
Yiwa pun semakin memantap kan hati nya untuk melupakan perasaan nya dengan Arya, sedangkan Arya sama sekali tidak tau harus berbuat apa, ingin rasanya untuk mengusir Bella, namun ia tidak kuasa, karena dia lah yang sudah mengundang Bella dan penyebab masalah nya.
" Kamu yang sabar ya mas, aku yakin Yiwa akan segera memaafkan mas " ucap Bella pura-pura prihatin, padahal ini lah sebenar nya yang ia ingin kan, Bella pun semakin menyusun rencana untuk menarik perhatian Arya kembali, Arya yang tidak menyadari itu pun selalu menerima perhatian dan perlakuan yang Bella berikan.
Setelah selesai kuliah, Yiwa memutuskan untuk tidak langsung pulang, Yiwa merasa muak harus melihat kedekatan Arya dan Bella yang seolah sengaja melukai hatinya.
" Amel aku boleh nginap di rumah kamu gak? " tanya Yiwa lembut
" Lo serius Yiwa, dengan senang hati gue nerima lo nginap di rumah gue, kebetulan nyokap dan bokap gue lagi keluar negeri, jadi hanya ada gue dan kakak gue di rumah " ucap Amel dengan bahagia
Yiwa pun merasa bahagia mendengar jawaban Amel, setelah itu Amel pun langsung membawa sahabat cantik nya itu menuju rumah nya.
Setiba nya di rumah Amel, Yiwa merasa pangling melihat kemewahan rumah sahabat nya itu, semakin membuat Yiwa rendah diri, kehidupan nya tidak ada apa-apa nya do banding dengan sahabat-sahabat nya.
" Yiwa ayok masuk, lo kok melamun, nanti kesambat baru " ucap Amel dan Yiwa pun langsung tersadar
" Rumah kamu besar sekali mel, cantik lagi, kamu pasti bahagia bisa tinggal di rumah sebesar dan se mewah ini " ucap Yiwa memuji
" Ini tidak seperti yang lo bayangkan Yiwa, percuma punya rumah besar seperti ini, tapi lo merasa kesepian " jawab Amel
" Maksud kamu apa? " tanya Yiwa yang sama sekali tidak mengerti apa maksud ucapan sahabat nya itu
" Seperti yang lo lihat, gue selalu merasa kesepian, nyokap bokap gue selalu sibuk, gue cuman punya satu kakak dan dia juga selalu sibuk kerja, hanya ada asisten rumah tangga yang menjadi teman gue sehar hari disini " ucap Amel, dan Yiwa pun bisa mengerti perasaan sahabat nya itu
" Kalau kamu setuju, aku akan sering main kerumah kamu, agar kamu tidak kesepian " ucap Yiwa memberi semangat untuk Amel
Tidak lama kemudian, muncul lah seorang lelaki yang cukup tampan, mengganggu kebahagian mereka.
" Kak Juna " ucap Amel.
" Kamu baru pulang? " tanya Arjuna kembali yang sangat menyanyangi adek semata wayang nya itu
" Iya kak, kakak kok tumben cepat pulang? ada masalah apa? " tanya Amel kembali, tidak biasanya Arjuna pulang sore begini
" Kakak kurang enak badan " jawab Arjuna sambil melonggarkan dasi yang masih melekat di leher nya
" Oh iya kak, kenal kan, ini Yiwa sahabat baru aku, malam ini Yiwa akan nginap disini " ucap Amel, Juna pun langsung mengulurkan tangan nya, dan di sambut oleh Yiwa, mata mereka pun kini bertemu mengandung rasa penasaran yang tinggi
" Arjuna, kamu bisa panggil Juna " ucap Juna dengan tatapan dan senyuman yang mampu memikat Yiwa
" Yiwa " jawab Yiwa, yang hampir tidak berkedip menatap wajah tampan Juna
" Hmm " ucap Amel membuyarkan tatapan mereka, spontan Juna dan Yiwa menjadi salah tingkah, entah apa yang kini sedang ada di dalam pikiran mereka.
Dear readers
jangan lupa untuk selalu dukung semua karya author dengan cara like, komen, dan vote sebanyak banyak nya, serta berikan rating bintang 5, agar author selalu semangat untuk up setiap hari.
Aku menyanyangi kalian 😍😍