
Selesai melakukan operasi, Arya langsung menyusul Yiwa ke ruangan nya, rasa rindu sudah sangat menyiksa nya, dan ingin rasanya untuk selalu bersama dengan istri cantik nya itu.
Mata Arya pun terbelalak melihat Yiwa yang kini tidur pulas di sofa ruangan nya, rasanya apa pun yang di lakukan oleh Yiwa selalu berhasil menarik perhatian nya.
Perlahan Arya menghampiri Yiwa, membuka jas putih nya, lalu menyelimutkan ke Yiwa, dengan lembut Arya pun merapikan rambut Yiwa yang menutupi wajah cantik istri nya itu.
Sepanjang waktu, Arya tidak berhenti memandang wajah Yiwa, rasanya ia sangat bersyukur memiliki Yiwa di hidup nya, dan berjanji untuk tidak pernah meninggalkan wanita yang kini paling berharga di hidup nya, di tengah keseriusan Arya, Yiwa pun terbangun dari tidur nya, lagi-lagi Yiwa merasa terkejut, melihat wajah tampan Arya yang kini sudah berada di hadapan nya.
" Hai sayang " ucap Arya
" Mas sudah lama " tanya Yiwa dengan kebingungan
" Belum, mas baru saja datang, kenapa kamu bangun? " tanya Arya yang masih belum puas memandangi wajah Yiwa saat tidur.
" Aku lapar " ucap Yiwa manja, sambil memengang perut rata nya.
" Ya sudah, ayo makan, mas tidak ingin melihat istri kesayangan mas ini kelaparan" goda Arya dan selalu berhasil membuat Yiwa tersipu malu.
Arya pun kembali memakai jas putih nya, lalu pergi ke kantin rumah sakit itu sambil bergandengan tangan.
Spontan seluruh mata yang berada di Kantin khusus dokter dan perawat itu memandang Arya dan Yiwa yang baru datang, di tambah keberadaan Bella, membuat suasana menjadi kaku, Arya yang menyadari itu tidak ingin membuat seluruh rekan nya salah paham, dengan gentle Arya pun mengumumkan pernikahan nya dengan Yiwa.
" Aku tau kalian semua bingung serta bertanya dalam hati, siapa wanita yang bersama ku ini, perkenalkan, ini Yiwa, wanita yang sudah ku nikahi 2 bulan lalu, yang artinya Yiwa adalah istri sah ku " ucap Arya membuat semua orang hampir tidak percaya, Bella pun tidak tahan menahan malu di depan rekan-rekan Dokter lain nya, serta di depan perawat-perawat yang selalu membanggakan hubungan nya dengan Arya, dengan kessal Bella pun meninggalkan kantin, ia tidak tahan melihat semua mata yang memandang nya dengan tatapan menghina.
" Aku ikut mas saja " jawab Yiwa, dengan semangat Arya pun langsung memesan makanan mereka.
Selesai makan, Arya dan Yiwa kembali ke ruangan, namun keadaan darurat, membuat Arya tidak bisa untuk menemani Yiwa.
Merasa bosan akhir nya, yiwa memutuskan untuk pulang, Yiwa harus menyiapkan sesuatu untuk memberikan kejutan kepada dokter tampan nya itu, dengan rasa cinta Yiwa pun menuliskan memo nya untuk suami kesayangan nya.
" Selamat bekerja sayang, semoga semua pekerjaan mas berjalan lancar, aku harus pulang, aku harus menyiapkan sesuatu untuk mas, cepat pulang, kejutan menanti mas di rumah " ucap Yiwa, senyum tipis pun bertebar di bibir Arya saat membaca memo Yiwa, dengan cepat Arya pun mengemas barang milik nya, tidak sabar rasanya untuk pulang, lalu menerima kejutan yang sangat membuat ia mati penasaran.
Kira-kira apa yang terjadi ya ππ
tunggu up selanjut nya ya
Dear readers
Jangan lupa untuk bantu author mendukung novel ini, dengan cara like, komen, vote sebanyak-banyak nya, serta jangan lupa untuk beri rating bintang 5 nya, agar author lebih semangat untuk up setiap hari untuk menghibur kalian, jangan lupa untuk tambahin ke daftar favorit kalian juga ya.
Aku menyanyangi kalianπππ
jangan lupa follow ig author ya @berutu_faujiah