I'M Your'S Doctor

I'M Your'S Doctor
BAB 34



Setelah selesai memasak, Yiwa pun langsung menyusul Arya ke kamar mereka, perlahan Yiwa menghampiri Arya yang duduk terdiam di sofa kmar mereka.


" Yiwa, kamu sudah pulang " tanya Arya dengan nada suara yang sangat memprihatinkan.


" Iya mas, aku pulang " jawab Yiwa, lalu duduk di samping Arya


" Apa kamu capek, kamu bisa istrahat, kalau kamu tidak nyaman ada aku disini, aku akan keluar " ucap Arya kembali, membuat Yiwa merasa bersalah sudah menghiraukan suami tampan nya itu.


Yiwa pun langsung menahan Arya yang sudah hendak bergegas meninggalkan nya.


" Mas tunggu " ucap Yiwa dan Arya pun dengan pasrah menuruti ucapan Yiwa.


" Kenapa Yiwa, aku tidak ingin menggannggu kamu " sambung Arya


" Tidak mas, jangan pergi, aku minta maaf, aku sudah membuat mas kecewa, aku tidak tau mas sudah mempersiapkan ini semua, sekali lagi aku minta maaf " ucap Yiwa dengan penuh penyesalan.


" Kamu tenang saja, aku tidak marah, aku yang terlalu berharap, aku fikir kamu akan pulang, jadi kita bisa merayakan ulang tahun kamu bersama, tapi ya sudah lah, mungkin kamu sudah bahagia, dan mungkin telah menemukan seorang laki-laki yang bisa membuat kamu jatuh cinta " jawab Arya, seketika mata Arya tidak sengaja melihat liontin yang melingkar di leher Yiwa.


Yiwa pun mulai merasa bingung, ia tidak yakin dengan perasaan nya, seketika wajah Arjuna juga muncul di ingatan nya, namun melihat wajah Arya yang memelas, memaksa ia ingin memeluk suami tampan nya itu.


Air mata Yiwa pun mengalir di wajah cantik nya, ia kini sudah mencintai dua hati, ia sangat bingung, apa yang harus ia lakukan dan katakan.


" Aku minta maaf mas " jawab Yiwa dengan isakan tangis nya


" Kenapa kamu minta maaf, kamu tidak salah apa-apa Yiwa, ini hidup kamu, jadi kamu bebas melakukan apa pun yang kamu inginkan, asal kamu bahagia, aku juga ikut bahagia " jawab Arya sambil menghapus air mata yang mengalir di wajah cantik Yiwa


" Aku tidak tau dengan perasaan ku sekarang, aku bingung, aku minta maaf mas " jawab Yiwa


" Husssttt,, jangan menangis, aku bisa mengerti, aku tidak akan menyalahkan kamu, justru ini semua salah ku, aku yang sudah membuat kamu seperti ini, aku membiarkan kamu membuka hati untuk laki-laki lain, sebagai suami yang bertanggung jawab, aku akan menepati janji yang sudah kita sepakati, jika kamu menginginkan perpisahan, aku akan melepas kan kamu, yang penting kamu hidup bahagia dengan lelaki yang kamu cintai dan juga yang mencintai kamu " jawab Arya, spontan Yiwa pun langsung memeluk Arya yang terlihat rapuh itu, dengan ikhlas Arya pun menyambut pelukan Yiwa yang sudah sangat amat ia rindukan.


" Ya sudah mas makan dulu ya, kata bik Inem mas belum makan sama sekali " ucap Yiwa yang ingin memecahkan kesedihan di antara mereka, lagi-lagi Arya pun langsung menuruti perintah Yiwa.


" Aku tidak ingin makan sendiri " ucap Arya dengan senyum Yiwa pun langsung mengambil piring yang sudah berisi nasi serta lauk kesukaan Arya, lalu menyuapi suami tampan nya itu.


" Masakan kamu benar-benar enak Yiwa," ucap Arya dan Yiwa pun hanya tersipu malu mendapat pujian dokter tampan itu


Dear readers


Jangan lupa untuk dukung novel ini, dengan cara like, vote dan juga beri rating bintang 5 nya, agar author semakin semangat untuk up setiap hari. serta jangan lupa tambahkan ke Favorit kalian, agar kalian mendapat notif jika author sudah up episode terbaru


Aku menyanyangi kalian, serta jangan lupa tinggalkan jejak