaan Arya, tidak lama kemudian Arya pun menyusul istri cantik nya itu di dapur, dan langsung memeluk Yiwa dari belakang, bik inem yang menyaksikan itu hanya bisa diam, tersenyum bahagia melihat Arya dan Yiwa yang kini sudah dekat dan semakin tambah romantis.


" Kamu masak apa sayang " tanya Arya


" Nasi goreng kesukaan mas " jawab Yiwa yang sama sekali tidak risih dengan pelukan suami tampan nya itu


" Apa masih lama sayang, aku sudah lapar " rengek Arya manja, membuat bik Inem semakin tidak tahan melihat kemesraan kedua majikan nya tersebut.


" Sudah selesai, mas duduk dulu, biar aku siapin " ucap Yiwa dan langsung di turuti oleh Arya


Tidak menunggu lama, Yiwa pun datang membawa sepiring nasi goreng yang ia masak dengan rasa cinta untuk dokter tampan nya itu.


" Nasi goreng datang " ucap Yiwa semangat, dengan senyum bahagia Arya pun menyambut nya.


" Terimakasih sayang " ucap Arya


" Iya mas " jawab Yiwa yang masih malu untuk memanggil Arya dengan panggilan sayang.


Dengan lahap Arya pun menyantap nasi goreng buatan istri tercinta nya itu.


" Kamu hari ini gak ada kelas sayang " tanya Arya yang belum tau jadwal kuliah Yiwa


" Gak mas, aku hari ini libur " jawab Yiwa sambil menuangkan air putih ke gelas untuk Arya


" Kamu ikut mas ke rumah sakit ya " ajak Arya membuat Yiwa merasa bahagia


" Mas yakin " tanya Yiwa penasaran


" Iya sayang, mas ingin kenalin kamu ke rekan mas yang lain nya " jawab Arya semakin membuat hati Yiwa bahagia, bagaimana pun ini yang di inginkan setiap wanita.


" Ya sudah aku siap-siap dulu " ucap Yiwa lalu pergi meninggalkan Arya, Arya yang melihat semangat Yiwa hanya bisa tersenyum tipis semakin menambah ketampanan di wajah nya.


Tidak menunggu lama Yiwa pun datang dengan setelan santai nya, membuat Arya pangling, dan semakin jatuh cinta untuk istri cantik nya itu



" Kamu sangat cantik sayang, mas sampai pangling " jawab Arya


" Sudah ah, mas membuat ku malu " ucap Yiwa lalu mereka pun akhir nya berangkat menuju rumah sakit


Sepanjang perjalanan, tangan Arya pun tidak pernah lepas untuk menggenggam tangan Yiwa, melihat Arya yang semakin bucin membuat Yiwa merasa bahagia, dan juga semakin jatuh cinta untuk suami tampan nya itu


Setiba nya di rumah sakit, mereka pun langsung bergegas menuju ruangan Arya, semua mata perawat dan dokter yang lain sangat terkejut, melihat dokter Arya yang bergandengan tangan dengan Yiwa, mereka sama sekali belum mengetahui tentang pernikahan Arya dan Yiwa


Saat Arya membuka pintu ruangan nya, mata mereka pun terbelalak melihat Bella yang kini sudah berada di ruangan itu, Bella sama sekali belum terima atas apa yang sudah di lakukan Arya, namun Bella sama sekali tidak menyangka, melihat Arya membawa Yiwa bersama nya.


" Apa yang kamu lakukan disini " tanya Arya dengan nada kesal


" Aku merindukan mas " jawab Bella yang sengaja ingin memancing keributan.


" Bella, berapa kali lagi aku harus bilang, berhenti menganggu ku, aku dan kamu sudah sama-sama menikah, jadi tolong menjauh dari kehidupan ku dan juga Yiwa " sambung arya, sambil menggenggam erat tangan Yiwa, Arya tidak ingin membuat Yiwa salah paham.


" Mana janji kamu untuk tidak pernah melupakan ku mas, mana janji kamu untuk selalu mencintai ku, kamu juga akan berjanji untuk menikahi ku, tapi kenapa kamu malah menikahi perempuan kampung ini, dia gak ada apa-apa nya di banding kan aku, kembali padaku mas, aku masih sangat mencintai kamu " ucap Bella memohon


" Jaga ucapan kamu, ini semua kamu yang memulai, apa kamu lupa, kejahatan apa yang sudah kamu lakukan, dan satu kamu harus tau aku sudah tidak memiliki perasaan apa-apa dengan kamu, dan terakhir jangan pernah membanding-bandingkan istri ku dengan kamu, karena kamu tidak apa-apa nya dengan Yiwa " jawab Arya, membuat hati Yiwa bahagia, medapat pembelaan dari Arya, dengan rasa malu Bella pun meninggalkan Arya dan Yiwa yang semakin di penuhi dengan rasa cinta.


Arya pun membawa Yiwa untuk duduk di sofa ruangan nya, dan Yiwa hanya bisa pasrah mengikuti dokter tampan nya itu.


" Yiwa sayang, kamu tidak marah kan," tanya Arya


" Kenapa aku harus marah mas " jawab Yiwa dengan senyum tipis di wajah cantik nya.


" Aku takut kamu salah paham melihat Bella disini " jawab Arya dengan suara manja nya


" Justru aku bahagia, mas sudah membela ku di depan Bella " jawab Yiwa sambil menggenggam tangan Arya, dengan semangat Arya pun langsung memeluk istri cantik nya itu.


" mas tinggal dulu ya, sebentar lagi mas ada operasi, gak pa-pa kan sayang " ucap Arya lembut


" Iya mas, aku akan menunggu mas disini, mas semangat, dan semoga operasi mas berjalan lancar " jawab Yiwa memberi semangat untuk suami tampan nya itu


" Terimakasih sayang, rasanya hidup mas sangat bahagia, mas sangat mencintai kamu " ucap Arya


" Aku juga mencintai mas " jawab Yiwa, lalu Arya pun bergegas meninggalkan Yiwa, perasaan nya kini sedang berbunga-bunga, rasanya ia belum pernah jatuh cinta se indah dan sebahagia ini, berbeda dengan Yiwa, yang baru pertama kali merasa jatuh cinta, Arya merupakan cinta pertama nya, dan laki-laki pertama di hidup nya.